WARNING : 18+
JIKA BERADA DI BAWAH BATASAN UMUR, HARAP MENYINGKIR KARENA MENGANDUNG KONTEN EKSPLISIT.
••• I'M [NOT] YOUR WIFE, DUKE •••
"Nyonya! Nyonya Isabel!" seorang pelayan berjalan tergopoh-gopoh menuju tuannya yang tengah duduk sendirian di ruangan khusus untuknya menyulam. Wanita cantik yang dipanggil Isabel itu kemudian menengok perlahan.
"Anne, jangan berlari. Selalu perhatikan tata kramamu." Isabel lalu kembali fokus pada sulamannya. Anne terengah-engah, ia mengangguk dan memperbaiki posturnya. Anne berlutut di samping Isabel.
"Nyonya Isabel, Tuan Aiden sudah pulang."
Isabel menghentikan sulamannya, "Benarkah?"
Anne mengangguk semangat, namun dalam sekejap ia murung kembali. "Tuan kembali membawa beberapa sampah."
"Anne!" Isabel menaikkan nada bicaranya. Anne segera menutup mulutnya dan menunduk dalam. Dia merasa tidak ada yang salah dengan apa yang ia ucapkan. Sampah yang ia maksudkan di sini adalah wanita antah-berantah yang tuannya tiduri dan ia bawa kembali ke rumah dengan alasan untuk bertanggung jawab.
Isabel menghela napas, "Berapa?"
"Hanya satu, namun dia agak sedikit berbeda dari yang biasanya." Anne berlagak seperti detektif yang tengah kesal. Isabel agak sedikit terhibur dengan wajah Anne yang penuh dengan emosi positif. Bahagia, sedih, marah, kecewa. Anne memiliki semua itu. Isabel menjadi sedikit iri pada pelayan yang telah bersumpah setia kepadanya sejak remaja.
"Apa dia memiliki sepasang sayap atau ekor?" Isabel kembali melanjutkan sulamannya, ia tidak terlalu tertarik pada wanita-wanita yang suaminya bawa. Kekayaan keluarga Porvich memang hampir tidak terbatas, bahkan dengan dukungan keluarga kerajaan, keluarga Porvich memiliki sepertiga dari total kekayaan di kerajaan ini.
Isabella sendiri adalah putri keluarga kerajaan yang sengaja dinikahkan dengan Aiden untuk menjaga keluarga Porvich agar tidak melaksanakan kudeta pada kerajaan. Dalam dua tahun pernikahan mereka, tidak pernah sekalipun Aiden meliriknya dan juga Isabel tidak memiliki minat pada pria playboy sepertinya. Mereka hanya pasangan dalam akta pernikahan, namun orang asing di kehidupan nyata. Jadi, Isabel sama sekali tidak tertarik pada wanita yang Aiden bawa. Ia hanya harus mengurus bagian tugasnya sebagai istri seorang Duke dan hidup dengan tenang. Tidak perlu ada konflik, apalagi kecemburuan yang tidak berarti.
"Bukan! Bukan seperti itu, aku juga baru pernah melihat wanita seperti itu, Nyonya! Dia sangat cantik seperti rembulan dengan rambut keperakan miliknya dan mata biru safir yang saaaangat cantik, seolah ada cahaya yang menyorot keluar dari sana!" Anne menggebu-gebu sendiri saat menceritakannya.
"Itu bagus, setidaknya Duke akan mempertahankannya sedikit lebih lama."
Cepat membawa, cepat juga mengusir. Itu adalah kebiasaan Duke Aiden selama ini. Dari semua wanita yang pernah ia bawa, hanya tersisa satu atau dua selir yang mampu bertahan hingga saat ini. Itu juga karena mereka melahirkan seorang anak. Selain itu, Duke Aiden mengusir mereka semua dengan alasan bosan ataupun sudah muak melihat tubuh mereka. Alasan yang sangat klise sekaligus menohok hati.
Anne cemberut, dia tidak mengharapkan reaksi datar seperti ini. Dia ingin Nyonya Isabel marah dan cemburu, lalu berbuat sesuatu sehingga mengusir semua sampah sialan itu dari rumah mewah ini.
"Anne,"
"Ya?" Anne berbinar, ia berharap jika Nyonya Isabel akan memberikannya perintah nakal untuk mencampur air mandi para selir dengan cairan gatal ataupun merobek semua baju-baju di lemari mereka.
VOCÊ ESTÁ LENDO
[END] I'm [Not] Your Wife, Duke
Fantasia[Fantasi - Reinkarnasi #1] [18+] Bagaimana rasanya hidup kembali di tubuh orang lain? cover by : @sarzain_design ••• Isabella Porvich adalah istri dari Duke Aiden Porvich sekaligus Duchess Porvich. Dia begitu pendiam dan selalu memilih untuk membuan...
![[END] I'm [Not] Your Wife, Duke](https://img.wattpad.com/cover/259015098-64-k430116.jpg)