PROLOG

43 11 2
                                        

Jam menunjukan pukul 3 dini hari, semua keluarga Aditama dan Alga dkk sedang di dalam ruang Operasi menunggu gadis bernama Senja sejak 2 jam yang lalu. Dalam benak semua orang, hanya bisa merapalkan doa semoga Senja bisa di selamatkan, penyesalan dan permintaan maaf hanya bisa tersalurkan dalam hati mereka, karna seseorang yang mereka mintai maaf belum kunjung sadar.

Dokter keluar dari ruangan operasi setelah lama mengoprasi. Helaan nafas dari dokter tersebut membuat semua orang yang berada di ruang operasi merasa was-was dan tegang menunggu hasil operasi tersebut.

" Maaf, pasien bernama Senja tidak bisa kami selamatkan, akibat luka tusuk dibagian dada, dan retakan tulang otak dalam kepala sudah tidak bisa di atasi, dan ditambah penyakit Leukimia yang di derita pasien tersebut sudah masuk stadium 4 " jelas Dokter tersebut.

Degg

Bagai tersambar petir seluruh tubuh mereka luruh di lantai rumah sakit, menggumam kan kata maaf dan menyiksakan penyesalan yang ada.

" INI NGGA MUNGKIN KAN YAH!! SENJA GA MUNGKIN MATI!! GW BELUM MINTA MAAF SAMA DIA, GW BELUM BAHAGIA IN DIA, GW BELUM PELUK DIA KAYA KEMAUAN DIA!! hikss hikss Senja ga mungkin mati, engga hikss hikss SENJAAAAA!!!!! " teriak Reygan dengan frustasi

BRAKK!!!

Alga mendobrak pintu operasi dengan sangat kasar, detik itu itu juga badan Alga meluruh ke lantai dengan tangan memegang tangan Senja serta isakan yang kian membesar.

" Senja, kamu ga ninggalin aku kan hikss, kata nya kamu mau kita jalan jalan ke pasar malem, terus kamu mau bawa aku naik biang lala biar bisa lihat indahnya kota dari atas, ayo bangun sayang hikss " tangis Alga pecah dengan isakan yang belum berhenti

" Apa gue harus nyusul kamu disana, biar aku bisa nemenin kamu terus, kita bahagia disana kamu mau kaya gitu sayang hikss, aku mau nyusul kamu dan kita bahagia disana biar gaada yang ganggu hubungan kita lagi. " lanjut Alga dengan memegang pisau lipat yang biasa ia bawa di saku celananya. Saat akan menusukan pisau di dada yang sama dengan Senja, pukulan di pipi ia dapatkan.

Bughh

" LO GILA HAH! JANGAN KAYA GINI BRENGSEK! LO PIKIR DENGAN KAYA GINI BISA BUAT SENJA SENENG HAH? BEGO LO ANJING!!! " murka Reno dengan nafas yang tak beraturan.

" Lo juga mau ninggalin gue juga ga? Emang ngga cukup adek gue ninggalin gue? , sekarang sahabat gue mau ninggalin gue? ucapan lirih tersebut berasal dari Rino kembaran Reno serta kakak dari Senja.

" Bangun ga, lo ngga mau kan liat Senja sedih dengan keadaan kacau lo gini, biarin Senja istirahat tenang disana, dunia ini kejam buat gadis baik kaya Senja." kata Galang dengan menepuk bahu Alga memberi kekuatan.

Sedangkan di pintu operasi ada ayah Senja yang mematung dengan tubuh bergetar serta tangan mengepal menahan rasa sakit yang begitu menyesakan di dada.

" Maafin ayah nakk, ayah brengsek mu ini belum bisa menjadi super hero yang kamu inginkan sejak dulu, ayah yang harusnya ngasih kasih sayang kamu, tetapi menjadi orang yang menoreh luka paling dalam " lirik Rehan ayah senja dengan pilu.

SENJAWhere stories live. Discover now