CUTE GIRL (HIATUS)

By CharelyBhisma

13.9K 654 39

"Proses manusia menemukan cintanya" Mexander Prabowo x Lilya Rahma Lya, gadis periang dan err sedikit ba... More

Prolog
Pertama kalinya. #CHAPTER 1
Hari Aneh #CHAPTER 2
Menjengkelkan. #CHAPTER 3
Takut Pacaran. #CHAPTER 4
Semua Berubah. #CHAPTER 5
Cewek Gila!! #CHAPTER 6
Tiba Tiba Beda. #CHAPTER 7
Revan Vianca #CHAPTER 8
Revan Vianca /2/ #CHAPTER 9
Cuaca Buruk!! #CHAPTER 10
Kerja Kelompok. #CHAPTER 11
Full Time #CHAPTER 13
HAPPY. #CHAPTER 14
HARUSKAH?! #CHAPTER 15
GIGI BOLONG BOLONG #CHAPTER 16
H-1 #CHAPTER 17
MARIPOSA. #CHAPTER 18
Hari Kemenangan?. #CHAPTER 19
Keputusan. #CHAPTER 20
Rasa itu Tumbuh #CHAPTER 21
Jealousy. #CHAPTER 22
PDKT. #CHAPTER 23
Perjodohan?. #CHAPTER 24
Tanggal 22 #CHAPTER 25
Ujian. #CHAPTER 26

COGAN!. #CHAPTER 12

290 17 0
By CharelyBhisma

"Lagi males bikin quotes"

Happy reading......



Di jam pelajaran kosong begini, terdapat dua gadis remaja yang kuker sedang nggibahin cogan cogan yang mereka temuin di jalan raya waktu berangkat sekolah tadi.

Lya dan vianca malu malu sendiri jika sedang membicarakan dua cogan yang mereka temui tadi. Entah mengapa mereka sampai berdoa supaya dua cogan tadi akan pindah ke sekolahannya. Dilihat dari wajahnya cowok ganteng itu, sepertinya seumuran dengan mereka

Saat mereka tengah asik asik nya bercerita ria, tiba tiba ada revan dan mex masuk ke kelas dan membuat semua siswi di kelas 11 ipa 3 menjadi ricuhh. Banyak yang memuji kegantengan mereka berdua, ada yang modus minta no telpon, dan masih banyak lagi.

Revan kemudian berlari kecil dan duduk disebelah vianca dengan tampang yang tidak berdosa.
Mex pun juga duduk di bangkunya yang berada disebelah Lya.

"Hallo cantikk" sapa revan kepada vianca sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Najiss" judes vianca

"Jutek amat mbak" ujar revan sambil mencolek dagu vianca

"Mending lo diem deh, ngerusak suasana aja" ujar vianca dengan nada kesal + datar.

"Pasti tadi lagi ngomongin gue yaa" tebak revan yang membuat vianca menjadi ilfil kepada revan

"Kepedean banget lo jadi cowok" sinis vianca yang sedang berkutat dengan ponselnya

"Terus lo barusan ngomongin apaan? Kok asik banget gitu kayaknya" tanya revan

Saat vianca ingin menjawab tiba tiba Lya menyela
"Tadi tuh ya pas gue ama vianca berangkat sekolah ada dua cogan sumpah mereka itu ganteng banget anjirr gila.." ucap Lya berbisik tapi sedikit histeris dan antusias

Saat Lya bicara tiba tiba mex langsung melirik Lya dengan tatapan yang tidak suka.

"Halahh pasti ya lebih gantengan guaa" jawab revan menyombongkan diri.

"BEDA JAUH!!" Jawab Lya dan Vianca kompakk

"Lo tau.. dia itu kayaknya ada keturunan korea atau cina gitu deh tadi gue lihat matanya tuh sipit bangett" jelas Lya sangat antusiass

"Iya sumpah gila anjir ganteng nya nggak ketulungan, apa lagi yang pakek sweater warna hitam dia cool banget sumpahh" ucap vianca kegirangan kayak menang undian 1milyar.

"Cewek emang berisik kalo ngomongin tentang cowok" ketus mex yang masih asik dengan komik di tangannya

"SUKA SUKA KITA DONGG!!" ucap Lya dan Vianca keras sampai secara spontan mex menutup kedua telinganya.

"Sante dong sante" ucap mex sambil mengelus dada nya karna kaget

" cewek emang gitu mex lo diem aja dari pada kena sembur bacotan mereka" bisik revan di kuping mex

Mex hanya menganggukan kepalanya dan melihat ke arah Lya dan vianca dengan tatapan takut dan ngeri sambil menelan ludahnya sendiri.

"Oke oke maaf" ujar mex selanjutnya.

"Kayak kalian nggak pernah aja ngomongin cewek cantik, sewot mulu sama kita" ketus vianca

"Emang nggak pernah" ucap mex dan revan serempak

Revan dan mex saling pandang memandang satu sama lain.

"Mex kalo diajak ngomong tentang cewek suka nggak nyambung, jadi gue males kalo cerita tentang cewek sama dia" ucap revan dengan wajah malasnya.

"Emang gue nggak suka ngurusin hidup orang, apalagi tentang cewek nggak penting" judes mex yang kembali fokus kepada komik yang sedang dibaca

"Emang lo itu gay hahahahhaha" ejek revan sambil menertawai mex, yang dibalas dengan tatapan tajam yang mematikan.

Revan lalu membisu dan menyengir tidak berdosa "ya monmaap hehe" sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"Udah udah apaan sih kalian ganggu suasana bahagia gue aja" sela vianca yang malas dengan pembicaraan mereka berdua

"Kantin yuk vi" ajak Lya

"Nggak ah takut pak mat tiba tiba dateng" tolak vianca

"Nggak akan, kan semua guru lagi ada rapat"

"Yaudah ayo gue juga laper"

"Gitu kek dari tadi" cecar Lya

"Hehehehe" vianca tersenyum melihatkan giginya yang membuat mata indahnya hilang.

•••••

Kantin sangatlah sepi.
hanya ada beberapa siswa saja yang ada disa, sambil menikmati makanan mereka. Dua gadis cantik tadi menuju tempat duduk kosong. Biasanya hanya satu atau dua tempat duduk saja yang kosong saat istirahat. Tetapi banyak sekali kursi kosong disini.

Karna sekarang masih jam pelajaran mangkannya kantin sangatlah sepi. Coba nanti kalau istirahat, pasti sangat ramai dengan murid murid yang memesan makanan.

Seperti mereka sekarang yang sedang memesan bakso mbak ijah. Yang menurut mereka bakso terenak sekantin sekolah wwkwkwk.

"Kok sepi banget ya? Orang orang pada kemana.." tanya vianca, yang didengar oleh Lya

Lya menoyor kepala vianca "ya kan ini masih jam pelajaran bego" jawab Lya

"Oh iya gue lupa hehe" ucap vianca menyengir polos

"Yaudah lo cari tempat duduk"

"gue mau pesen makanan, lo mau apa?" Tanya Lya kepada vianca

"Emm... gue baksonya mbak ijah aja" jawab vianca yang sudah mendapatkan tempat duduk diujung kantin. Yang merupakan tempat favorite mereka berdua.

"Okee tunggu gue pesenin"

Setelah menjawab pertanyaan Vianca, Lya langsung menuju tempat jualan baksonya mbak ijah

"Mbakkk ijaaaahhhhhh pesen bakso dua sama es tehh manis dua, tapi jangan manis manis" pesan Lya kepada mbak ijah

"Kenapa nggak mau manis sih Li?" tanya mbak ijah

"Karena manisnya udah ada di aku eaaa" canda Lya kepada mbak kantin tersebut

"Oh iya Lya kan udah manis, mbak ampe lupa hahaha" jelas mbak ijah yang menanggapi candaan Lya.

"Okeee mbk aku mau balik ke tempat duduk dulu yaaa bye bye" ucap Lya mengakhiri percakapan tersebut

"Dasar anak jaman sekarang" ucap mbak ijah sambil geleng geleng kepala

•••••

Sambil menunggu pesanan.
Lya dan vianca menghabiskan 10 menit untuk memainkan ponselnya dan sesekali berbincang bincang tentang olimpiade yang akan datang.

"Eh lo udah latihan soal soal buat lomba olimpiade?" Tanya vianca kepada Lya yang masih fokus dengan ponselnya

"Hmm gue udah dikasih soal ama pak mat" jawab Lya seadanya.

"Gue kok belum dikasih soal sama miss angel sih" kesal vianca.

"Minta aja sama miss angel apa susahnya"

"Ya kan gue nggak tauuu"

"Nanti gue anterin ke meja miss angel deh" tawar Lya.

"Nggak usah deh, nanti gue ke miss angel nya sama revan aja kan kita satu team" jelas vianca menolak tawaran Lya.

"Oke yaudah kalo gitu" jawab Lya

Heningg beberapa saat sampai akhirnya pesanan mereka datang dan mbak ijah langsung menagih total pesanannya

"Jadi total semuanya, dua bakso empat belas rebu sama tuh es teh manisnya dua enam rebu" ujar mbak ijah

"Pinjem uang lo dulu dong Ly, uang gue seratus rebu an" ucap vianca

"Iya iya deh, nih mbak semuanya jadi dua puluh rebu kan?" Ujar Lya sambil menyondorkan uang pass kepada mbak ijah.

"Oke sip, nanti istirahat jangan lupa mampir lagi beli bakso embak biar tambah laris, soalnya dibeli cecan kek kalian pada hahahaha" puji mbak ijah yang membuat vianca dan Lya malas.

"Ya udah kenyang mbakkk" jawab Lya dan Vianca serempakk

"Iya iya, tapi sering sering ya belinya" ujar mbak ijah dan pergi meninggalkan kedua gadis cantik tersebut.

Mereka berdua menyantap makanannya dengan lahap dan tenang. Sampai akhirnya ada dua makhluk berjenia kelamin laki laki menghampiri mereka berdua.

"Haiiii!" Kejut revan dari belakang vianca.

Uhuk... uhukkk...

Vianca tersedak kuah bakso dan langsung meminum es teh yang berada disampingnya.

"Bangsat deh lo" kesal vianca kepada revan.

"Hehehehe ya maaf gue kan cuma bercanda" ujar revan

"Ngapain kalian kesini?" Tanya Lya menyeritkan alis nya bingung.

"Gue mau ngomong sama vianca buat lomba olimpiade besok, tadi miss angel ngasih soal soal latihan ke gue" jelas revan.

"Terus lo ngapain disini?" Tanya Lya kepada makhluk yang berada di depannya.

"Gue?" Tunjuk mex kepada dirinya sendiri

"Ya lo lah masa sama rumput yang bergoyang kan nggak mungkin" ketus Lya.

"Gue cuma nganterin si revan" jawab mex santai

"Yaudah gue duluan ya Ly" ujar vianca buru buru dan mengikuti langkah jalan revan.

"Lah terus gue disini lo tinggal sendiri gitu?!!" Teriak Lya.

"Kan ada mex!!" Teriak vianca tak kalah kencangg

Mex tiba tiba berdiri dari kursinya dan pergi meninggalkan Lya sendirian.
Lya menatapnya dengan tatapan kesal yang kemudian mengejar mex yang sudah agak jauh darinya.

"Woy! mex tunggu" teriak Lya lumayan kencang. Tapi mex hanya cuek dan tidak menghiraukannya.

Langkah Lya sudah hampir mendekati mex, dia mendumal kesal tapi masih saja dihiraukan oleh mex.

Hah... hah... hah.....
Nafas Lya terengah engah seperti habis lari maraton

"Budek ya lo!"

"Dipanggil dari tadi nggak noleh noleh"

"Gue capek ngejar lo bangsat!"

"Noleh kek woyy!!"

"Eh bangsat ternyata lagi pakek earphone"

dumel Lya dari tadi yang hanya dianggap angin lewat oleh mex.

Lya menarik earphone dari telinga mex. Membuat sang pemilik mendecak kesal karena ulah wanita disampingnya.

"Apaan sih!" Judes mex yang masih dengan muka datar nya.

"Kenapa gue ditinggalin? Gue kan takut disana sendiri mana sepi banget tadi" jelas Lya kesal

"Berisik" ucap mex singkat dan menasang earphone nya kembali.

"Sumpah kok ada umat tuhan kayak dia" ucap Lya heran sambil menatap punggung mex yang sudah berjalan menjauhinya.

•••••

Lya akhirnya memutuskan untuk pergi ke kelasnya dan mempelajari teori teori untuk olimpiade tiga minggu lagi.
Di soal tersebut terdapat soal fisika yang caranya tidak dimengerti oleh Lya, bahkan sudah lima kali dihitung nya menggunakan cara yang berbeda beda tetap tidak ada jawaban nya.

Lya pun sudah mulai bosan, kemudian menutup bukunya dan menyalakan ponselnya yang berada di saku. Dia mengecek notifications line tapi tidak ada yang mengirim nya pesan.
Akhirnya dia memutuskan untuk membuka aplikasi instagram. Dan membuat insta story di aplikasi tersebut.

Setelah menghabiskan 5 menit untuk mengambil foto selfie yang cakep. Salah satunya dia pasang di insta story ig nya tersebut dengan mengetikkan caption yang pass dengan foto tersebut.

Baru 10 menit ponsel Lya sudah bergetar, menandakan ada yang mengomentari story nya. Lya membalas semua pertanyaan yang diajukan pengikutnya.

Sampai akhirnya bel masuk berbunyi....
Dia mengakhiri aktivitas tanya jawab nya dan memasukkan ponselnya kedalam saku seragam nya.

  Mex yang datang dari arah pintu kelas langsung menduduki tempat duduk nya dibarisan paling depan. Karna minggu lalu kelas mengadakan rolling

To be continued♡

Yeaaaaa!!! Aku kambekk lagiii!!! Makinnn seruuu dong pastinyaa cerita akuu.

Coba
Diresapi baik baik.

Thank you<3

Continue Reading

You'll Also Like

13.3K 149 2
"Jatuh cinta adalah nikmat paling indah sekaligus siksaan yang paling menyakitkan." ~Keira โ™กโ™กโ™ก Keira, gadis kota yang terpaksa liburan sekolah ke tem...
272K 10.5K 56
"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seke...
4.6K 458 14
Adibrata Arka Bagaskara, cowok nyebelin yang terkenal playboy. Dahulu, dirinya adalah cowok yang pendiam. Namun, semenjak perceraian kedua orangtuany...
36.8K 2.1K 53
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan mal...
Wattpad App - Unlock exclusive features