Siang terik di tengah kota jakarta adalah salah satu bentuk kesibukan ibukota tak hanya orang kantor bahkan seorang kuli bangunan dan pekerja kasar pun sibuk melayani kesibukan dunia
"Blok M,Blok M,Blok M langsung jalan ayo buk langsung!!"- teriakan seorang remaja yang baru saja beranjak dari umur 16 menuju 17 tahun
"Ehhh rom ayo kita jalan"- Sang sopir meneriakan Rommy untuk segera naik ke metromini dan melanjutkan keterminal selanjutnya. tak lama metromini tua itupun berjalan melewati hiruk pikuk kota jakarta yang sangat padat!ya kala itu angkutan kota yang paling efesien adalah metromini,kopaja,angkot,bajaj dan tukang ojek pangkalan untuk membelah kemacetan karena kepadatan lalulintas akibat banjirnya pengguna kendaraan pribadi.
Ditengah perjalanan Rommy sang remaja tanggung itupun selalu tak pernah lupa untuk meminta ongkos dari semua penumpang
"ongkosnya pak,Ongkosnya buk"-teriakan yang sangat akrab bagi pengguna metromini dan kopaja
"Blok M,Blok M ayo Blok M"-teriakan seorang kondektur bis yang selalu kita dengar bahkan jika suara itu hilang seolah kesibukan dunia itu kurang lengkap rasanya,ya Rommy tak pernah lelah meneriakan kata itu karena menurutnya semakin banyak penumpang maka akan semakin cepat ia beristirahat,Metromini yang sedang digunakan oleh sang sopir dan Rommy itu milik salah satu juragan metro mini di jakarta dan untuk mengendarai metromini ini mereka terlebih dahulu harus bernegoisasi setoran untuk sang pemilik karena setiap angkutan dikota ini jarang sekali milik pribadi apalagi sejenis metromini dan kopaja jadi semakin cepat ia mendapatkan uang maka semakin cepat pula ia akan beristirahat.
"Permisi bapak bapak ibu ibu kakak dan abang semuanya maaf mengganggu perjalanan kalian bukan bermaksud mengganggu hanya berniat mencari sesuap nasi dan seteguk air"- Sang pengamen,jika kalian pernah menaiki salah satu angkutan pasti kalian akrab dengan suara mereka
jrang jreng jrang jreng suara gitar yang tak lebih besar dari suara sang pengamen terkadang memecah suasana yang awalnya letih karena bekerja akhirnya sedikit ceria karena terkadang ada beberapa pengamen kreatif memparodikan lagu lagu pop indonesia dengan lirik yang nyeleneh, ya!itulah uniknya pengamen kita. tapi tetap saja terkadang ada beberapa orang tak menyukai mereka karena berpikir mereka hanyalah sampah belaka,harus diakui memang beberapa waktu terakhir banyak sekali pengamen yang entah mereka memang berniat membuat onar atau hanya sebatas oknum yang ingin mencari keributan di angkutan kota tapi itulah jejak hitam putih para pengamen selalu ada pandangan beberapa sisi.
Tekkkk tekkkkk tekkkkk tekkkk!! suara khas dari jendela kecil dipintu yang dipukul dengan uang receh. "Kiriiii banggg kosong"- teriak Rommy karena ada beberapa calon penumpang yang melambaikan tangan memberhentikan mereka. "Yooo lanjut pirrrr"- sang metromini tua itu melaju dengan liuk liuk memecah kemacetan dan kadang metromini tua itulah yang menjadi biang kemacetan di ibukota.
"Sampeeee ayooo akhir pak buk"- himbauan dari sang kondektur jikalau perjalanan telah sampai di terminal Blok M dan sembari kembali memukul uang koin ke jendela pintu tersebut.
"Rom,makan dulu lah kita! dari tadi panas amat jadi lapar gua"- Sang supir!
"iye bang ayo dah dari tadi perut Rommy cacingnye udeh pada glayutan"- canda kecil Rommy yang sejak pagi tadi tak ikut sarapan akhirnya kelaparan
Rommy tak pernah sarapan pagi ketika pergi kerja karena ia punya sedikit masalah diperutnya jikalau ia sarapan pagi makan setiap beberapa jam kadang ia harus berkelahi dengan pintu WC umum karena ketika perutnya bergejolak maka ia harus berlarian ke WC umum terminal dan segera melakukan ritual Jongkok untuk meditasi sesaat!
"Mau lauk apa Romm?bang oji?"-Tanya dari mba Rini sang maestro warteg
Sang sopir namanya adalah oji,Fahrurozi namanya hanya saja lebih akrab dipanggil oji.
"Lu mau apa romm?"-tanya sang sopir
"Apa aja dah bang penting makan"- Rommy tak pernah memilih untuk alasan makan menurutnya itu rezeky yang tidak boleh ditolak atau terlewatkan
"Samain aja dah mbak, ikan lele 2 sama sayur asem kalo ada mah"-sang sopir sudah terlalu lapar dan tak sabar untuk makan siang.
"Minumnya apa bang?Samain aja?"-ujar sang maestro warteg
" Gak dah gua es teh aja,panas banget soalnye!"-
"Romm kamu apa?"-tanya sang maestro warteg pada rommy
"Kopi aja mbak biar ga ngantuk"-rommymenjawab karena kebetulan seringkali ketika rommy selesai makan kantuknya sering kali muncul dan itu sangat mengganggu
VOCÊ ESTÁ LENDO
Rumah
AventuraKetika orang nun jauh disana ingin sekali pulang dan segera memeluk erat keluarganya tapi tidak untuk laki-laki seperti Rommy sejak kecil ia tak punya rumah yang ia tuju untuk pulang bertemu saudara bertemu ayah bertemu ibunya tumbuh dipanti asuhan...
