The Never Ending Reincarnation

By RielSunset16

21K 2.3K 380

UDAH END BUKAN BERARTI KAGAK MINTA VOTE!!!! "Aku memberimu berkat hidup abadi. Bukan umur panjang dimana kau... More

Prolog
01
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
QnA
13
14 (END)
Season 2 (Prolog)
S2: 1
S2: 2
S2: 3
S2: 4
S2: 5
Special Story
S2: 6
S2: 7
ANNOUNCEMENT
S2: 8
S2: 9
S2: 10
S2: 11
S2: 12 (END)
Promo Dulu Dong

02

1.9K 222 25
By RielSunset16

"Aku akan selalu mengingatmu di kehidupan manapun itu."

Flashback on.

Lari, hanya hal itu yang berada di pikiran Boboiboy. Sosok Reverse mengikutinya seraya sesekali melemparkan pisau ke arah pengejarnya. Keduanya kelelahan dan mereka tahu hal itu. Jika pengejar mereka mengirim bala bantuan maka bisa dipastikan mereka akan mati saat itu juga.

"Boboiboy, aku kehabisan pisau."

"Kita harus bersembunyi."

Reverse menarik Boboiboy ke sebuah gua yang tersembunyi tanaman rambat. Boboiboy bahkan tak menyadari keberadaan gua kecil itu.

"Cari mereka! Kita harus pastikan pengkhianat itu tertangkap." suara dingin Kapten Kaizo terdengar oleh Boboiboy yang begitu takut.

Usai seluruh pasukan berpencar. Kapten Kaizo melirik ke arah gua yang tertutup oleh tanaman merambat.

"Tadinya aku ingin menangkap kalian berdua dan menyerahkannya pada TAPOPS. Tapi, sepertinya akan lebih baik jika aku langsung membunuh kalian. Karena kalianlah Fang mati."

Kapten Kaizo menarik pedangnya kemudian berjalan ke gua kecil itu dengan langkah tegas dan mantap. Tubuh Boboiboy semakin bergetar hebat. Dia bukannya takut mati. Ayolah, dia sudah mati berkali-kali. Tetapi, penyesalan akibat kematian Fang yang melindunginya membuatnya tak bisa bergerak.

"Boboiboy, larilah. Aku akan mengalihkan perhatiannya. Larilah sekencang yang kau bisa."

Ucapan Reverse membuat Boboiboy melotot horor ke arah Reverse yang tersenyum lembut menatapnya. Kata-kata dan senyuman Reverse sangat mirip dengan Fang beberapa saat sebelum ia meninggal.

"Jangan, kau harus hidup. Aku tidak bisa bertahan kalau kau tidak ada." Boboiboy ingin berkata begitu, tetapi suaranya tak mau keluar. Begitu pula dengan tubuhnya yang tak mau bergerak.

Reverse keluar dari persembunyian mereka dan menatap Kapten Kaizo dingin. Di tangannya terdapat belati yang sengaja disimpannya untuk keadaan darurat.

"Asal kau tahu. Fang bukan mati karena kami. Dia mati karena organisasi yang kau dukung."

Reverse berlari ke arah Kapten Kaizo. Meski sudah tiga hari tidak makan, kelincahan dan kecepatan Reverse tak berkurang sedikitpun. Dia mengayunkan belatinya secara horizontal dan ditahan dengan pedang Kapten Kaizo yang menebas secara diagonal.

Reverse melompat dan menendang pedang Kapten Kaizo hingga terlempar jauh. Kapten Kaizo segera membentuk pedang tenaga dari kekuatannya. Tak selesai dengan serangan sebelumnya Reverse segera menyerang pergelangan tangan Kapten Kaizo dengan kecepatan tak masuk akal.

Bahkan Kapten Kaizo yang terkenal akan kemampuan berpedangnya kalah telak saat dihadapkan dengan Reverse. Dengan pergelangan tangan yang terluka tidak mungkin dia mengayunkan pedang. Karena itu ia menggunakan tangan yang satunya lagi. Meski pastinya gerakannya tidak sesempurna saat menggunakan tangan kanan.

Melihat Kapten Kaizo menggunakan tangan kirinya Reverse segera menusuk perut Kapten Kaizo kemudian dilanjutkan dengan menendang pedang Kapten Kaizo lagi. Reverse menggunakan pedang pertama yang ditendangnya tadi.

Akan tetapi Reverse sedikit lengah sehingga Kapten Kaizo berhasil melayangkan sebuah pukulan di perutnya hingga bibirnya mengeluarkan darah akibat menggigit bibirnya menahan sakit.

Reverse mengusap darah dari sudut bibirnya sebelum kembali menyerang. Kali ini dia mengincar leher Kapten Kaizo berniat membunuhnya. Mengetahui hal itu, Kapten Kaizo menghindar dengan menunduk dan berguling ke belakang.

Pedang itu hanya mengenai rambut itik Kapten Kaizo. Sadar bahwa ia tak bisa menang, Kapten Kaizo melirik ke arah Boboiboy yang terdiam kaku. Menyadari arah pandangan Kapten Kaizo, Reverse segera berlari melindungi Boboiboy. Dan Reverse berhasil melindungi Boboiboy dari tusukan pedang Kapten Kaizo.

Meski dia harus terkena tusukan pedang itu tepat di dadanya.

Darah terciprat ke wajah Boboiboy yang telah dihiasi air mata. Kejadian ini begitu mirip. Saat Reverse tersenyum dengan darah yang mengalir dari sudut bibirnya begitu mirip dengan Fang yang juga mati ditusuk pedang oleh kakaknya.

"Jangan menangis, dan bisakah kau tidak melihatku sebagai Fang. Tolong lihat aku sebagai Reverse sisi lainmu yang dengan bodohnya jatuh cinta padamu."

Reverse mengelus lembut pipi tirus Boboiboy yang telah dibanjiri air mata dan darah. Kapten Kaizo terdiam melihat kembali adegan yang sama dengan kematian adiknya. Hanya saja orang yang dibunuhnya berbeda.

"Aku akan selalu mengingatmu, di kehidupan manapun itu. Karena itu, maukah kau menungguku?"

Boboiboy hanya bisa mengangguk lemah. Ia balas mengelus wajah pucat Reverse kemudian mencium bibirnya lembut. Kali ini ia tidak melihat Fang sebagai sosok yang diciumnya. Melainkan Reverse, sisi lainnya yang dengan bodohnya mencintai dirinya yang mencintai Fang.

Flashback off.

(Maafkan aku kalau pertarungannya kagak epik. Aku belum pernah ngeliat orang berantem secara live. Lagian genrenya bukan action jadi jangan berharap banyak.)

Boboiboy masih menangis meski hanya sesegukan. Dia agak kesal disaat ia mulai membuka pintu hatinya untuk Reverse. Si sialan ini malah melupakannya. Tapi, dia tak mungkin menyalahkan Reverse mengingat ia kembali ke masa lalu. Mana mungkin Reverse mengingat perang mengerikan itu.

"Ada yang ingin kubicarakan."

"Tentang?"

"Aku,"

"Aku?"

"Boboiboy! Reverse! Ayo makan, Nak!" teriakan Mara menghentikan niat Boboiboy yang ingin menceritakan tentang masa lalunya atau mungkin masa depan? Entahlah aku bingung.

"Aku akan ceritakan nanti. Dan tolong panggil aku Boboiboy. Jangan Tuan. Aku membencinya."

"Baik?" Reverse hanya mengiyakan dan mengikuti Boboiboy yang pergi mencuci wajahnya yang penuh air mata sebelum pergi ke ruang makan. Dia akan menunggu bahkan sampai kapanpun itu.

Sesampainya di ruang makan, Boboiboy menyapa kedua orang tuanya dan duduk menyantap makanan di meja. Begitu pula dengan Reverse yang hanya diam. Yah, dia memang benar-benar kebalikan Boboiboy.

Usai makan, kedua orang tua Boboiboy pergi bekerja meski saat ini sekolah tengah libur. Terdapat sedikit rasa kecewa di benak Boboiboy saat melihat kedua orang tuanya pergi.

"Kau berhutang penjelasan kepadaku."

Boboiboy sampai lupa dengan keberadaan Reverse yang selalu diam. Untungnya, Reverse tidak sediam itu saat bersama Boboiboy.

"Ah, baiklah. Aku akan menjelaskannya. Tapi, aku mohon jangan menganggapku aneh ataupun menertawakanku. Kupukul kau nanti."

"Oke. Sekarang jelaskan."

"Sebenarnya," sengaja sekali Boboiboy menjeda kata-katanya untuk mendramatisir suasana.

"Cepatlah, Boboiboy bin Amato," ujar Reverse penuh penekanan

"Sebenarnya aku berasal dari masa depan!"

Vote dan komennya jangan lupa!!! Aku sayang kalian. <3

Continue Reading

You'll Also Like

3.5K 396 10
Warning!! ini book terjemahan, jadi ini bukan book original saya! Kozume Kenma seorang pro-gamer bertemu dengan seorang player pemula bernama Hinata...
7.1K 611 6
Wind Breaker milik Nii Satoru Cuma berisi Oneshoot/Drabble Sakura Haruka dengan haremnya Jika tidak suka, silakan tinggalkan book ini. NO NSFW NO 18+
9.4K 1.7K 40
Midoriya Izuku, seorang remaja yang memiliki tekad yang kuat. walau ia bukan seorang tentara, tidak memiliki quirk, bukan seorang villain, ataupun se...
180K 8.8K 29
Cerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yang diselingkuhi. Perempuan ini merasa tidak ada Laki-Laki diDunia ini yang Tulus dan benar-benar...