Dipagi yang sangat cerah,burung-burung berkicau dan mataharipun bersinar terang.seorang gadis tengah terlelap dikasur dengan posisi yang tidak bisa dikatakan baik.kepalanya bergelantungan bahkan Sudah Menyentuh lantai,selimut dilantai dan bantal entah kemana, sangat berantakan.
'Tok! Tok! ' Terdengar ketukan dari pintu.
"thea..bagun sayang!kau harus sekolah! Thea!! "
Krak! Pintu terbuka dan terlihatlah seorang wanita paruh baya yang terlihat sangat cantik walau hanya memakai daster.
"The--ASTAGA!thea!bangun sayang.. Kau bisa terlambat sekolah!..Aish!anak gadis tidur modelannya kayak gini,siapa yang bakal mau?!.. Ayok bangun!"wanita yang ternyata ibu dari gadis bernama thea itu menarik narik tangan thea.
"..nanti mah.. 30 menit lagi.. Masih subuh!..Hoaamm"ucap thea seraya menguap lebar.
"subuh apaan thea!..ini sudah jam 7 pagi!.. Kamu telat sayang.."terlihat wanita itu sudah pasrah dengan putrinya yang tidak bisa dibangunkan itu.
"biar mah.. Sekali-kali bolos juga gak papa kan?"ucapnya dengan mata tertutup.
Wanita itu menjentikan jarinya.ia tersenyum lalu..
"thea thea!..tau gak?kak garren yang kamu idam idamkan itu pulang loh! tante hani yang kasih tau mama tadi,kamu yakin gak mau sekolah hari ini??"ucap aileen kepada putrinya.
"yaudah tinggal nanti thea temuin aja kak el nya dirumah garrel! Yaudah sih mahh,thea ngantuk!tadi malam thea nonton drakor sampai jam 3 subuh! Salahin tuh oppa vincenzo! Gara-gara dia thea jadi telat! "ucap thea
"yaudah kalo gak mau bangun! katanya garren bakal jadi dokter pribadi kamu,kamu kan ada jadwal check up nanti!kalo kamu gak mau bangun mama bakal bilang ke papa kalau garren dibatalkan jadi dokter pribadi kamu! Silahkan aja tidur! "ucap aileen berjalan menuju pintu.
Mata thea melolot lebar,iapun segera duduk.
"i-iya!thea bangun nih!.."ucap thea dengan malas. sontak aileen membalikan tubuhnya dengan cepat.
"nah gitu dong!cepat mandi!kamu udah terlambat! mama yakin gerbang sekolah udah ditutup dari tadi.."
"yauda sih! ada garrel juga,dia yang bakal bantu thea manjat tembok! Ehh? Ups!"thea dengan cepat menutup mulutnya yang terlalu jujur itu dan menatap pelan kearah ibunya.
"theeeaa!"geram aileen sambil menjewer telinga putrinya.
"aduh mah!sakit mah!! "rintih thea
"biarin sakit!kamu itu yah!udah juga mama bilangin jangan manjat-manjat tembok!kamu itu cewek thea,kondisi kamu juga gak kuat! gimana kalau kamu jatoh?!"
"i-iyaudah mah! thea gak bakal ulangin lagi kok Lepasin dulu sakit mah!"
Aileen melepaskan jewerannya.
"sudah!sana kamu mandi!janji yah gak bakal panjat-panjat tembok lagi!"
Thea beranjak dari kasur dan berjalan menuju toilet.
"gak janji mah! Bye!"
Brak!!
Thea menutup pintu toilet dengan kencang.
"(menarik nafas panjang) huufff..anak itu benar-benar bikin jantungan"ucap aileen berjalan meninggalkan kamar thea.
***
Skip ruang makan...
Aileen seperti biasa menyiapkan sarapan untuk anak dan suaminya.
"mahh thea udah siap!"thea berjalan menuju mamanya dan memeluknya dari belakang.
"kamu duduk dulu gih! Mama mau nyiapin ini dulu.. Papa kamu udah siap??"
"tuhh.. Orangnya baru kelihatan!.."tunjuk thea kepada pria paruh baya yang baru saja turun dari tangga, ia nampak berwibawa karena stelan jass hitam yang dipakainya.
"papaa.. Minta uang dong!"thea menjulurkan tangannya.
"kamu itu.. Sarapan dulu baru minta uang!"ucap gerrald
"dimana mana uang dulu baru makan pah!"
"itu buat yang kerja thea,kamu mah tinggal minta!"
"kan thea anak papa dan thea kan masih kelas 1 SMA mana bisa kerja!"
"yaudah kerja dong biar dapat uang!"
"iyah nanti gampang!..tinggal ngemis!"ucap thea santai.
"mamah anakmu nih mau ngemis!!.."teriak gerrald kepada istrinya didapur.
"yaudah tinggal kasih uang aja pah! gedeg mama lama-lama karna kalian berdua!"teriak aileen.
Thea tertawa.
"yaudah nih!pakai yang bener!"ucap gerrald menyerahkan 2 lembar uang yang berwarna merah.
"makasih pah! papah emang terdebest!!.."
"kalian..ayok sarapan!"
"siapp mahh! Pah nanti thea nebeng yah!"
"iyaah sana!nanti mamamu teriak lagi tuh!"
***
Skip sekolah...
Thea POV
Thea turun dari mobil papanya.benar saja gerbang sudah ditutup.
"yaahh!..Sudah ditutup,garrel ada gak yah.."aku mencari-cari keberadaan sahabat Lucknutku disekitar halaman sekolah,biasanya garrel akan menungguku dipost satpam sambil ngemil.tapi kok.. Garrel gak ada? Apa mungkin dia sudah masuk kelas? Memang sangat Lucknut sekali dia.awas aja kalau ketemu.
"duhh..gimana yah caranya masuk?! Masa iya lewat gerbang?malas banget kena hukum sama pak botak!udah botak,budek lagi!heran kenapa bisa yah tuh orang masih jadi guru disini??"aku memikirkan bagaimana cara biar bisa masuk sekolah tampa lewat gerbang secara terang-terangan.
"sut! Sut! Es teh! Es teh!!"seperti ada suara bisik bisik yang terdengar seperti suara si Lucknut.aku mencari-cari asal suara itu.
Nahh kan si Lucknut!!but?!ngapain dia ngendap ngendap disitu?segala pakai aktribut daun pula.Apakah dia mau latihan militer?? Keknya gak deh,Samperin deh.
"ehh lucknut ngapain lu sembunyi disitu pakai daun pula! BAB lu??"
"syialan lo..Es teh!lo lupa?? Hari ini kan bu hening piket!lu mau apa kena hukum?udah gitu tu guru paling killer lagi!..bisa mati kita kalau ketauan!"ucap garrel
"eh iyah yah?? Ibu yang selalu ada ketika mengheningkan cipta itu sekarang piket..jadi gimana nih gue masuknya garrel??"
"kita lewat belakang aja!disana gak ada CCTV"
"yaudah kuy lah..Eh tapi lu hati-hati ntar ketahuan bisa mampus Kita!"
"siapp tenang aja,lo duluam gih kebelakang,gue juga mau kesana.ntar ketemuannya ditembok dekat pohon jambu yah!"
"oke sipp"aku berjalan kebelakang sekolah.aku berdiri tepat dibawah pohon jambu yang sedang berbuah lebat itu. Gak papa kan kalau minta satu doang jambunya, mayanlah buat ngisi perut.
"gimana caranya yah ngambil tuh jambu??"aku berkeliling disekitar sambil mencari sesuatu yang bisa ku gunakan untuk mengambil jambu di atas pohon.memang gak tinggi tapi kulit pohonnya licin.aku berjalan kearah kiri.disitu terlihat sebuah tangga kayu.
"ehh ada tangga!..pinjam dulu lah!"aku berjalan kembali sambil membawa tangga itu.
Aku menaruh tangga itu ditembok dan menaikinya.
"ehh es teh! Lama bet lu??gue nungguin lu hampir seabad tau gak?"kata garreld kesal.
"lebay amat lu!ntar ye,gua mau ambil jambu dulu!"aku memetik jambu berwarna merah.
"ehh ambilin gue juga dong!"
'happ'aku melempar jambu kearah garrel.
"udah yuk cepetan!kayaknya bu wati udah masuk kelas kita!"
"iya iya minggir! Gue mau loncat!"
Happ! Setelah mendarat
Aku dan garrel segera berjalan kekelas.
Ditempat lain..
"loh loh tangganya kemana??.. Gimana caranya saya turun?? Aduh tinggi pula! Tolong!.. Tolong!.. "
Skip!..
"kan ada bu wati,gimana nih!"ucap garrel mengintip dijendela kelas 10 ips 3,iya itu kelas kami.
Aku memikirkan sebuah cara.ohh aku tau!
"sini ikutin gue!"
"kemana es teh??gue gak mau bolos!"
"yaudah sini gue bisikin!"
"lo serius??"
Aku mengangguk.
"yuk!"aku menarik tangan garrel dan meninggalkan kelas.
"lo yakin?"
"yakin lucknut!diem deh!"aku membuka tas dan mengeluarkan baju olahragaku.
"buat apa tuh?"menghiraukan perkataan garrel lalu segera melepar baju kaos olahraga itu ke CCTV.
Happ! Kena sasaran.
"lo siap siap disitu.. Nanti pas gue teken tombolnya,lo tarik baju gue kita langsung kabur! Oke?"aku menatap garrel.
"oke!"aku menarik nafas dalam².
"1..2..3!"
Kringg!... Kringg!..kring!..
"cabut"kami berlari secepat mungkin.
'kebakaran..'
'lari!..'
'ayo anak² keluar kelas cepat!'
'kebakaran tolong!!'
'jangan dorong²!'
'anak²tenang!'
Thea POV end
Semua siswa berhamburan keluar kelas.
Sedangkan sang pelaku thea dan garrel sedang duduk manis dikelas mereka.
"sumpah lu iseng banget! Hahaha gimana kalo ketahuan??"
"gak bakal lahh.. Kan CCTV udah kita tutup tadi!"
"nih baju lo!.. Lainkali kita Buat lagi"thea terkekeh.
'tes tes'
Terdengar suara dari pengeras suara yang terdapat pada semua kelas.
'anak anak semua tenang dan kembali kekelas masing masing.tidak ada kebakaran,ini hanya ulah dari siswa yang iseng!bapak akan mencari pelaku penyebab kerusuhan ini!siapapun Pelakunya akan diberi hukuman scors!,ini sudah keterlaluan!baiklah sekian.tiit'
"HAHAHAHAHA seru parah..."garrel tertawa lepas.
"lucknut!kak el beneran pulang dari thailand?"tanya thea serius.
Garrel berhenti tertawa dan menatap thea.
"ahh iya,subuh tadi bang garren sampai dirumah.katanya bang garren jadi dokter pribadi lo bener?"
"kata mama sih iyah"
"hm...lo masih punya perasaan sama abang gue?"pertanyaan itu membuat thea menunduk lalu mengangguk.
"lucknut lu-"
"bisa nggak sih lo jangan manggil gue lucknut es teh!gedeg gue dengernya!"kata garren dengan kesal.thea terkekeh
"lo yang mulai manggil gue es teh!"
"y-ya karna lo suka es teh!lagian itu panggilan sayang gue ke lo!"
"yaudah lucknut juga panggilan kesayangan gue ke lo!"thea tertawa.
"ck!malas gue sama lo!"thea hendak berbicara tapi terpotong oleh suara..
"anak-anak kita kembali belajar!kepala sekolah akan mencari siswa yang menekan tombol darurat kebakaran itu?kalian dengarkan tadi?"
"dengar buu!... "
"baik.. Buka halaman--"
Pelajaran dilanjutkan.
Bersambung...
KAMU SEDANG MEMBACA
Theana
Teen FictionTheana Salsabila atau disapa Thea.Gadis manis berumur 16 tahun yang menderita penyakit jatung sejak kecil.Thea adalah gadis yang pentakilan dan ceria,ia juga ramah kepada semua orang yang ditemuinya. Garren Hazael Anggaranta atau dipanggil garren o...
