TNF (Drop)

By Huang_Wu

58.6K 5.4K 236

berawal dari sebuah tempat pelatihan tentara bayaran yang berkedok sebagai panti asuhan mereka bertemu dilati... More

1
2
3
4
5
7
8
9
10
11
12
13
14
15
istirahat
16
17
18
19
Announcement

6

3.1K 293 9
By Huang_Wu

Panti asuhan

Biasa kalian lihat di atas, panti tersebut berdiri dari tiga bangunan. Luas dan mewah bukan? Sangat tidak cocok untuk bangunan panti asuhan.

Kamp 1

Di kamp 1 khusus anak anak yang mana mereka dirawat dengan sangat baik. Alasannya karena para pengadopsi di panti itu rata rata adalah orang yang memiliki kuasa, atau bisa kita sebut dengan orang kaya.

Tentu saja para orang kaya menginginkan anak yang pintar agar bisa membantu bisnis mereka suatu saat nanti. Maka dari itu di kamp 1 ini anak anak memiliki jadwal belajar yang lebih padat

Kamp 2

Di kamp 2 berisi para remaja yang mulai di kenalkan dengan berbagai jenis senjata, dan mulai di ajarkan membuat strategi yang bagus.

Jadwal di kamp 2 terbagi menjadi dua, yang pertama jadwal pagi ada pembelajaran seperti biasa,lalu jadwal malam mereka akan di latih mengunakan senjata kelas bawah.

Ada hukuman yang akan di terima jika mereka gagal dalam latihan salah satunya hukuman cambuk,tapi jika kesalahan yang mereka lakukan fatal maka mereka akan di di kurung dalam sebuah ruangan kosong di tengah hutan dan hanya di beri makan 1 kali sehari.

Kejam bukan?

Di kamp 3

Jika kalian pikir kamp 3 semuanya berisi anak anak panti maka kalian salah,kamp 3 ada yang dari luar panti. Mau itu sengaja di culik oleh pihak panti atau di jual oleh orang tuanya ke panti tersebut.

Mereka yang menjual anaknya ke panti tersebut adalah orang yang memiliki hutang dengan pemilik panti dan tidak bisa membayar.

Itulah kenapa di kamp 3 umur mereka beragam,lalu jika kalian bertanya kemana anak anak dari kamp 2 di tempatkan? Maka jawabannya mereka langsung di berikan misi sebagai tentara bayaran.

Bukankah terlalu dini untuk menjalani misi? Tapi apa perduli si pemilik panti mau misi itu berhasil atau tidak,si pemilik panti tetap mendapatkan uang.

Jika ada yang selamat dari misi maka akan masuk di kamp 3,rata rata misi selalu gagal tapi ada satu orang yang berhasil selamat dalam misi tersebut dan orang itu adalah Souta.

Hanya Souta yang berasal dari panti tersebut selebihnya adalah orang luar panti, sebagian besar mereka di culik oleh pihak panti.

Bukankah tidak masuk akal...,anak panti yang asli sengaja di singkirkan tapi mereka menculik orang?

Itulah pertanyaan yang selalu Rion pikiran di dalam otaknya.

.
.
.

Siang ini semua orang di kamp 3 sedang melakukan jadwalnya masing masing, di sisi Mako dan Riji mereka sedang mengendap-endap ke gudang.

Souta dan Mia berjaga di masing masing belokan gudang.

'kakak udah masuk gudang?' tanya Mia

'iya ini udah di dalam gudang' Mako menjawab

Setelahnya radio kembali sunyi, di dalam gudang Riji dan Mako mencari lubang yang jaki maksud.

Mereka berdua mencari di setiap sudut gudang.

"Eh ko ini lubangnya!" Riji berbisik sedikit keras

"Mana?!" Mako langsung menghampiri Riji

"Kita bongkar aja langsung" Mako menarik kayu sirap yang menghalagi

Riji juga membantu

Kriekk

Krekk

Setelah berhasil membongkar lantai,ada sebuah kayu jati yang memiliki pegangan tali untuk membuka.

Riji dan Mako saling lirik dan tersenyum puas, mereka langsung menarik tali itu lalu terlihat sebuah lubang gelap di bawah sana.

"Lu duluan" Riji dengan tega mendorong Mako yang berkahir jatuh ke dalam lubang, beruntung Mako memiliki refleksi yang cepat dia langsung berpegang kepada tangga yang menempel.

"Riji sialan!" Mako mengumpat tertahan

Di atas Riji menahan tawanya "ayo cepetan turun"

Mako tetap turun walupun mulutnya sibuk mengumpati Riji.

Hap

Mereka sampai di dasar, terlihat sebuah lorong panjang yang cukup gelap

Picture from pinterest

"Gelap juga yaa.." Mako mengamati sekitar

"Kenapa? Takut lo?" Riji bertanya dengan nada mengejek

"Dih, ya kali gue takut" Mako melirik tidak terima

"Alah bilang aja lo takut kan"

"Enggak ya sat!"

"Loh kok ngamok?"

"Mending lo diem!"

Riji tertawa senang karena berhasil menjahili Mako.

Mereka berjalan cukup lama hingga akhirnya sampai di sebuah pintu yang mirip seperti pintu garasi.

"Ini bukannya gimana ya?" Riji mengamati pintu garasi otomatis di depannya

Riji meraba dinding, tangan nya berhenti di sebuah dinding yang sedikit lebih tinggi dan memancarkan cahaya hijau kecil.

"Emm mungkin pakek kartu"

"Kartu?" Mako menatap Riji bingung

"Liat ini, cahaya hijau gini biasanya untuk scan sesuatu. Jadi kemungkinan besar kuncinya itu semacam kartu." Riji

"Bisa jadi sih.." Mako mengangguk

Saat dua orang itu sedang berpikir bagaimana caranya membuka garansi tersebut tiba-tiba suara Souta terdengar di radio.

'ada dua penjaga mengarah ke gudang mereka sepertinya bakalan masuk gudang jadi kalian siap siap' Souta

Riji dan Mako langsung saling tatap mencari tempat sembunyi di lorong tersebut.

Mereka mencari sela sela dinding yang sekiranya bisa mereka jadikan tempat sembunyi.

Setelah menemukan sela dinding yang cukup keduanya langsung buru buru bersembunyi, karena sudah terdengar suara langkah kaki yang menuruni tangga.

Tap

Tap

Tap

Dua orang penjaga turun dengan tergesa gesa, mereka seperti mengetahui ada yang masuk.

"Cari sampai ketemu!"

Riji dan Mako saling memberikan kode untuk menyerang dari belakang.

Satu penjaga melewati tempat Mako, langsung di berikan pitingan kepala oleh Mako.

Satu lagi menoleh ke belakang ingin menerjang Mako tapi langsung di tendang oleh Riji tepat di kepala.

Riji langsung menduduki penjaga yang sedang tengkurap dan langsung

Krak

Riji dan Mako memutar leher dua penjaga itu ke arah sebaliknya,dua penjaga tersebut langsung meregang nyawa.

Keduanya menggeledah setiap kantong di baju penjaga tersebut mencari sesuatu yang berguna.

"Gue nemu ini!" Mako menunjukkan sebuah kartu seukuran kartu indentitas tapi itu berisi barcode.

"Good, mungkin itu kunci untuk buka gerbang garasi itu!" Riji tersenyum puas

Mayat dua penjaga itu di sembunyikan di tempat mereka tadi sembunyi.

Keduanya berlari menuju gerbang,setelah sampai Mako langsung menempelkan kartu ke dinding yang memancarkan cahaya.

Grkkk

Pintu garasi terbuka menampilkan hutan yang lebat,Mako dan Riji melompat senang akhirnya mereka bisa bebas!.

'misi selesai!" Riji menghubungi radio

'cakep!" Rion membalas

'cepetan keluar kak Mia sama Souta udah mau selesai bersih bersihnya' Mia memberitahu

'siap!" Mako

Riji dan Mako menutup kembali pintu garasi, keduanya kembali berlari agar cepat sampai ke tempat tangga.

Tapi Riji tiba-tiba berhenti karena matanya menangkap sebuah cahaya kecil dari dinding.

"Ji ayoo!!" Mako berbalik ke belakang melihat Riji yang berhenti

"Eh sini dulu.."

Dengan kesal Mako menghampiri Riji "apa sih?!"

"Lo liat cahaya kecil itu?" Mako mengikuti arah jari Mako menunjuk

"Eh kok ada cahayanya?"

"Coba lo tempelin lagi kartu nya ke dinding itu" Riji menatap Mako serius

"Aman kah kalo kita buka?" Mako ragu

"Coba aja dulu"

"Tapi kalo ternyata pas dibuka ruang penjaga mati kita ji!!"

"Gak mungkin, udah tempelin sana"

Dengan ragu Mako menempelkan kartu tadi ke dinding dan dengan tiba tiba dinding tersebut terbelah menjadi dua.

Mako dan Riji menatap tidak percaya apa yang mereka dapati di balik dinding tersebut.

Ruangan tersebut berisi berbagai jenis mobil yang harganya tentu saja mahal.

"Ko...ini.." Riji tidak bisa menyelesaikan perkataannya

"Kita bisa kabur pakek ini..." Mako berbicara dengan tatapan terpana

"Ada cctv gak?" Riji menatap seluruh penjuru

"Kayaknya sih gak ada.." Mako juga meneliti seluruh ruangan

"Mau masuk kah?" Riji melirik Mako

"Tanya yang lain dulu coba" Mako tidak ingin mengambil resiko

Jika mereka main masuk sembarangan, ternyata ada kamera tersembunyi bisa hancur rencana yang sudah mereka rencanakan bertahun tahun.

' Riji ke radio, ada yang bisa hack cctv?'

'aku' jaki menjawab

'bisa cariin yang ruangannya banyak mobil?'

'banyak mobil?, kayaknya aku tau deh sebentar' jaki di seberang mengutak-atik laptopnya

'kalian dimana?' tanya Caine

'kita masih di bawah, kita ketemu ruangan yang isinya mobil semua' Mako menjawab

'what?!! Mobil?!' krow terkejut

'iya, mobil sport semua' berganti Riji yang menjawab

'wihh mayan tuh buat kita kabur' key

'tapi cek dulu siapa tau ada pelacak nya' gin memperingati

'siap!, jadi jaki gimana?' Mako

'udah ketemu dan udah aku hack juga kalian bisa masuk'

'okeh makasih jaki' Riji tersenyum lebar

"Yok gass, lo cari kunci gue cek mobilnya" Riji membagi tugas

Mako mencari ke setiap sudut mungkin saja kuncinya ada di tempat tersembunyi, sedangkan Riji mengecek beberapa mobil yang mungkin akan di pakai untuk kabur.

Setelah beberapa menit Riji selesai total ada 5 mobil sport dan satu duksta.

"Mobil apa aja ji!" Mako teriak

"Lima gt 8 sama duksta"

Mako langsung memilih kuncinya dan langsung mengantongi kunci tersebut.

"Ayok balik!" Mako sedikit berlari di ikuti Riji di belakang

Pintu Ruangan kembali menutup.














Huang Wu

Continue Reading

You'll Also Like

20.7K 1.5K 19
DISCLAIMER ❗ -100% fiksi -tidak ada kaitannya dengan ooc/ic member tnf/tnmc -banyak kesalahan kata .. Disini aku bikin ceritanya waktu TNF di kota T...
88.1K 7.1K 28
❗Disclaimer❗ Menceritakan tentang kehidupan Gin geheboi, sebagai seorang anak sulung dari sebuah keluarga mafia. ⚠️ Angst area ⚠️ Semuanya hanya fik...
28.2K 1.9K 17
Seorang gadis biasa yang jatuh cinta dengan seorang pemimpin mafia dan harus terjerumus ke dalam dunia kriminal demi mengejar cintanya. Rion Kenzo X...
66.6K 6.7K 25
𓂂 ⌜ ♡ ˖ Berjuang sampai akhir untuk disisi mereka. ㅤㅤㅤ౨ৎ ֺ ׅ ✁ 𓂂 ⌜ ♡ ˖ ▷ ㅤㅤㅤKembali nya TNF adalah sebuah ㅤㅤㅤpenantian ya...
Wattpad App - Unlock exclusive features