Nomura Kira, gadis biasa berumur 23 tahun, terpaksa harus terjun ke dunia entertainment sebagai manager seorang idol terkenal, Shiroiwa Ruki, demi menggapai mimpinya untuk studi di London.
Tidak disangka, Idol dengan persona pangeran dan wajah yang...
Deze afbeelding leeft onze inhoudsrichtlijnen niet na. Verwijder de afbeelding of upload een andere om verder te gaan met publiceren.
Di waktu makan siang pasca latihan, 11 anggota boy group itu berkumpul di satu meja dan memakan bento-nya masing-masing. Kala itu sunyi, hingga salah satu member berambut pirang tersedak tempura sehabis membaca pesan chat di smartphone-nya. Semua mata tertuju padanya seketika.
"APA-APAAN?!" sahut si member yang tersedak itu, dengan makanan yang masih ada di mulutnya.
"Kenapa, Ki?" tanya Kawashiri Ren, member lainnya yang duduk di depannya -- hampir saja terkena semprot makanan dari mulut Ruki, "Minum dulu, Ki, minum dulu," tambah Ren melihat Ruki yang terbatuk-batuk.
"Manager gue resign lagi?!" Tanya Ruki tak percaya melihat pesan di layar yang dia pegang itu.
Mendengar itu member lain pun tertawa. Karena ini bukan hanya sekali, juga bukan dua kali, tapi sudah berkali-kali manager Ruki resign dan harus diganti dengan orang lain. JO1, grup yang baru debut kira-kira 2 tahun itu, sudah cukup besar hingga masing-masing member punya managernya tersendiri untuk mengatur jadwal dan memastikan mereka melakukan pekerjaannya dengan baik. Tapi entah kenapa hanya manager Ruki yang tidak pernah bertahan lama.
Pesan yang dia terima itu dari Naoto, General Manager JO1 alias Ketua dari para Manager masing-masing member. Dulu, Naoto sendiri lah yang mengatur jadwal 11 member JO1 tapi kini ketika grup tersebut sudah lebih dikenal dan masing-masing anggota sudah memiliki jadwal tersendiri, tugas Naoto dibagi ke 11 manager di bawah supervisinya.
"Bodo amat. Lagian gue bisa ngatur jadwal sendiri. Kalau ada apa-apa kan bisa lewat Naoto aja, ya kan?" ucap idol kelahiran Tokyo itu kepada para member lainnya.
Tapi semuanya malah tertawa hingga perut mereka sakit. Mana bisa seorang Shiroiwa Ruki hidup tanpa seorang manager? Bangun tidur selalu terlambat, mandi lama, padahal jadwal kerjaan solo padat. Dan jangan tanya apakah Naoto mau menjadi manager pribadi Ruki, karena sudah jelas jawabannya tidak. Walaupun hubungan mereka sangat dekat layaknya sahabat, Naoto sudah muak menjadi alarm reminder berjalan buat Ruki.
"Lagian, lo apain sih manager-manager lu itu? Sampe mereka pada cabut gini.." tanya Yonashiro Sho, leader JO1, yang seakan meledek Ruki juga.
"Entah?! Alasan mereka gak pernah jelas! Yang terakhir ini katanya gara-gara baru punya anak. Ya kalau baru punya anak, mestinya makin rajin kerja dong biar dapet uang buat susu anak, bukannya malah resign?" Ruki berargumen agak emosi, namun para member malah gemas melihatnya. Wajah Ruki kalau sudah ngambek, jadi kelihatan seperti bocah, padahal umurnya sudah 24 tahun.
"Maklum lah, Ki, anak pertama, pasti pengen puas-puasin sama keluarga dulu," Ren mencoba memberikan sudut pandang lain.
"Atau nggak ya emang lu nya aja rese sih kalau menurut gue," Sato Keigo si member paling blak-blakan langsung berucap to-the-point gak pakai filter.
"Ngawur! Rese gimana? Gue ga pernah jahat dan gak pernah jail kok sama mereka! Ya, kan, Syoya?" Ruki mencari pembelaan kepada Kimata Syoya, salah satu member termuda di grup.
Aanbevolen verhalen
Je vindt dit vast ook leuk
Verhalen om door geobsedeerd te raken. Ontdek het nu