Chapter 1.

2 1 0
                                        

Pagi yang cerah,burung-burung berkicau dan beterbangan sana sini
,matahari mulai menampakan diri namun masih malu untuk menyapa makhluk sosial itu,orang-orang mulai terbangun dari tidurnya dan memulai aktivitas mereka namun ada seorang gadis yang sampai sekarang masih bergelut dengan selimut tebalnya.

Dia adalah Zevania Aliana Ilmanafiya,gadis berwajah bak Dewi Yunani itu masih bergelut dengan selimutnya padahal ini sudah menunjukkan pukul 6 pagi yang artinya dia sudah harus siap untuk pergi ke sekolah

Kek yang bikin cerita,kebo ;)

"Al bangun,kamu ga sekolah"tanya seorang wanita paruh baya dengan nada kesal

"5 menit bun"ucap Alia lalu menarik kembali selimut bermotif bintang itu hingga menutupi seluruh tubuhnya

"Gaada 5 menit an Al,ini udah jam 8"ucap Naya -Ibunda Alia sambil menarik selimut yang menutupi tubuh putrinya

"Hah?!,kok bunda ga bangunin dari tadi subuh sih.kan Al belum sholat"ucap Alia sambil bangun dari tidurnya

"Bunda udah bangunin kamu daritadi,tapi kamu nya ga bangun bangun Al"ucap Naya kesal dengan anak sulungnya ini

"Siram kek bun"ucap Alia sambil menatap sinis ibunya

"Tadinya sih mau siram kamu,tapi gajadi,soalnya kasur kamu berat"ucap Nay santai

"Bunda mah ih"ucap Alia sambil memukul kasur

"Udah sana mandi,telat nanti"ucap Naya

"Emang udah telat bun"ucap Alia

"Telat apanya masih jam 6 sayang.Udah sana jangan bikin bunda darah tinggi"ucap Naya

"Ck iyaiya"ucap Alia lalu beranjak dari tempat tidurnya

Dengan kesal Alia berjalan menuju kamar mandi sambil menghentakkan kakinya.Naya yang melihat tingkah putrinya hanya menggelengkan kepalanya lalu keluar dari kamar Alia menuju meja makan,karena sang suami tercinta,tersayang,ter the best sudah menunggunya

7 menit kemudian

-meja makan-

"Tumben cepet,biasanya nunggu setahun dulu baru kelar"ledek sang ayah

"Ayah mah,Al mandi lama salah mandi bentar salah.terus mau nya Al mandinya berapa lama"ucap Alia kesal

"Hm,ayah mau nya kamu mandi 4 detik harus udah selesai"Ucap Wijaya dengan santai sambil menyantap sarapannya

Alia yang sedang asik sarapan sambil membaca Wattpad pun sontak memberhentikan aktivitasnya dan menoleh kearah ayahnya yang sedang menatapnya dengan tatapan mengejek

"Ayah,4 detik aja Alia gatau udah sampe di kamar mandi atau belum"ucap Alia lalu melanjutkan aktivitas nya

"Udah' lanjutin sarapannya,tiap hari berantem mulu gaada abisnya"ucap Naya menggelengkan kepalanya

"Udah selesai bun,tinggal nunggu Ayah yang sarapannya melebihi siput lagi jalan"ucap Alia

"Bukan anak gue"ucap Wijaya pelan namun masih bisa di dengar

"Bukan anak ayah ya?berarti aku anak bunda sama laki laki lain dong"tanya Alia pura' sedih

"Heh!kau mau saya hajar?"tanya Wijaya

"Alia cewek atau cowok?"tanya Alia

"Udah tau cewek kok masih tanya anda itu"ucap Wijaya

"Bunda juga cewek kan?"tanya Alia.Wijaya hanya mengangguk

"Emang ayah tega liat bunda disakitin laki laki lain?"tanya Alia lagi

Tanya mulu lo bocil

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 17, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

DEVALIATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang