Dulu gue berharap punya banyak teman. Tapi lama-lama pemikiran gue berubah. Untuk apa gue punya banyak teman kalo misanya mereka gak ada saat gue butuh? sedangkan ketika mereka butuh gue selalu ada. Akhirnya gue sadar kalo misalnya mereka bukanlah teman gue.
"Beban banget sih lo"
"Udah bego mau aja di begoin"
"Sadar bro lo itu gak di anggep di sini"
"Emang dasarnya lo itu sampah"
"Haha iya sampah"
"Hahh.... Hahh..... hahh...." Arkan terbamgun dari tidurnya.
"Aarghhh mimpi sialan" umpat arka. Namun tanpa Arkan sadari mimpi itu adalah awal dari sebuah cerita.
"SHIT KEPALA GUE KENAPA PUSING BANGET ANJ" Teriak Arkan karna memang kepalanya rasanya seperti mau pecah.
Arkan terus saja mengumpat atas mimpi buruknya tadi. Harusnya ia masih tidur nyenyak pagi ini tapi karna mimpi 'sialan' itu ia harus terbangun.
Di lain tempat dan di waktu yang bersamaan.
"Aghh sialan kepala gue sakit banget agghhh" Ungkap seorang laki-laki yang terbangun dari tidurnya.
"Ckk salah gue apasih aghhh" ujarnya sambil memegangi kepalanya yang sangat sakit sekali.
Hayy guys gimana ceritanya? sorry ya kalo feelnya kurang dapet wkwk.
Oh iya kalo ada masukan jangan lupa tinggalin di kolom komentar yaa.
Jan lupa follow my Ig, Link ada di bio.
YOU ARE READING
ARTHA
Teen FictionArkano Dianta Maheswara dan Arthanio Diantha M. dari namanya mereka terlihat seperti kembar, namun kenyataannya mereka bahkan tidak saling mengenak satu sama lain bahkan bertemu pun tidak pernah. Takdir berkata lain mereka Arkano Dan Arthanio di ber...
