Change

By KingRaksa

212K 19.1K 1.5K

Misi mengembalikan hak Mohan dan Rose sudah selesai, mereka kini sudah sah menjadi pewaris. Kebahagiaan menye... More

Kembali
Gak Stabil
Alasan
Daftar Pensi
Harry tahu?
Cari kerja
Cemburu
Cari tahu
Istirahat
Ancaman
Ancaman 2
Trust me!
BPD
Diintai
Jadi Target?
Blade
Hampir
Penjelasan
Jogging.
Om Jordan
Plan.
Latihan
Tampil
Serangan
Sadar
Curhat
Kerja sama
BPD PTSD
Chaos
Dinner
Aqeela pintar?
1M?
Curiga
Gabriel Kabur
Serangan lagi
Timbal balik
Ngeband
Harry tahu
Rencana untuk besok
Siapa Zara?
Kambuh
Valerian
Curiga
Sesuai dugaan
Hatebook
CANTIKA!
LO KETERLALUAN!
Matthew
Cerita
H-1
Cantika Lagi?!
Tidak kapok
Tampil
Pertemuan
Rose
Bahaya
Rumah sakit
Deeptalk
Desakan
Membongkar
Teras cafe
Cincin
Cerita
Mereka berjasa
Masa lalu
Masalalu 2
Rahasia Harry
Devon
Kritis
Diawasi
Blade & Axel
Ausie
Sebelum Pulang
Bom
Tenang
Hukuman
Kacau
Penanganan
Rencana Besok
Jebakan
Rumah sakit
zona bakat
Mimpi atau Nyata
Pertanyaan
Masanya
Bu Anita
Jordan
Meeting
Kode
Di atas Ring
Duka
Axel
Saya Ganendra
Blade Axel
Bertemu Ken
Serangan
Plan
Lidya
Di incar.
Target
Kita Saudara
Ingatan yang Terlupakan
Misi dimulai
Perjalanan
Penjara
Michael
Ingatan
Kepanikan
Harry kenapa?
Alasan
mata-mata
Persiapan
Restoran
Michael Pulang
Kenangan lagi
Perusahaan
Virus
Gunawan
Mulai Terkuak
Rumah Harry
Harry cemburu
Harry kesal
Pergi
Flavio
Harry & Ken
No No A A
Tujuan
Kode & Kunci
Rahasia
Rapuh
Keluarga
Standby
Pertemuan
Ikatan
Rumit.
Ibu & Anak
Haruna itu Blade
Rencana Bertemu
Alveric
Deeptalk
Mengejar
Berangkat
Kantin
Pertemuan
Devon
Kebenaran
Tanda lahir
Aqeela jahil
Cemburu lagi?
Matcha
Berpihak
Andromeda
Memulai
Mengungkap
Mencari tahu
Jujur & Kambuh
Catalina
Misterius
Ngobrol
Dua masalah
Siapa Dia
Om Flavio
Yoona?
Sistem Aqeela
Devon aneh?
Jujur
Fakta
Misi dimulai
Rumah Alveric
Plan
Penculikan
Tragedi
Devon di sekolah
Dari masa lalu
Oliver
Penjelasan
Robert
Kakak William
Masa depan
Pengkhianat
Pembunuhan
Kabar duka
End
New Story
New story 2

Plan

1.2K 118 11
By KingRaksa

Aqeela mengajak semuanya ke rumah, lebih tepatnya ke ruangan Aqeela.

"Jadi gimana?" tanya Fattah.

"Kalian harus lihat ini dulu," ucap Aqeela menunjukkan video di hpnya.

Aqeela menunjukkan video tadi, pertemuan Bu Anita dan Matthew.

"Jadi benar Bu Anita bersekongkol?" tanya Mohan mengepalkan tangannya.

"Ya, dia sepupu jauh Valerian. Dia eksekutor dari Italia, sebelum pindah menjadi guru asrama. Dia bertugas mengawasi Lo," ucap Aqeela menjelaskan.

"Kita harus waspada ke dia?" tanya Harry.

"Waspada harus, tapi kalau dugaan gue benar dia gak akan berbuat apapun. Karena yang turun lusa adalah Devon dan Matthew yang mengawasi dari balik layar," ucap Aqeela ia harus mencegah semuanya.

"Langkah kita apa?" tanya William.

"Fattah, Lo jaga Sixplay, tetap di depan panggung. Lo awasi sekitar panggung," ucap Aqeela.

"Oke, gue lakuiin," ucap Fattah setuju.

"William, tugas Lo awasi gedung pensi. Pas Lo tampil, Harry yang turun tangan. Ini Lo yang harus awasi," ucap Aqeela menunjukkan dua foto. Satu foto Devon satu lagi foto orang yang bikin Raisa lumpuh.

"Oke siap! Gue laksanakan," ucap William.

"Harry, kamu mengawasi cctv. Pakai sistem aku, itu lebih aman. Kamu udah tahu di mana tempat yang aman," ucap Aqeela.

"Oke, kode-kodenya?" tanya Harry.

"Seperti milik kamu, besok setelah kasus itu kita bahas tentang sistem aku," ucap Aqeela, Harry mengangguk.

"Kasus? Kasus apa?" tamya Mohan mereka tak tahu soal ini.

"Ini gue bisa tangani dengan Harry, besok akan ada kejadian heboh. Yang gue mau lo semua percaya sama gue besok," ucap Aqeela menatap mereka.

"Kita percaya, kalau gak. Kita gak mungkin sejauh ini," ucap Fattah diangguki yang lain.

"Lanjut, Raisa tugas Lo hanya tampil dan jangan menunjukkan kecurigaan. Gue minta Lo jangan keluar dari ruang ganti sebelum Lo tampil, gue akan ada di samping Lo selalu," ucap Aqeela.

"Oke, gue gak keberatan. Lo dan gue sama-sama bisa lindungi diri," ucap Raisa, Aqeela menggeleng.

"Gue butuh seseorang lagi, adik kamu Haruna," ucap Aqeela, ia sudah menghubungi Haruna tadi.

"Jangan Haruna, sorry Har, tapi gue gak percaya sama dia," ucap Mohan.

"Aku juga gak setuju, jangan sampai dia dibawa kembali ke Cassarius," ucap Harry.

"Tapi kenapa? Lo akan pisah dari Raisa? Jangan aneh lagi Qeel," ucap Fattah.

"Gue akan tampil, piano." Aqeela sebenarnya tidakbakan tampil tapi ia ada misi.

"Aqeela?" tanya Harry ia tahu Aqeela ada alasan.

Aqeela menatap Harry, menggeleng. " Nggak, Har ada yang harus aku lakukan," ucap Aqeela dalam hati.

Harry menggeleng, "Ini terlalu bahaya," ucapnya masih dalam hati, ia tahu arti tatapan Aqeela.

"Please." Tatapan Aqeela mengartikan itu.

"Aku butuh penjelasan," ucap Harry dengan tatapannya.

Aqeela mengangguk, ia memang tak bisa menyembunyikan apapun dari Harry.

"Lo berdua sampai kapan telepati?" tanya Mohan karena keduanya sejak tadi diam.

"Oke, kalau tidak Haruna. Bu Lena yang akan jaga Raisa pas gue tampil," ucap Aqeela, Vaughan bersaudara yang tahu lebih dari siapapun.

"Oke gue setuju," ucap Raisa.

"Terus tugas gue?" tanya Haruna yang baru sampai di sana.

"Tugas Lo jadi satpam," ucap Mohan dibalas tatapan tajam Haruna.

"Mo," ucap Raisa.

"Lo nyamar Run, mereka akan notice Lo. Tugas Lo sama dengan William, awasi keadaan gedung pensi. Pastikan tidak ada sabotase," ucap Aqeela, cukup dirinya korban sabotase.

"Oke, gue?" tanya Mohan.

"Itu Harry yang jelasin," ucap Aqeela.

"Gue akan memberi intruksi langsung pas di pensi langsung, Lo gak akan muncul melihat pensi. Lo harus bersembunyi di tempat yang disediakan. Kalau Lo keluar dari sana berarti Lo cari mati," ucap Harry menjelaskan.

"Ya, karena kemunculan Lo di pensi nanti itu yang mereka inginkan," ucap Aqeela diangguki Harry.

"Ada hal lain lagi?" tanya Fattah.

"Jangan sampai yang lain notice ini, takut mereka panik, Run gue mau Lo di titik tertentu pada saat intruksi gue. Will gua mau Lo pantau cctv sementara pas gue tampil," ucap Aqeela ia mengumumkan tidak akan tampil karena kemungkinan ada persabotasean dari Cantika lagi.

"Ada yang Lo curigai?" tanya Raisa heran.

"Sabotase gue, kemungkinan terjadi," ucap Aqeela membuat mereka terkejut.

"Sabotase apa?" tanya mereka bersamaan.

"Gue juga gak tahu, hanya memperkirakan. Itulah alasan gue mundur dari pensi, ada yang tidak suka sama gue. Gue buat mereka yakin kalau gue gak ikut pensi. Makanya gue gak latihan sama sekali," ucap Aqeela.

"Orang yang sama?" tanya Harry.

Aqeela mengangguk, "Besok adalah awal, mungkin kita bisa menangkapnya. Tapi orang itu terlalu obsesif, dia pasti melakukan lagi," ucap Aqeela.

"Maksud Lo berdua gimana?" tanya William tidak paham.

"Besok akan terjadi sesuatu yang besar, dan orang yang sama kemungkinan akan sabotase penampilan gue di pensi. Itu kenapa gue bilang ke semua orang gue mengundurkan diri dari pensi," jawab Aqeela.

"Sabotase? Siapa yang ngelakuin ini?" tanya Mohan.

"Apa Lo punya musuh? Anak Tirta?" tanya Fattah.

"Orang yang suka Harry, dan tidak suka kedekatan gue dengan dia, dia akan buat citra gue buruk," jawab Aqeela.

"Jangan bilang orang yang gue pikirin?" tanya William, hanya satu orang yang suka sama Harry dan tidak suka Aqeela.

"Nyatanya emang dia," ucap Aqeela.

"Siapa?" tanya Raisa.

"Lihat besok, Lo akan tahu sendiri," ucap Aqeela.

Hatebook sebentar lagi, tunggu aja aksi mereka.

Kalau bisa nulis sebab lagi buat stok, nanti up. Stok 43 soalnya

Continue Reading

You'll Also Like

Leonard By NkmhnoerH

Teen Fiction

395K 33.8K 47
Raka, laki-laki desa, hidup sederhana, pelarian utamanya cuma membaca novel. Dunia nyata terasa sempit, dunia fiksi terasa lebih masuk akal. Suatu ma...
4.9K 423 17
Fattah Syach. Di mata Aqeela, Fattah adalah labirin dingin yang hanya bisa ia pecahkan dengan kehangatan. Aqeela adalah satu-satunya perempuan yang d...
25K 1.3K 35
Jauh dari rumah, dekat dengan drama! Aqeela Calista, cewek ceria yang doyan ngemil dan suka drama Korea, harus pindah ke kota lain demi sekolah impia...
AQEELA [END] By jaesakim

Mystery / Thriller

32.9K 1.3K 43
Sekolah elit itu menyimpan rahasia. Dan Aqeela baru saja membuka pintu pertama. Suara langkah di lorong kosong, kamar asrama yang tak pernah boleh di...
Wattpad App - Unlock exclusive features