Kereta Nasib

8 0 0
                                        

Tuhan memegang kemudi
dan hidup tak kenal usia
kaki harus terus meraba
menyusuri jalan-jalan kemanusiaan
agar bisa mengangkut penumpang tanpa kasta.

Dan aku melaju
menggandeng segerbong nasib
yang lapar dan penuh bahaya
dari rumah-rumah yang sesak
Doa-doa terus menggesek waktu, sampai tubuh berada di tempat perhentian selanjutnya.

- mesinketik
Jakarta, 2021.

Mantra-MantraStories to obsess over. Discover now