NailaNoorbaiti
Pertama kali kami bertemu adalah di restoran kecil, aku bertemu dengannya merupakan suatu kesialan tapi sejak itu aku selalu tersenyum dibuatnya. Saat itu aku membawakan pesanan untuk pelanggan, namun kakinya menghalangi dan aku terjatuh dan sialnya dia malah marah padahal kakinya yang membuatku terjatuh, untungnya makanannya tidak jatuh menimpa seseorang. Karena hanya dia yang marah dan mengadukannya ke pemilik restauran akhirnya aku dipecat. Dia hanya pembawa sial pada ku. Tapi hari ini dia terlihat begitu gagah, dia menyatakan perasaannya padaku. Rasanya sangat lucu. Setelah menolaknya dan memutuskan hubungan dengannya untuk tidak bertemu denganku lagi, rasanya sangat sakit, hatiku seperti terluka karena akhirnya aku merasa menyesal. Mataku mulai perih, semuanya tampak buram. Airmata jatuh ke pipiku. Dari jauh dia tampak berlutut, mengalami kesedihan yang mendalam. Dengan kesedihan itu, tangannya gemetaran menyentuh tanah dan menangis. Ya..laki-laki itu tidak bisa menerima keadaan saat ini karena telah ditolak olehku.