BRAKK!
Suara pintu dibuka kasar dan disusul dengan suara teriakan oleh seorang gadis yang nampak sangat terburu-buru.
"XAVIERAA!!!" Teriakannya terdengar di seluruh ruangan, gadis itu berjalan cepat menuju kamar yang ada di pojok ruangan.
" Astaga bisa-bisanya nih anak jam segini masih enak-enakan tidur" Ucap gadis yang menerobos kamar Viera, ia menggeleng-gelengkan kepala melihat sahabatnya yang masih bergelung nyaman di bawah selimut.
Kali ini dengan suara lembut ia membangunkan sahabatnya " Ra, Viera ayo bangun ini udah hampir 7 heyy.. Kalau lo ga segera bangun gue tinggal nih!" ancam gadis itu seraya menggoyang-goyangkan badan sahabatnya
Gadis itu adalah Zeline Zakeisha sahabat dari tokoh utama kita Diandra Xaviera Bratarini. Zeline merupakan sahabat baik Viera bahkan mereka sudah saling mengganggap bagai saudara kandung.
Di rumah minimalis ini, Viera tinggal sendiri. Ia menjadi yatim piatu sejak 2 tahun lalu, awal ia masuk SMA. Hidup sederhana menjadi hal biasa yang sudah ia jalani, harta warisan yang seharusnya ia miliki tidak ia nikmati sepeserpun karena kerserakahan pamannya sendiri.
Bekerja part time ia lakukan untuk terus menyambung hidup, dengan bakat menulisnya juga Viera mendapatkan uang dengan mengirimkan naskah setiap minggunya ke beberapa media di kotanya.
" Engghh.. iya iya gue bangun sekarang.." Ucap Viera dengan menguap lebar serta meregangkan tubuhnya dengan bebas.
" Ckckck.. Ayo cepet gue tunggu 10 menit harus udah siap lo"
" Siap Bunda Zeline.." ledek Viera, ia bangkit dan bergegas ke kamar mandi
" Dasar Viera kebo emang" Zeline bergerak menuju ranjang Viera dan membersihkannya. Sungguh Zeline tampak seperti ibu-ibu yang mengurusi anaknya saat ini.
Setelah 10 menit berlalu mereka berdua menuju ke sekolah dengan mobil Zeline.
Menuju ke kelas, Zeline berceloteh tiada habisnya yang hanya dipandang malas oleh Viera.
" Semangat dong Ra, lesu banget tuh muka "
" Lo lupa gue kan gak sarapan, laper.." Ucap Viera cemberut dengan tangannya yang mengelus perut.
" Salah sendiri sih kebo banget jadi orang "
" Gue kemarin tidur jam 2 tau Zel, naskah gue kehapus mana udah dikejar deadline lagi"
Zeline menatap miris pada sahabatnya ini, kehidupan Viera dulu 180 derajat dari yang sekarang. Memiliki orang tua yang baik, serta harta kekayaaan yang lumayan. Namun karena kejadian tragis tenggelamnya kapal merenggut kedua orang tua Viera tanpa menyisakan salah satu dari mereka.
" Utututu, semangat dong nanti istirahat gue traktir deh sotonya mang Joko gimana??"
" wehh bener ya 1 porsi sotonya mang joko, awas lo kibulin gue" Senyum lebar Viera tercetak manis, siapa sih di dunia ini yang tidak suka gratisan.
" Iya benerann gak percayaan amat sih"
Mereka duduk di bangku masing masing dan bersiap mengikuti kelas yang akan dimulai.
🌼🌼🌼
Jam istirahat telah tiba, semua orang bergegas ke kantin untuk mengisi perut kosong mereka.
" Eh Ra, lo tau berita terbaru gak?" Kata Zeline menatap lekat mata sahabatnya.
" Hm? berita apaan gatau gue" Balas Viera cuek, ia lebih memilih menikmati soto dihadapannya dengan nikmat.
" Si Gara jadian sama Dara" Ungkap Zeline pada Viera dengan hati hati.
" Aaa.. Mereka jadian, baguslah mereka cocok banget kok level mereka juga setara kan" Balas Viera dengan senyum yang dipaksakan. Tanpa ada yang menyadari setitik air mata jatuh dari mata cantik Viera.
KAMU SEDANG MEMBACA
KALOPSIA
Teen FictionTerbangun di dunia novel yang ia buat sendiri, Diandra Xaviera Bratarini yang dipanggil dengan Viera bertemu dengan para tokoh fiktif yang ia ciptakan. Sagara Xavier Guinandra, Tokoh utama dari novel yang ia buat adalah seseorang yang sangat berpen...
