"Huft... huft... huft..." deru nafas tergesa-gesa terdengar dari pemuda bersurai coklat yang sedang berlari di bawah cahaya rembulan. Ia terlihat ketakutan, karena sesuatu yang sangat ganas sedang mengejarnya saat ini.
"Yamerooo!! Berhentilah mengejarku!!! Kuso!!!" ucapnya kesal, namun tak dihiraukan oleh Si makhluk buas yang mengejarnya.
Tiba-tiba, Sang pemuda bersurai cokelat tersebut terjungkal hingga dapat melakukan roll depan karena ia lupa untuk mengikat tali sepatunya.
"Kuso!!! Sial sekali aku hari ini!! Tadi pagi tidak sengaja aku memakan es krim rasa wasabi yang diletakkan Isubokuro-san didalam tempat makanan untuk Mamat, si kucing pink ku. Disekolah, hidungku terkena lemparan bola basket disaat jam pelajaran matematika, untung hidungku yang mancung ini gak kenapa-napa. Lalu disambung sore tadi, saat aku tidak sengaja menabrak The King of Tsundere Soraru-san, lalu aku dituduh mencari perhatian. What?!! Apa-apaan banget si Sosro, makin minta disiram pake solar seember penuh. Sekarang malah kesandung sampe aku bisa ngelakuin roll depan yang sangat mustahil untuk 'shota Sou yang kawaii ini' pas lagi dikejar ama makhluk asing yang sangat asing terasingkan lebih terasingkan dari upil cicak itu!!" umpat si surai coklat yang ternyata namanya adalah Sou.
Karena Sou terlalu lama mengumpat, akhirnya, Sang makluk buas yang mengejar Sou pun berhasil memojokkan Sou di tengah perempatan lampu merah.
(Sou : "Woi Natsu!! Itu gimana konsepnya Sou bisa dipojokkin di tengah perempatan lampu meraah hee!!! Aho aho aho!!"
Natsu : "Mmm... etto... itu pas ada truk disamping Sou, tabun. Kan bisa aja di kabedon ama Si monster."
Sou : "Hii.. Sou gamau ya... kalau sampe Sou dikabedon ama monster. Nanti Sou keluar cast nih!"
Natsu : "Oh")
Sang makhluk buas pun tersenyum pada Sou, lebih tepatnya menyeringai. Tubuh Sou gemetar dahsyat seperti berada di acara konser dangdutnya Empeng, eh Mafeng maksudnya //plak.
(Natsu: "Stop!!! Kok ini cerita lama-lama ngaco alurnya! Sou gimana sih?! Kan dah dibilang harus ngikut skenario yang aku tulis!!
Sou : "Laaah??!!! Kok malah Natsu yang nyalahin Sou?! Sou udah ngikutin skenario yang kamu buat loohh!! Natsu yang salah lah! Bukan Sou!
Natsu : "Eh, iya ya... Maaf, umurnya otw bertambah soalnya ehe. Jadi rada lupa ama skenarionya. : ) )
Tubuh Sou yang bergetar karena ketakutan itu pun segera terduduk lemas. Ia sudah tak sanggup untuk menggerakkan badannya lagi, rasanya seperti saraf, tulang, dan otot Sou sudah mati. Nafas Sou menderu cepat dengan ritme yang tidak teratur.
Tangan dingin yang dimiliki oleh Si monster ganas tersebut mulai menyentuh leher Sou. Sang monster ingin menyuntikkan cairan pelebat bulu melalui kuku-kuku nya yang setajam tusukan pentol. Sou hanya bisa terdiam tanpa perlawanan apapun. Nafasnya menderu semakin cepat dikala kuku-kuku tersebut akan menyentuhnya.
Sepuluh centi lagi
Sembilan
Delapan
Tujuh
Enam
Lima....
Tiba-tiba sebuah anak panah melesat dengan sangat cepat, secepat mobil Laperghini yang Sou beli 3 hari lalu, tetapi langsung ia lempar dari Jepang ke Antarkita dengan kekuatan tangannya sendiri. Sou bilang, dia udah bosen sama mobil itu, makanya dia langsung lempar ke Antarkita. Lalu Sou langsung membeli mobil sampah sebagai penggantinya, saat ditanya kenapa malah beli mobil sampah?, Sou menjawab dengan kecerdasan matematika nya "Biar antimainstream".
(Sou: "Urusai!! Langsung aja dah, gak usah banyak bacot!!"
Natsu: "Eh?!)
Tiba-tiba sebuah anak panah melesat dengan cepat di hadapan Sou dan langsung membunuh monster ganas yang mengejar Sou dari tadi.
YOU ARE READING
Issho ni Iru to Tanoshii!
AdventureMungkin kamu tidak akan pernah mengetahuinya sampai aku memberitahunya padamu Kenapa....? Kenapa semua ini harus terjadi setelah kebahagiaan yang kurasakan bersamamu? Kenapa..? Kenapa aku tidak bisa melepaskan perasaan ini? Apa karena aku sudah meny...
