1 : Si Tampan Milik Sekolah

989 57 4
                                        

Motor Ninja 250 F1 berwarna hitam terparkir apik di parkiran sekolah. Standar terpasang kunci tercabut pengemudinyapun sudah turun dari motor sembari melepas helm yang melindungi kepalanya sejak tadi. Rambut hitamnya tersibak menampilkan kening mulus milik si pengemudi.

Si lelaki berambut hitam legam dengan potongan under cut itu megantung helmnya di stang motor melangkah mendekati pos satpam di gerbang parkiran sekolah.

"Pagi pak!"

"Pagi den Yoga, sehat den"

"Sehat dong pak, pak Cecep gimana?"

"Yo sama toh den"

"Saya duluan ya pak titip motornya"
Lelaki itu menampilkan senyum lebar yang terkesan sangat ramah.

"Iya sip saya jagain den"

"Titip ya pak"

Kaki jenjangnya berjalan memasuki area gedung sekolah yang di buat mengelilingi lapangan utama. Sepanjang jalan banyak orang yang tengah mengobrol di koridor menyapanya jika berpapasan dengan gurupun dia juga menyapa dengan sopan dan ramah. Sosoknya sangat terkenal di sekolah HYBE HIGH SCHOOL sikapnya yang ramah dan sopan karen itu pula dia menjabat menjadi ketua OSIS sampai saat ini.

Hari ini hari pertama masuk sekolah sekarang dirinya sudah sampai di tingkat akhir sekolah menengah atas. Jabatannya akan digantikan dengan cepat nantinya. Membayangkan saja anak lelaki itu tidak rela dirinya menerima banyak pelajaran setelah menjabat dua priode sebagai Ketua OSIS.

Kaki jenjangnya menyentuh ubin yang satu centi lebih tinggi dari unbin sebelumnya artinya dia sudah memasuki area kelas. Belum ada satu orangpun yang datang biasa siswa tingkat akhir memang senang begitu karena jam masuk mereka setengah jam lebih lambat dari adik kelasnya.

"Hoy! Rajin cuy udah sampe sekolah"

Anak lelaki itu melirik lelaki yang lebih tinggi darinya beberapa centi merangkul pundaknya akrab. Senyum ramahnya hilang seketika.

"Lo sendiri gimana? Nginep disekolah?"

"Galak banget si Lo pantes jomblo, kita satu kelas mabro"

"Bodo"

Anak laki laki yang lebih pendek melepas dengan sedikit kasar rangkulan di pundaknya melangkah ke kursi baris ke tiga saf ke dua tempat yang selalu jadi langganan. Si laki laki jangkung tadi menyusul duduk di sebelahnya.

"Siapa suruh Lo duduk sini?"

"Gak ada"

"Pindah sana"

"ogah udah pewe"

Decakan keluar dari mulut yang lebih pendek memilih sibuk dengan Handphonenya dari pada mengurusi temanya yang keras kepala. 

kenalan dulu oke

Yoga Danendra (Choi Yeonjun)  Laki laki dengan tinggi 181 ini kebanggaan sekolah sejak dua tahun lalu. Dengan latar belakang keluarga yang mendukung Yoga idola papan atas para siswi di Hybe. Bukan cuman main di sekolah aja bahkan sekolah tetangga tau siapa itu Yoga Danendra. 

"Gua denger kita satu kelas sama Bima"

Ekor mata Yoga melirik sinis ke arah Satya.

"terus?"

"terus mulu lo nabrak lama lama kreatif dikit kek"

"bacot! lo gak ngantin aja sono"

"ide bagus gue tinggal ya"

#####

Jam pelajaran udah di mulai tapi Bima masih asik lari di koridor sekolah pintu kelas yang ketutup dia buka segera berharap belum ada guru yang ngisi jam pelajaran. Dia tau begitu masuk seluruh mata natap ke arah dia tapi dia gak peduli yang perlu dipikir alesan yang tepat buat ngibulin Guru yang udah berdiri di depan kelas sambil senyum manis. 

"Bima! darimana kamu! bukanya anak yang telat gak boleh masuk!"

Bima menatap lantai muter otak buat alasan yang pas. 

"eum saya dari kamar mandi bu tadi, saya cuman telat masuk kelas aja bu"

"baru hari pertama sekolah aja udah telat kamu, kenapa juga kamu pilih ipa sana duduk!"

Bima duduk di kursi paling belakang karena cuman kursi itu doang yang kosong. Cuap cuap guru udah jadi makanan sehari hari Bima. Guru yang selalu pandang dia sebelah mata.

Bima ngikut kelas tanpa banyak protes lagi pula gak ada niat buat fokus denger ocehan guru di depan kelas. Justru dia lebih tertarik dengan sosok cowok dengan rambut hitam legam yang lebat.

Yoga

Si Siswa teladan di Hybe High School. Senyum jahil terpatri di bibirnya. Banyak hal yang dia fikirkan Apalagi siswa teladan yang menjadi clasmatenya. Menarik sangat menarik perhatian Bima.

Abimanyu (Beomgyu)  anak dari pemusik papan atas. Siapa yang gak tau sama orang tua Bima. Pemilik grup orkestra paling terkenal di negara ini. Dia pintar tapi nakal. Tampan tapi playboy. Paling mahir tebar pesona di depan siswi genit di sekolah. Namanya gak kalah harum sama Yoga. Satu satunya siswa yang bisa bersaing dengan kepopuleran Yoga. Walaupun keduanya memiliki image yg bertolak belakang. We have to look they in the same place.

"Yoga ya? Ahaha"


































Yoga- Yeonjun

Bima- Byeomgyu









Masih tijel tapi yaudah lah gas aja

Boleh?[book1]Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora