Apa kabar nih sobat MISTIS?
Sehat-sehat kan, ya!?
Kali ini, saya akan menemani kalian dengan cerita-cerita seram pilihan. Namun sebelum saya mulai saya ingatkan, jangan pernah merasa sendirian. Mereka ada disekitar kita, senantiasa mengawasi kita di sudut-sudut gelap, di malam yang dingin menusuk tulang dan ketika kalian lagi sendirian. Berhati-hatilah jika kalian membaca ini sendirian. Karena, mitosnya ketika kita membaca cerita seram, "Mereka" akan tertarik dan ikut membaca. Bisa jadi mereka ada disampingmu sekarang, hehehe...
Langsung saja ini dia Kisah dari sobat bernama Riswanto dari Sleman, DI Yogyakarta
Oke, ini dia!
********************
Daerah kami terletak di dusun kecil bernama Polangan, Sumberharjo, Prambanan,Sleman,Daerah Istimewa Yogyakarta. Disebelah barat daya kampung tersebut berdiri kokoh ditengah area persawahan pohon randu alas yang berumur ratusan tahun. Menurut cerita asal muasal pohon randu alas tersebut pada era peralihan kekuasan/peradaban (Entah tahun berapa), konon dibawah pohon randu alas tersebut tempat dikuburnya banyak kyai/ulama setempat, oleh karena itu masyarakat setempat menyebutnya CANDI MAYIT.
Banyak cerita masyarakat tentang keangkeran daerah tersebut, ada juga beberapa masyarakat yang menjadikan pohon randu alas itu sebagai tempat mencari pusaka. Sehingga tak sedikit masyarakat sekitar yang bercerita kisah ganjil yang dialami tentang sosok astral yang pernah ditemui beberapa warga tersebut. Salah satunya sebut saja pak Nuri 62 th, beliau bercerita dahulu saat remaja ketika berjalan melewati pohon tersebut, seolah beliau menemukan kelinci, ia kejar sampai pohon tersebut berubah menjadi anjing besar yang menganga seolah mau menerkamnya, sontak dia terkaget terpaku, angin sekitar berubah kencang seperti lesus (topan), bersamaan datang kilatan api menyambar (Memedi banas pati/hantu banas pati) yang jika tidak mengelak bisa gosong dicucup mbun mbun nya (meninggal di sedot ubun ubunnya), untungnya ada seseorang yang menolong dengan jampi jampi jawa (Mbah niki putune ampun diganggu), seketika angin mereda dan kembali normal sehingga pak nuri bisa pulang dengan selamat.
Kisah lainnya seorang pertapa mencari pusaka sampai tiga kali, hari pertama beliau mendapatkan barang yang diinginkan, hari kedua juga mendapatkannya, tetapi yang ketiga kalinya beliau pulang dengan tangan hampa berjalan bagai mayat hidup, sesampainya dirumah tertidur selamanya (meninggal seperti tak wajar). Beberapa kisah tersebut merupakan cerita masyarakat dahulu namun sekarang jaman sudah berubah, pohon tersebut oleh masyarakat sekarang digunakan sebagai pertanda musim, jika bunga randu mekar maka pertanda masuk musim bercocok tanam, namun jika buah randu mekar (kapas beterbangan) musim paceklik kemarau panjang.
Sekarang area tersebut tidak terlihat angker dikarenakan ada seorang indigo bermukim disitu bersama keluarganya membersihkan area sekitar, bercocok tanam diarea pohon randu alas tersebut, kini sobat sekalian bisa searching google penampakan randu alas daerah kami dengan view indah kawasan persawahan, sayangnya masyarakat tidak memolesnya agar cagar budaya tersebut menjadi area wisata alam yang eksotis, dikarenakan mitos yang beredar terlalu kuat sehingga sampai saat ini walaupun area sudah bersih dan kesan tidak horor namun masih melekat dan terasa aura mistisnya.
YOU ARE READING
MISTIS
HorrorTerkadang hantu itu nggak langsung nunjukkin wujudnya lho, Sob. Mereka lebih memilih untuk mengeluarkan aura mistis dibandingkan menampakkan langsung wujud aslinya. Kejadian horor ini nggak jarang dialamin sama orang-orang di sekitar kita. Atau jang...
