『1』

42 6 6
                                        

"NJENG PEGEL TANGAN SAYA NULIS BEJIBUN"

"W aja nyatet yang di rangkuman akhir bab"

"Aus banget njem minum gua abis"

"Ayo beli minum"

"Ayo"

"Ayo Rec Jan bengong"

Sore ini, tepatnya pada saat jam pulang sekolah tiga siswi tengah berjalan menuju warung terdekat untuk membeli segelas minuman, sesampainya mereka di warung, terlihat tiga sosok pemuda yang tengah bersantuy ria di bangku warung.

"IBOOO JAJAN" ucap salah satu gadis berambut coklat bernama arsyala carendia

"BUU, TEJUS GULBAT, SAMA MIE CUP" ucap salah satunya yang berambut putih dengan nama lareen mauve

"sama, aku juga" seru caren sambil menyikut temannya yang tengah kebingungan melihat berbagai jajanan yang ada "kenapa Rec?"

"gaada yang w cari" jawab gadis yang bernama Violetta reccarinatth, sedangkan caren hanya mengangguk sebagai jawaban.

Di lain sisi, dua orang pemuda kakak beradik tengah berjalan, sang kakak menatap sang adik lalu berucap "dek, malak yok"

"ayok lah" jawab sang adik

"oi" seru sang kakak, sedangkan tiga sekawan itu menoleh ke arah sumber suara

"ampun om jangan apa apain saya" ucap caren

"Gr" jawab sang adik

"loh, sapa lo?" tanya lareen meninggikan suaranya

"mau pdkt yh? maaf udah punya cowo 🙏" ujar vio dengan wajah pd nya

"Ga peduli" respon sang adik

"Gausah basa basi, gua minta duit Lo bertiga sekarang" sarkas sang kakak, wajah kedua adik kakak itu sangat menyebalkan di mata lareen.

"Dih apa apaan lo" ketus lareen menatap sinis dua pemuda di hadapannya. terlihat jelas wajah tak suka yang di ekspresi kan dua pemuda itu

"Dateng dateng minta duit! Ngajak berantem?!" seru reen memulai pertengkaran

"Gak! Gua mau beli iodrink!" tolak vio, minuman iodrink favorit nya memang sering habis di kantin sakin enaknya minuman tersebut. selagi kantin sepi karena belum jam pulang, vio memanfaat kan hal tersebut untuk membeli iodrink. namun apa daya karena belum sampai kantin mereka di palak preman kantin

"Kasih aja duitnya, nih iodrink rasa strawberry" sambung seseorang berambut merah yang datang secara tiba-tiba

'Dih dapet dari mana dia' batin vio. ya kantin atuh bang

"Gue yang borong iodrink tadi, nih ambil aja" ucap orang berambut merah menyondorkan sebotol iodrink.
Tak lama setelah itu minuman yang mereka pesan sudah jadi, sang ibu penjual berucap

"udah neng kasih aja duitnya" ucap ibu penjual

"Lah kok gitu Bu?" tanya caren, mana rela uang segitu dikasi ke preman gajelas ini

"Mereka haitani neng, serem bocahnya, kalo ada yang ga nurut sama mereka pasti tulangnya di patahin atau ga di getok" mendengar hal itu membuat caren bergidik ngeri membayangkan nasib mereka kedepannya dengan 3 preman ini

"Kok ibu tau?"

"Anak saya korbannya neng" bisik sang ibu penjual menyondorkan jajanan yang di pesan

"Yahhh Bu, turut kasian" ucap lareen mengambil jajanan miliknya

"Nih ambil iodrink nya, mau ga sih?" ketus pemuda merah itu memberikan iodrik kepda vio

"Yaudah ni duit" ucap vio memberikan uangnya kepada pemuda berambut merah itu tanpa pikir panjang

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 06, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DallianceWhere stories live. Discover now