"Kenapa lu selalu gangguin gua?!!!" Teriak Kris
................
..............
............
Halo kenalin nama gua Kris Rafa Ananta, gua biasa di panggil Kris. Bisa di bilang gua tinggi, putih, pinter, dan yah.... ganteng. Hidup gua selama ini selalu datar sampai dia dateng ke sekolah gua.
nit.nit.nit.nit suara alarm berbunyi menunjukan waktu pukul 07.45
"Mampus telat deh gua." Ucap Kris yang langsung meluncur ke kamar mandi
*SMA Satria Garuda*
Setelah sampai Kris langsung bergegas ke kelas dengan mengendap-endap agar tidak ketahuan oleh pak satpam. Saat sedang berlari ke arah kelas, Kris tidak sengaja bertabrakan dengan seorang murid yang tidak dia tahu, Kris pun meminta maaf dan langsung berlari lagi tanpa memedulikan siswa yang tadi di tabrak nya. Dan akhirnya Kris pun tidak jadi terlambar karna gurunya belum masuk kelas.
Saat di kelas 11 Mipa 2
"Selamat Pagi." Salam bu Lani (walikelas + guru bk)
"Pagi bu." balas seisi kelas
"Sebelum memulai pelajaran, ibu mau bilang ada murid pindahan di kelas kita." Ucap bu Lani sambil berjalan keluar untuk memanggil anak pindahan di luar
"AAAAAAA!!" teriak murid perempuan di kelas
Secara Revan itu memiliki muka yang tampan, putih
"Hushh! Diem dulu." Ucap bu Lani sambil tertawa kecil
"Silahkan perkenalkan diri di depan kelas." Suruh bu Lani
"Emm.... Halo nama aku Revan Dylan Widyantara, kalian boleh manggil aku Revan, salam kenal semuanya." Kata Revan
"Iya salam kenal beb." Kata salah satu murid perempuan, disusul tawa satu kelas
"Udah udah, ayo kita mulai pelajarannya. Revan bisa duduk di tempat yang kosong." Ucap bu Lani
"Ihh jangan duduk disamping Kris nanti ketularan dinginnya." "Kasian anak baru di suruh duduk di samping Kris hahahaha." Bisik murid kelas yang suara bisikannya terdengar oleh Revan
"Pliss semoga temen sebangku aku bukan pembully." Batin Revan
"Loh kamu yang tadi ya?" Revan kaget melihat ornag yang akan duduk di sampingnya ternyata orang yang tadi pagi menabraknya.
"Mmmm.. iya." Balas Kris dingin, karena Kris sdang focus mendengarkan bu Lani menjelaskan
"Kenalin aku Revan, kamu siapa?" Kata Revan sambil menjulurkan tangan
"Udah tau, tadi kan lu udah perkenalan." Dibalas lagi dengan dingin
"Ya kan aku nanya nama kamu sekarang.." Revan masi berusaha nanya walaupun Revan sudah melihat nametag nya
"Kris." Dengan singkat jelas padat Kris menjawab
*bel istirahat*
*Semua murid perempuan langsung menyerbu meja Revan.
"Bisa ga kalian jangan kesini." Kata Kris karna terganggu
"Ye.. kita kesini bukan buat ganggu lu kali." Kata salah satu murid, "iya ge-er banget si." Lanjut murid lainnya
*Kris pun pergi meninggalkan kelasnya
"Dih ganteng ganteng galak, untung pinter lu Kris." Ucap murid dengan sinis
"Oh iya Revan, Revan punya Instagram ga? Aku minta nomornya donk buat di masukin grup Whatsapp kelas." Tanya murid yang berubah sikap 180°
"Aku ga punya instagram hehehe, aku mau ke kantin dulu ya nanti nomornya aku kasih." Balas Revan yang tidak nyaman dengan perubahan sikap para murid perempuan dan langsung bergegas pergi
"Susah di dapetin tuh anak." Kata salah satu cewe
"Kita liat aja nanti." Balas salah satu cewe dengan nada percaya diri
"Ah itu Kris." Batin Revan
"Kris kamu mau kemana?" Tanya Revan
.........
"Kris, Kris?" Revan bingung
Revan baru nyadar kalo Kris sedang memakai earphone, Revan pun mencabutnya
"Apaan si ga sopan banget main cabut cabut aja earphone orang!" Kata Kris yang sedang kesal karena tadi di kelas
"Maaf abisnya daritadi kamu aku panggilin ga nyaut nyaut hehehe." Balas Revan, "oh iya Kris mah kemana aku ikut donk."
Akhirnya Revan ikut dengan Kris sebagai guide tour
"Kris."
"Kris."
"Kris."
"Kris."
"Kris."
"Kris."
"Kris."
Begitulah Revan yang mengandalkan Kris di hari pertama sekolahnya
"Krisssss." Sapa Revan didepan gerbang
"Kenapa lu selalu gangguin gua?!!" Teriak Kris yang sudah geram dengan Revan yang selalu memanggil namanya
"Maaf Kris, aku kan belom kenal siapa siapa selain kamu." Ucap Revan yang agak sedih "Aku cuma mau bilang makasih karna udah bantuin aku di hari pertama sebelum aku pulang."
Dzikra terdiam karena merasa bersalah
"Yauda aku pulang duluan ya, makasih buat hari ini." Kata Revan sambil tersenyum dan pergi meninggalkannya
Dari kejauhan ada seseorang yang sedang memperhatikan dan sedang memotret Kris
Gimana kisah mereka berdua? Apakah akan ada lika-liku kehidupan? Atau hanya jalan lurus?
Di tunggu ya kelanjutannya kisah mereka berdua
BINABASA MO ANG
Krisan (the truth)
Teen Fiction"Hidup gua selama ini selalu datar sampai dia dateng ke sekolah gua." Satu kalimat yang menjelaskan kisah hidup dari Kris. Kris Rafa Ananta adalah seorang anak yatim-piatu yang bekerja di 4season Cafe. Senang, sedih, marah dan semuanya harus dia la...
