Keluarga Vexian merencanakan liburan ke puncak. Ditengah perjalanan terjadi sebuah insiden kecelakaan yang diakibatkan oleh truk yang mengalami rem blong dari arah utara atau dari atas puncak. Kecelakaan ini mengakibatkan 3 orang luka ringan, yaitu supir truk Shera, Sherena, Papaya, dan Mamaya mengalami luka berat. Warga setempat datang dan membantu korban kecelakaan dengan menelpon ambulance. Ambulance datang dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Di rumah sakit Papaya dinyatakan meninggal dan Mamaya kritis. Suster memanggil Sherena ke dalam ruangan Mamaya. Di dalam ruangan, Mamaya menitipkan sebuah pesan kepada Sherena untuk menjaga Shera dan membantu pengobatan Shera secara diam tanpa sepengetahuan Shera, selang waktu 2 menit Mamaya dinyatakan meninggal.

Di pemakaman om Bas dan ountyo tampak hadir. Selesai dari pemakaman mereka membawa pulang Shera dan Sherena ke rumah.

Di rumah mereka mengurung Shera dan Sherena ke dalam gudang, lalu Om Bas dan ountyo pergi ke rumah Shera dan mencari aset-aset yang ada. Setelah mereka menemukan aset-aset sebagian mereka jual dan sebagian mereka ambil alih.

Di dalam gudang Shera dan Sherena mereka mencoba mancari jalan keluar. Setelah mereka lama mencari jalan keluar akhirnya Sherena menemukan jalan keluar, ia menarik Sherena ke luar.Setelah mereka dari rumah Shera mereka pulang ke rumah. Setelah mereka sampai di rumah, mereka membuka pintu da kaget melihat Shera dan Sherena keluar dari gudang.

Beberapa hari kemudian, Shera dan Sherena masuk sekolah setelah masa liburan habis. Shera pergi ke SD Gembira 2 dan Sherena pergi ke SMP Slebew.

Shera dari dulu sering mendapat bullyan, apalagi setelah orang tuanya meninggal ia sering mendapat cacian. la memendam cacian itu sendiri.
  • JoinedApril 14, 2026

Following