pt. 1

10 3 0
                                        

Hayyie ('。• ᵕ •。'). Penasaran g sie sama ceritanya?

Kalau iya, yaudah yuk baca.
Oh iya aku hampir lupa mau ingetin kalian buat jangan lupa
VOTE & COMENT

Happy reding all



♡♡♡

"Non, bangun" ucap seorang wanita paruh baya seraya mengetuk pintu kamar seseorang.

Sinar matahari mengusik tidur seorang gadis di tambah lagi dengan suara dari ketukan pintu kamarnya membuat ia terbangun dari tidurnya.

RAVEENA ADARA , gadis memiliki paras cantik rambut sebatas siku yang pintar dalam banyak hal dan memiliki hobi bela diri.

"Iya bi" Balas Raveena karena mendengar suara bi Asih yang di yakini sebagai pembantu keluarga Anderson tapi tidak dengan Raveena yang sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri.

Raveena melihat jam yang sudah menunjukan pukul 05.58 dan segera menuju ke kamar mandi.

Setelah selesai bersiap ia turun ke bawah untuk sarapan.

"Pagi bi" sapa raveena pada bi Asih yang sedang mempersiapkan sarapan di atas meja makan.

"Pagi non" balas bi Asih seraya tersenyum, dan lanjut mempersiapkan sarapan untuk raveena dengan senang hati raveena memakannya.

♡♡♡

Raveena berjalan menyusuri koridor sekolah yang sudah ramai dengan siswa lain.

"PAGIII VEE" teriak seseorang yang tiba-tiba menghampiri raveena dan membuatnya sedikit kaget.


"Gue gak budeg" ucap raveena dengan wajah datar yang di balas cengiran oleh sahabatnya itu.

Agatha Valencia, sahabat raveena dari kecil. Cerewet, ceplas-ceplos, berbanding terbalik dengan sifat raveena.

"Iya maaf, refleks. Yaudah yuk masuk kelas" Ajak agatha lalu menarik lengan raveena

Bel istirahat sudah berbunyi membuat sebagian besar siswa sudah keluar kelas membuat kantin ramai.

"Lo mau pesen apa biar sekalian" tawar Agatha pada raveena yang tengah fokus pada benda pipih di tangannya.

Raveena menatap Agatha sebentar. "Samain" balas raveena lalu kembali fokus dengan ponselnya.

Tak lama kemudian Agatha datang dengan membawa dua mangkuk berisi bakso yang ia pesan tadi.

"Hai, b-boleh duduk di sini" ucap seseorang yang tiba-tiba berdiri di sebelah Agatha.

"Eh. Hai, boleh kok. sini duduk" balas Agatha dengan tersenyum pada orang tersebut.

"Oh iya, nama gue Agatha dan sana yang itu temen gue namanya raveena" jelas Agatha sambil menunjuk raveena.

"Nama aku Edward, panggil aja edo" balasnya sambil tersenyum.

Mereka pun melanjutkan makan siang yang sempat tertunda.

••••

Bel pulang sekolah telah berbunyi yang menandakan jam pelajaran sudah berakhir.

"Baik anak-anak sampai sini saja kegiatan pembelajaran kita hari ini saya harap kalian mengerti dengan apa yang saya sampaikan dan jelaskan. terima kasih" ucap guru yang tadi mengajar di kelas tersebut.

Raveena berdiri lalu keluar menuju parkiran bersama Agatha.

"Vee gue duluan ya, Lo hati - hati di jalan kalau ada apa-apa hubungin gue aja ya walaupun gue yakin Lo bisa jaga diri" ucap agatha pada raveena yang di balas senyum dan anggukan kecil.

Raveena menaiki motor sportnya lalu meninggalkan lingkungan sekolah.

Tbc.

Hai, gimana ceritanya? Bagus gak? Semoga aja kalian suka yaaa.

Jauh banget ya dari Edward jadi Edo 😭

Pada penasaran g sambungan ceritanya?

Kalau penasaran folow dulu dong sama jangan lupa buat vote & coment.

RAVEENAHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora