lima belas

30.1K 939 7
                                    

FOR 18+++++++++++++

Kamar

Kasur

"Sayangg....."ucap ali manja

"Apa sih honeyy??"tanya prilly yang sedang sibuk dengan I-phone nya

"Heii sayang liat aku dulu dong"pinta ali

"Heem??"ucap prilly yang melihat ke arah ali

"Kamu mau ga?"tanya ali

"Mau apa honey??"tanya prilly yang menatap ali

"Mau ga nemenin aku tidur??"tanya ali

"Tidur??"ucap prilly

Ali pun mengangguk

"Ya kan ini aku udah nemenin kamu tidur"ucap prilly yang tiduran di kasur

"Maksud aku nemenin tidur gini"ucap ali yang menindihi prilly

"Awww honey berat,sakit tauu"ringis prilly

"Puasin aku dulu"pinta ali manja

"Tapi kan aku lagi hamil sayang"ucap prilly

"Tapi ga apa apa kok kita berhubungan"ucap ali

Prilly  pun mengangguk

Tanda persetujuan

Ali pun mulai menciumi bibir prilly,ciuman nya pun berubah menjadi lumatan

Ali pun sudah puas dengan bibir merah prilly

Ia pun mulai menjelajahi leher prilly
"Sial ali kan pasti tau kelemahan gue"ucap prilly dalam hati

"Ashhhh ouhhhh honeyy gelii"desah prilly

Ciuman Ali pun mulai turun ke perut bunci prilly

Ia pun mulai menuju alat intim prilly

"Sayang aku masukin yaaa"pinta ali yang sudah nafsu di ubun-ubun

"Honey tapi kan ada baby"ucap prilly

"Aku janji aku akan pelan-pelan"ucap ali

"Pleaseee"tambah ali

Prilly pun mengangguk

Ali pun mulai memasukan alat kejantanan nya

"Ashhhhhh ouhhhhh"desah prilly

"Ashhhh ouhhhh ahhhhhh"desah ali yang menggenjot prilly

"Ashhhh ouhhhh aliiii akuuuh ashhhh"desah prilly tak karuan

"Kita keluarkan ashhhh ouchhhh sama-sama yaaa"desah ali

Mereka pun mengeluarkan nya bareng-bareng

"Ashhhh ouhhhhh aghhh"teriak mereka berdua

Ali pun turun dari badan prilly

"Thanks for night baby"ucap ali yang mencium kening prilly singkat

"Welcome too honey"ucap prilly yang memeluk ali

Lalu mereka pun tidur

Pagi hari pun tiba

Gimana ini?? Semoga suka ya
Minta jejak nya ya
Thanks for readers tercinta ku
Dan kalo ada yang mau ngasih pendapat boleh kok
Makasih

aciddentTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang