『 Prolog 』

1.3K 87 42
                                        

───────────

Author's Note:

Hai! Ini adalah cerita fiksi fantasi yang murni hasil imajinasi aneh Author.
Kalau ada kata-kata yang kurang baku atau salah ketik, mohon maaf ya! Saya masih belajar.

Selamat Membaca!

• 👼 •

✦

Kastil (Castle). Mari kita sebut saja ini sebagai Kediaman Tujuh Malaikat, tempat mereka menetap bersama Raja dan Ratu.

Istana yang seharusnya penuh kedamaian itu kini menjadi heboh ketika kabar buruk menyebar: Ratu Malaikat (Ibu Raja) sedang menderita penyakit yang mustahil dihilangkan.
Raja Young, Raja penguasa kediaman beribu Malaikat, sudah mencoba berbagai ramuan untuk Ratu (Ibunya). Namun, sang Ratu tetap tidak kunjung bangun dari tidurnya.

Raja Young tak diragukan lagi kekuatannya—ia mampu menjatuhkan musuh begitu saja. Bahkan, iblis pun tak berani menginjakkan kaki di kediaman mereka. Istrinya (Ibu para Malaikat) begitu cantik, menawan, dan anggun. Dari pernikahan itu, lahirlah tujuh putra dengan kekuatan unik masing-masing: Mark, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung.

"Panggilkan putra-putraku, dan suruh mereka menghampiriku segera," perintah Raja Young kepada pengawalnya.

"Baiklah, Yang Mulia."

•
•

Kini ketujuh malaikat itu sedang asik dengan dunianya masing-masing, tak satupun yang tahu tentang kondisi nenek mereka.

Mark ( Langit dan Cuaca )

Mark ( Minhyung ), putra tertua, terbaring nyaman di atas gumpalan awan kecil yang juga adalah sahabat dekatnya. Tidak aneh, karena Mark memiliki ikatan kuat dengan Langit dan Cuaca. Ia dapat mengubah cuaca, menurunkan hujan, bahkan mengeluarkan petir—aktivitas favoritnya.

"Haha... petir sahabatku! Kalau kau membenci petir, berarti kau membenciku juga," serunya sambil menikmati percikan listrik yang ia ciptakan.

Renjun ( Penyembuhan dan Ilmu )

Sementara itu, Renjun sedang terbaring santai di ayunan akar sambil membaca. Ia adalah yang terpintar di antara para malaikat, dan ia selalu mempelajari ilmu untuk meningkatkan kekuatannya. Kekuatan Renjun adalah Penyembuhan: sekejap ia menyentuh luka seseorang, luka itu akan menghilang.

Aktivitasnya ini tidak pernah membuatnya bosan, meski Haechan selalu frustrasi melihat Renjun tenggelam dalam buku.

"Jangan coba-coba membenci buku, mencoret, atau merusaknya, atau kalian akan berhadapan langsung denganku!" ancam Renjun.

Jeno ( Api )

Jeno sedang asik dalam permainan gila: bermain bersama Naga Api peliharaannya, Pipus. Jeno dan Pipus sama-sama memiliki kekuatan Api; mereka bahkan tidak merasakan sakit ketika terkena percikan api.
Jeno pernah tinggal di gunung berapi bersama Pipus.

Nama Pipus sendiri diberikan oleh Jeno—ia menolak mentah-mentah usulan Haechan untuk menamai naga itu 'Pipis' karena dianggap tidak elite.

"Kemari, bermain bersamaku. Aku akan mengajakmu ke lereng gunung berapi di selatan Kastil. Iya, aku tahu itu pasti sangat menyenangkan!" Jeno.

Haechan (Alam)

Sementara itu, keberadaan Haechan tidak diketahui. Mereka menduga ia berada di Hutan seperti biasa. Tak heran, Haechan memiliki ikatan kuat dengan Alam, bersahabat dengan Angin dan semua tumbuhan di sekitar Kastil.

𝐁𝐥𝐨𝐨𝐝𝐥𝐢𝐧𝐞 & 𝐖𝐢𝐧𝐠𝐬: 𝐓𝐡𝐞 𝐂𝐮𝐫𝐬𝐞𝐝 𝟐𝟑 || NCT×YOU [End]Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora