sebaiknya, lupakan saja dia

2.4K 155 4
                                        

"Naruto....."

Seorang Pria berucap lirih sambil menatap sebuah foto seseorang diatas meja kerjanya

Jam sudah menunjukan pukul satu malam tetapi matanya masih enggan menutup dan terus menatapi foto tersebut hingga ia tak sadar bulir air matanya jatuh

Retina hitam tersebut menatap lekat dan pikirannya mengulang kembali masa-masa bersama mereka, seseorang yang berada di dalam foto

Bernama Uzumaki Naruto yang dikabarkan mengalami tabrakan dan menghilang saat melakukan perjalanan ke Konoha, sudah 8 bulan berlalu setelah kabar itu keberadaannya masih dipertanyakan

8 bulan? It's impossible

Barangkali bisa menemukan mayatnya jika memang meninggal, tetapi nihil sama sekali bahkan seluruh tim pencarian dikerahkan dan Sasuke rela membayar mahal untuk itu semua namun apa daya, Naruto hilang lenyap bagai ditelan bumi

Ponsel yang tergeletak diatas sebuah undangan pernikahan sudah beberapa kali berdering namun tak dihiraukan

Ia benar-benar merindukan sosok yang keberadaannya selalu membuat hati si pria yang sedang bersedih ini menjadi menghangat

Sosok yang mampu mencairkan es yang membatu di dalam hatinya

Malam semakin larut menjelang subuh, tubuhnya ia sandarkan dikursi dan seketika menutup matanya terlelap. Membiarkan bulir bulir panas jatuh dan mengering di pipinya hingga besok

____

08:32 _

"Sasuke, apa kau sudah bangun nak?" Ucap seorang wanita cantik dengan apron hitam yang melekat ditubuhnya berjalan mendekati anak bungsunya yang sedang terlelap diatas kursi

wajah tampannya sangat nampak saat disinari oleh sinar matahari pagi yang menerobos masuk melalui celah-celah gorden kamar

Mata hitam khas uchiha tersebut menatap sayu wajah tampan yang sedang terlelap, ia sangat tau masalah apa yang sedang menaungi anak bungsunya saat ini

Tak pernah sekalipun ia melewati setiap informasi yang diberikan oleh para rekan pencarian yang dikerahkan oleh Sasuke, namun apa daya orang yang dicari-cari keberadaannya hilang tanpa jejak

Yang tersisa hanyalah bekas tabrakan serta kendaraan yang meledak

Ditepuknya beberapa kali bahu gagah si pemilik wajah tampan itu hingga membuat mata yang tertutup tadi menjadi sedikit terbuka

"....kaa-san" ucap Sasuke dengan suara serak

Tangan putih yang halus membelai lembut wajah putranya "Ayo sarapan sayang" ucapnya lalu mengangkat kedua bahu putranya itu untuk berdiri

Di meja makan sudah menunggu dua orang lagi yaitu sang kepala keluarga Fugaku Uchiha dan anak pertama keluarga Uchiha yang bernama Itachi Uchiha

Uchiha uchiha~

"Sebaiknya kau lupakan saja dia Sasuke, lihatlah keadaanmu sekarang" ucap sang kepala keluarga tiba-tiba

Sasuke yang baru saja menduduki kursi seketika mendelik tajam ke arah sumber suara, akhir-akhir ini mereka sering tak akur jika sudah membicarakan tentang Naruto yang hilang

Uchiha tetaplah uchiha, keras kepala

"Apa maksudmu berbicara seperti itu" Jawab Sasuke dengan penuh penekanan di setiap katanya

"Sopanlah sedikit otoutou!" Sarkas Itachi sang anak sulung yang duduk tak jauh dari Sasuke

Ketiganya saling memberikan tatapan tajam seakan mengintimidasi sasuke, Mikoto Uchiha isteri dari Fugaku Uchiha sudah terbiasa akan sarapan yang berupa adu mulut tersebut

Kadang ia melerai kadang juga tidak, tetapi ia tetap harus melerai pertengkaran antar Bapak dan anak ini agar tidak menjadi masalah yang besar

"Sudahlah Anata, kenapa lagi harus diributkan. Ayo duduk nak sarapan dahulu setelah itu berangkat" ucap Mikoto

"Hn.."

Embrace You (Completed)Where stories live. Discover now