waktu itu

1 0 0
                                        

Apa sesulit itu untuk menyayangiku?

Jika memang sulit tak perlu kau sayangi, cukup berbaik saja padaku, aku sudah cukup bahagia.

Aku bukan lah orang dengan berjuta kelebihan yang dapat orang tua banggakan. Aku hanya secuil kuku yang terbuang dan tak berharga, untuk apa kau iri denganku? Hingga kau kibarkan bendera perang padaku.

Aku lelah selalu mengalah, tapi aku tak dapat menyuarakan apa yang aku inginkan.

Puzzle takdir ku terlalu rumit untuk ku susun, aku hanya mengikuti arus yang sudah terjadi. Mensyukuri hari kemaren, menjalani hari ini dan berdoa untuk hari esok.

Entah apa semangat yang dapat ku utarakan untuk hidupku yang tak tau sampai kapan.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 16, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

just writeWhere stories live. Discover now