prolog

50 16 60
                                        

Sabarlah sesabar kau menghadapi api, seorang guru akan mengajari anak-anaknya dengan hati seputih Mutiara.

Axmala Azhara—Anam Alfariq

***

Axmala Azhara, seorang ustadzah termuda di pondok Al Mukaromah, Jakarta Selatan. Ia lulusan S3 di Kairo tahun 2019. Iya kemudian melanjutkan membimbing juga, meneruskan belajarnya di pondok Al Mukaromah, pondok milik kyai Ibnu always, Ayah dari Axmala Azhara.

Axmala adalah anak dari pasangan, Ibnu dan Siti. Axmala mempunyai adik bernama, Anisa Rahma Azhari. Dan mempunyai kakak bernama, Muhamad Ridwan putra.

Axmala mempunyai sifat, penyayang, baik, taat.

Sedangkan...

Anam Alfariq, seorang anak geng motor, wilayah Jakarta Selatan. Ia masuk universitas Jakarta Selatan ternama. Ia anak dari pasangan, maymunah, dan Adrian.

Sifat Anam dalam kehidupan sehari-hari, menjadi anak pembangkangan kepada orang tua, bersikap acuh tak acuh, selalu bersikap kasar. Anam mempunyai dua adik bersaudara kembar perempuan, Melina Agustina dan Meliana Agustina.

°
°
°

~Axmala Azahra~

“Assalammualaikum, umi," salamnya pada uminya.

“Waalaikum salam,” balas umi pada Mala.

“Mala, mau kemana nak?” tanya umi.

“Oh, iya umi. Axmala pamit izin mau ke mall untuk belanja kebutuhan Axmala mi, umi izin Mala nggak?” tanyanya.

“Boleh, tapi... Kamu udah izin Ama Abi?” tanya umi lagi.

“Udah kok mi, Axmala dah dapet izin, sekalian mau ajak Nisa,” mohonnya pada umi.

“Oke,” pasrah umi. “Tapi Anti Mala tau Kan, aturan yang dibuat Abi dan umi?” sambung umi, mendapatkan anggukan dari Axmala.

“Yasudah, mi Axmala pamit sekalian ngajak Nisa hehehe,” Mala meringis pelan didalam hijab syar'i dan cadar yang menutupi wajahnya kecuali bagian mata.

“Wassalammualaikum warahmatullahi wabarokatu,” ucap Axmala.

“Waalaikum salam warahmatullahi wabarokatu, fii amanilah nak,”

“Syukron umi, Axmala pamit.” lanjutnya dan menuju garansi mobil.



Di kediaman keluarga Anam.

~Anam Alfariq~

“Anam! Sudah papa bilangan! Jangan balapan liar!” murka sang papa kepada anak sulungnya.

“P-pa sudah, belum tentu ini kesalahan Anam semua pa!” bela Maymunah.

“Mama, jangan belaiin dia, nambah ngelunjak nanti dianya!”

“Anam! Mulai saat ini papa kasih kamu kesempatan satu kali, kalo kamu mau berubah menjadi pribadi yang lebih baik, papa akan turuti semua keinginan mu. Tapi jika papa liat kamu balapan liar dengan jaminan, papa akan tarik semua fasilitas kamu selama 2 bulan, dan kamu harus belajar dengan giat!" Ucap papa Adrian, seakan tak boleh ia bantah.

Anam mendesah pasrah, bagaimanapun ia salah. Ia juga tidak mau kehilangan fasilitas ini, karena baginya, ia sudah terbiasa hidup serba berkecukupan.

Axmala & AnamWhere stories live. Discover now