"69? kopassus densus penjinak bom?" ujar Jake dengan wajah sembabnya.

Agaknya Jake bodoh saat ini, kopassus densus penjinak bom itu menyandang angka 88 bukan 69.

"Jeyun kuda-kudaan sama siapa?" tanya Suzy yang sudah berdiri didepan Jake.

Nada suaranya begitu lembut, namun kepalanya terus memikirkan pengakuan Jake.

"ini Jeyun bisa hamil? Ada rahimnya gitu?
Berarti Jeyun ngga suka perempuan? Jadi pihak bawah gitu? Mukanya emang manis sih.." begitulah isi benak Suzy.

"kuda-kudaan??" ulang Jake.

Jake nampak teemenung, mengingat segala kegiatannya selama ini.
Apa ia pernah bermain kuda-kudaan dengan salah satu dari mereka?
Diamnya Jake begitu lama, bahkan sampai keseluruhan pria yang tadi duduk dikursi meja makan sudah melingkar mengerubunginya macam bangkai, Jake masih tetap diam.

Seketika ingatannya terhenti pada kejadian ia menbangunkan semua penghuni inti mansion.
Ada kejadian ia menduduki perut Jay dan Sunghoon yang sedang tertidur, apa itu masih bisa disebut kuda-kudaan?
Bahkan ia ingat ketika Sunghoon melakukan push up kiss, membalik dan menindih tubuhnya karna kelelahan melakukan pusp up kiss.

"HHHHHUUUAAAAA MOMMY.. DEDEK. BAYINYA ANAK KAK SHOON."

Keheningan kembali melandan ruang makan, respon keseluruhannya sudah bisa ditebak seperti apa, ya tentunya menganga tak percaya.
Mengenai raut wajah Sunghoon jangan ditanya seperti apa, biasanya raut wajahnya begitu datar dan dingin.
Namun kini netra tajamnya nampak melebar macam orang bodoh.

"emang kapan gue nusuk?" pikirnya bertanya-tanya.

🌼🌼🌼

Atensi seluruhnya terpusat pada benda panjang nan tipis yang tak lain adalah testpack diatas meja ruang tamu.
Masih bingung mau merespon apa, antara percaya dan tidak percaya.
Tapi berbeda dengan Minho yang menatap Sunghoon dengan tatapan membunuh, rasanya ia ingin membunuhnya saat ini juga kalau saja Jake tak ada dipangkuannya, memeluki erat lehernya.
Kemauan jabang bayu katanya, yang ingin dekat dengan sang Ayah.

Sunghoon mah senang, ia malah memanfaatkan kesempatan itu mengecupi gemas pipi gembil Jake.
Biasanya Jake akan merengek tak suka, namun entah mengapa ia diam saja.
Kan sudah dijelaskan tadi, kalau ini kemauan si jabang bayi.
Iyakan saja, toh umur tidak ada yang tau.

Ehhh???? Maaf bercanda Jake, umur Jake aku buat panjang umur kok, ehehehe.
Pawang Jake memang seram, bahkan saya sebagai penulis saat ini ditodong revolver, disogok banyak uang agar mendapat banyak moment berduaan dengan Jake.
Maaf saya tidak butuh uang, hanya butuh dukungan lewat vote dan moment.
Aahhh abaikan iklan diatas, kembali pada mereka.

"sudah dimana Sinb?" tanya Minho pada Rex.

"tak usah ditanya aku sudah datang, ayo Kak katanya mau periksa kandungan." seru Seorang wanita muda yang usianya 1 tahun diatas umur Yeonjun yang datang dengan raut datar kelewat dingin, satu spesies dengan mereka hanya saja Sinb versi perempuan.

Jaeyun'sWhere stories live. Discover now