Happy Reading!🖤
Selesai pemeriksaan kelengkapan atribut dan razia barang-barang. Semua murid langsung pulang, karna guru-guru ada rapat jadi kepala sekolah meminta untuk mempercepat ke pulangan murid Sma Kartika.
Vina, Dara , Alleta dan Caca buru-buru ke Uks selesai razia. Aluna mengirimi pesan kepada Vina kalau ia di Uks, membuat keempat gadis itu khawatir.
Sesampainya di Uks mereka melihat Aluna yang sedang tidur di ranjang Uks.
"Tas Aluna lo bawa?"tanya Alleta
"Bawa kok,nih"Jawab Vina seraya menunjukan tas Aluna
"Gue kira tadi Aksa nganterin makanan ke Aluna, sekarang kenapa Aluna disini"bingung Dara
"Lah,iya yaa"
Tiba-tiba Aluna membuka matanya, gadis itu terbangun karna mendengar suara berisik dari sahabat-sahabatnya.
"Ehh Aluna udah bangun"Ucap Alleta
"Ngapain lo pada disini?ga belajar?"tanya Aluna
"Udah pulang lun, guru-guru rapat"jawab Dara
"Lu kenapa bisa di Uks?"tanya Vina
"Gue lagi dapet, terus tiba-tiba Aksa dateng ke kelas ngasih makanan habis itu katanya dia mau nganterin gue ke Uks karna muka gue pucet"jawab Aluna menjelaskan kejadian tadi
Sedangkan Caca sudah heboh duluan, gadis itu memolototkan matanya"BENERAN?"
Aluna menganggukan kepalanya"ngapain bohong"
"Ini tanda-tanda nih si Aksa udah mulai suka sama lo"Ucap Caca heboh
Aluna tak menggubris ucapan Caca.
"Nih ta-"ucapan Vina terpotong karna pintu masuk Uks terbuka menampilkan keenam inti Harlex yang menuju ke arah mereka.
"Aluna lo gapapa kan?apa yang sakit lun"Tanya Fajar heboh membuat keempat sahabat Aluna heran dengan kelakuan fajar
Aluna tersenyum"Gue gapapa kok"
Vina hanya diam ketika melihat Galang, gadis itu takut jika nanti Galang memberitahukan semua tentang dirinya.
"Gimana?"tanya Aksa
Aluna bingung"apanya"
"Keadaan lo gimana?"
"Gue baik-baik aja"
"Ehhemm ehemm di Uks serasa milik berdua"Ucap Bagas
Aksa cuman menatap Bagas sekilas.
"GASKEUN PAK BOSS"seru Damar
"Hmm gue mau cabut duluan yaa sama Dara!lu pepet terus aja Aluna sa jangan kasih kendor, bye"Ucap Arkhan langsung menarik Dara keluar sebelum ia terkena amukan Aksa.
"Gue juga"Galang ikut keluar sambil menarik pergelangan tangan Vina.
Sontak membuat mereka yang disana dibuat cengo melihat Galang menarik Vina keluar.
"Gilaaa itu si kulkas berjalan kenapa narik Vina"Ucap Fajar
"Anjing si Galang langsung ngegas aja"
"OMG!OMG!VINA GUE KENAPA SAMA KULKAS BERJALAN"caca berteriak heboh, membuat semua orang langsung menutup kuping mereka.
"Ca!suara lo kecilin monyet"Kesal Aluna
Caca menyengir kuda"hehehe maap reflek"
"Suaranya caca kek toa mesjid"Ucap Damar
Caca tersenyum malu"Yaudah gue duluan yaa lun sama Alleta"Caca langsung keluar bersama Vina
"Hee gue juga ikut"teriak Aluna
"Lu pulang sama gue"
"Kita juga balik dulu boss, Dadah Aluna"
Setelah kepergian mereka semua tinggalah Aluna dan Aksa.
"Ayo pulang"
Aluna pasrah sebenarnya dia mau melawan tetapi ia sangat lemas.
Gadis itu turun dari ranjangnya mengikuti Aksa menuju ke parkiran
****
Sesampainya di parkiran khusus anak Harlex Aksa langsung menaiki motornya begitu jiga dengan Aluna, gadis itu naik di jok belakang motor Aksa. Masih banyak anak Harlex di parkiran, mereka yang melihat Aksa dan Aluna hanya senyum-senyum.
"Gue duluan"pamit Aksa
"Siap pak boss"kompak mereka semua
Aksa melajukan motornya keluar gerbang sekolah.
"Gue mau makan dulu"Ucap Aksa sambil melihat Aluna dari kaca spionnya
Aluna menganggukan kepalanya.
Butuh 7 menit akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Aluna turun dari motor Aksa.
"Pak"panggil Aksa
seorang paruh baya menghampiri mereka"iya, mau pesan apa mas?"
"Saya ayam bakar aja!lu mau apa lun?"tanya Aksa
"Gue ga laper"
"Ayam bakarnya dua pak"
"Yaudah di tunggu yaa"Bapak-bapak itu pergi dari hadapan mereka.
"Sa"panggil Aluna
Aksa yang sedang mempermainkan ponselnya mendongkak.
"Lu kenapa deketin gue?"tanya Aluna to the point
"Ga tau"jawab Aksa
"Ga jelas lu"
Tak sengaja Aksa melihat Tony di sembrang meja mereka, anak buah Deren.
Tony sedari tadi memperhatikan Aksa dan Aluna lebih tepatnya ke Aluna.
"Aluna!gue ga jadi makan disini, ayo pulang"Ucap Aksa
"Lah,kenapa?terus makanan lo gimana?"tanya Aluna
"Suruh bungkus aja, ayo"
Aksa buru-buru mengambil membayar makannya setelah itu ia pergi dari sana.
Sebenarnya Aksa tidak takut, cuman Aksa khawatir dengan Aluna. Tony bisa saja menjadikan Aluna umpan untung memancing Aksa, apalagi Tony melihat kedekatan Aksa dengan Aluna pasti membuat cowo itu berpikir kalau Aluna orang yang berharga bagi Aksa.
Aksa buru-buru menarik tangan Aluna keluar setelah mengambil makannya.
"Ayo naik"suruh Aksa
"Tunggu!lu kenapa?kayak orang di kejar-kejar aja"bingung Aluna
"Cepetan naik"Ucap Aksa
Aluna akhirnya hanya menurut gadis itu menaiki jok motor Aksa.
Aksa melajukan motornya membelah jalanan ibu kota.
****
Sekarang Aluna sudah berada di wmu, banyak anak Harlex yang menatap Aluna. Mereka antara bingung dengan Aluna siapa sebenarnya atau bahagia karna ketua mereka sudah mempunyai gebetan.
"Siapa pak boss?"tanya Daniel
"Temen"jawab Aksa acuh
"Lu duduk situ, nih makanan di makan aja gue udah ga laper"Ucap Aksa kepada Aluna
"Gue juga udah ga laper, kasih temen lo aja siapa tau mereka laper"Jawab Aluna
"Iya nihh pak boss kita laper"Ucap salah satu anak Harlex, cowo itu menepuk-nepuk perutnya.
Aksa pun menyerahkan makanan itu kepada anak Harlex"nih"
Tak lama kemudian sahabat-sahabat Aksa datang.
"Wahhh ada Aluna!Hai Aluna"sapa Fajar
Aluna tersenyum"Hai"
"Udah lama disini?"tanya Bagas
"Baru kok"
"Duduk situ lun berdiri mulu, kaki lo pegel ntar"Ucap Damar
"Iya"Aluna menuju ke bangku kosong yang ada disana
"Aluna follback gue dong"Bagas langsung duduk disamping Aluna
"Hah?lo ngefollow gue?"tanya Aluna bingung
"Iya,masa lo ga tau sih"
Aluna mengambil ponselnya didalam tas, gadis itu langsung membuka aplikasi instagram"nih follback sendiri aja"Aluna memberikan ponselnya kepada Bagas
Fajar dan Damar yang melihat buru-buru mendekat ke Aluna"Aluna gue juga dongg"
"Gue juga"
"Iya, follback sendiri aja yaa"
"Lo pada kenapa dah pada minta follback"Seru Arkhan
"Yee sirik aja lo babi"Balas Fajar
"Nihh Aluna ponsel lo, ig lu pada udah gue follback"Ucap Bagas seraya mengembalikan ponsel Aluna"Btw sih Aksa ngefollow Aluna juga loh hahaha"
"Diam goblok kalau Aksa denger mampus lo,untung dia ada di dalem"Ucap Damar
"Aluna waktu di Aussie lu punya temen bule kan?kenalin dong ke gue"Ucap Fajar
"Dihh si monyett mana mau bule sama modelan kek lu"
"Hahahaha"semua anak Harlex tertawa mendengar ucapan Bagas
Aluna juga ikut tertawa, ternyata mereka tidak segalak yang di bicarakan oleh orang-orang.
Mereka semua yang ada disana saling bercanda ria, apalagi bagas dan fajar si tukang ngelawak membuat mereka tak berhenti-henti tertawa.
Jangan Lupa Vote&Comment!🖤