PROLOG

3 1 0
                                        

Hai gais sebelum nya aku mau makasih dulu buat kalian yang udah mau mampir di cerita aku,
aku disini sebagai penulis yang masih baru jadi kalo misal cerita nya rada ga nyambung dan banyak typo mohon maaf ya?

oh iya jangan lupa votee yaaa karna itu sangat membantu bangett buat aku❤

oke langsung aja yuk
❤ happy reading and enjoyy ❤

" Sikap ku tergantung sikapmu "

22.15

" kiri kiri, yak terus, kosong yok, hati hati dijalan"
"woy! Manda! manda?! "
"kayanya ada yang manggil gue deh? " ucapnya sambil mencari sumber suara yang baru saja ia dengar
"ish! mana sih? setan kali ya? "
"Mandaa! gue disinii arah jam 3 anjir!! "
panggil orang itu lagi dengan suara yang mungkin sudah kesal?
" hah? oh disitu"
gadis yang dipanggil Manda tadi langsung menyebrang jalan untuk menemui orang yang memanggil nya tadi.

"wess temen gue nih ternyata haha"
katanya sambil diakhiri tawa di akhir
"lah elu gue panggilin dari tadi kaga nyaut nyaut mana rame banget! "
balas orang itu lagi karena agak merasa lelah teriak teriak di jalan
"maap teman saya ga tau hehe"
aku nya di iringi cengiran bodoh nya karna memang dia tidak mendengar nya tadi, karena posisinya dia di tengah tengah jalan raya yang ramai

"udah dapet berapa duit lu? "
"dikit kok baru 50 ribu setengah jam"
"pala lo dikit!! banyak itu dalam waktu yang segitu?! "
jawab sang teman yang rada jengah karena sifat teman nya ini
"dih situ yang ngamok, udah deh langsung aja kenapa lu sampe mau nyamperin gue kesini? "
tanya Manda tanpa basa basi karena ia juga merasa kalo tidak ada yang penting teman nya satu ini tidak akan mau membuang bensin secara percuma hanya untuk mencarinya di jalan raya yang sangat panjang bukan?

ya, dia adalah AMANDARA AYU KUNCORO
seorang anak dari KARTIKA AYU dan MARCHEL PUTRA KUNCORO
si pebisnis yang sukses bahkan saat umurnya masih belasan, siapa yang tidak tau marga KUNCORO?
tapi hey apa ini? sang anak malah menjadi tukang sebrang jalan di jalan raya?! apa dia sudah gila?!!

"gue kesini disuruh tante ayu buat pastiin lo aja ga usah ge er lu! "
"oh yaudah gue baik baik aja, bilang sama bunda buat ga usah khawatir, bentar lagi gue mau pulang kok"
"yaudah ayo gua tungguin buruan pamit sekarang aja"
"ya ga bisa gitu dong! gue masih mau disini!! "
"udah neng Manda tidak apa apa kalau mau pulang, bapak juga udah mau pulang kok ini" kata seorang paruh baya yang tiba tiba menghampiri mereka berdua karena merasa tidak enak mungkin?
"loh pak gapapa, kalo mau bakal Manda temenin kok"
"tidak usah neng, bapak sudah terimakasih sekali karna dibantu mencari nafkah, dan bapak juga sudah mulai capek jadi bapak mau pulang saja" katanya dengan hati hati takut menyinggung hato orang yang sudah membantu nya untuk mencari uang tadi

"yaudah pak, ayo kita anter sampai rumah" ucap amanda dengan senyum tulus nya
"aduh tidak usah neng, bapak bisa sendiri kok, takut nanti mobilnya lecet karna jalan mau kerumah bapak itu sudah rusak" balas si bapak dengan tidak enak takut merusak mobil yang dibawa anak muda di depan nya ini
hei bahkan dia yang seorang penyebrang jalan saja tau bahwa mobil itu bukan hanya mobil biasa yang digunakan masyarakat, itu mobil dengan kisaran harga yang tinggi dan tidak semua orang mampu memiliki nya! dan bisa saja mobil itu lecet karena hanya mengantar kan diri nya pulang? oh dia tidak sebodoh itu

"udah pak gapapa yuk masuk aja" ucap VINO lalu keluar dari mobil dan menuntun bapak tersebut untuk memasuki mobil dan segera mengantar kan nya pulang

mari kita perkenalkan teman amanda yang satu ini, dia adalah ALVINO ADIPUTRA anak dari stefany dan Bimo adiputra salah satu pebisnis yang juga sedang di masa emas nya
vino juga merupakan sahabat dari amanda sejak mereka masih kecil, dan karena memang rumah keduanya yang hanya bersebelahan karena kebetulan arang tua mereka menjadi sahabat sejak kuliah, lebih tepat nya persahabatan stefany dan ayu. Jadi tidak heran kalau mereka sudah menganggap anak sahabatnya sebagai anak nya juga.

back to topik!

"udah pak gapapa yuk kalo mobil tuh bisa dibenerin lagi, bapak nggak lupa kan saya siapa" sombong nya dengan nada yang dibuat se alami mungkin untuk mengurangi ke hawatir an bapak karna takut mobilnya lecet:)
"iya jangan khawatir gitu pak" saut vino yang sudah berada di bangku pengemudi
"gausah ngomong lagi deh, yuk capcuss!! " seru amanda dengan semangat 45

sebenarnya bapak ini juga sudah tau kalau gadis cantik yang sering membantu nya ini adalah anak Kuncoro dan dia juga tau kalau amanda tidak ada sikap sombong dan angkuh sedikit pun dan dia juga tidak membedakan kasta, tapi mendengar perkataan nya barusan sang bapak yakin kalau itu sangat sengaja di ucapkan untuk menghilangkan rasa khawatir nya dan mau di antar pulang oleh kedua remaja ini

"iya deh kuy gas ngeeng"
" rumahnya di mana pak? " tanya vino ketika sudah melajukan kendaraan nya
" rumah saya di jalan xx, nak"
"oke Pak" jawabnya sembari mengacungkan jempol

skipp setelah sampai

"sekali lagi terimakasih nak karena sudah mau repot mengantarkan bapak segala" katanya tulus
"santai pak itung itung jalan jalan malam hehe" saut amanda sambil menemani si bapak jalan, karena memang rumah nya masuk gang
"yasudah neng mau mampir? ini rumah bapak, keadaan nya seperti ini"
"mau sih pak tapi Manda udah disuruh pulang sama bunda hehe jadi lain kali aja ya pak? " kata nya tidak enak
"tidak apa apa, sekali lagi terimakasih hati hati di jalan" nasihat bapak itu
"siap bos" seru amanda dan vino berbarengan dengan melakukan hormat seperti anak kecil yang membuat bapak tersebut terkekeh ringan
" kita pamit ya pak, assalamu'alaikum " pamit nya sambil menyalimi tangan bapak itu
" waalaikumsalam "

lalu mereka berdua dengan segera meninggalkan rumah itu dan kembali ke mobil untuk pulang

"btw man, besok kita udah mau mulai sekolah"
"oh iya kah? ga peduli lah gue, percuma haha" jawab amanda disertai kekehan tak bernada di akhir kalimat nya
"lo jangan gitu man, harus nya lo lebih giat lagi buat usaha dapetin perhatian bokap lo. masa lo mau kalah si sama si demit itu" nasihat vino sembari menekan kan kata Demit kepada sang sahabat
"kurang apa sih gue selama ini hah?! capek gue tu capek! "
"sorry man, gue ga maksud gitu"
"iya gapapa gue paham kok"

mobil berwarna hitam itu telah memasuki gerbang besar kediaman keluarga kuncoro dengan waktu 25 menit dan disambut dengan sebuah mansion yang bisa dibilang mewah

bahkan mewah bgttt anjir:v

"duhh yang capek abis cari recehan hahaha"

segitu dulu gaiss emg belum menarik kalo masih awal jadi kalian bisa baca dulu beberapa chapter selanjutnya, kalo emang ga menarik kalian bisa langsung tinggalin cerita aku☺

jangan lupa vote dan coment juga yaa gais lop yuu haha❤
thankyou gais❤

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 27, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

TOPENGStories to obsess over. Discover now