PERGI

83 2 0
                                        

Sudah kesan kemari Syara mengelilingi kota yang bisa dibilang cukup ramai. Sedari tadi pagi Syara belum mengisi perutnya yang sampai kini menahan lapar.

Terik matahari membuat tenggorokan Syara kering. Andai saja ia membawa sebotol sprite dingin, menegukkan dibangku bawah pohon ditemani dengan angin sepoi-sepoi yang ada. Pasti akan terasa nikmat bukan?

Sudah seminggu Syara belum dapat pekerjaan juga, semangat yang ada ditubuhnya tidak pernah menyerah untuk terus mencari pekerjaan. Kesana kemari, datang ke caffe, restauran, rumah-rumah di komplek, tidak ada yang menerimanya untuk bekerja.

••••••••••••🙃🙂🙃•••••••••••

Hari ini hari bahagia bagi Nayra, hasil prestasi yang didapat. Membuat Nayra mendapat hadiah baru dari orang tuanya.

Sungguh orang tua Nayra sangat bangga dengan hasil prestasi anaknya itu. Tidak sia-sia mereka menyekolahkan Nayra di sekolah favorit.

Nayra, anak satu-satunya dari keluarga yang kaya. Saudara laki-laki Nayra sudah lama pergi ketika Nayra duduk dibangku SMP. Kakak yang lebih tua lima tahun dari Nayra.

Butuh waktu lama bagi Nayra untuk melupakan Kakak tercintanya itu. Sulit sekaligus tidak percaya dengan kepergian sang kakak. Pasalnya sang kakak selalu ada bagi Nayra sekaligus menjadi teman yang ada dalam rumah.

Ikuti terus ceritanya yaa....
Ini baru awal sekilas tentang Nayra dan Syara.

Semoga sukaaaa...

Dilarang Plagiat!!!

PERGIOnde histórias criam vida. Descubra agora