1️⃣🐨

11.4K 678 49
                                        

                                        ❤️❤️❤️

Annyeonghaseyo Yeoreobun🤗

Sebelum mulai Aku mau bilang kalau ini cerita pertamaku yang bergenre Bxb yang baru aku buat. Kalau ada kesalahan dalam kata-kata mohon saran dan kritiknya yang baik😊.

Oh ya satu lagi, Disclaimer cerita ini dalam percakapannya bakal ada kata-kata baku/nonbaku yang bercampur! 

*Selamat membaca😊*

.
.
.
.
.
.
.
.
.

Digelapnya gulita malam terdapat jalanan yang nampak sepi dan sunyi. Toko toko didaerah sana juga tutup Dan hanya menyisakan sebuah toko mainan anak kecil. Rumor para warga yang tinggal didaerah sana bahwa sedang maraknya perkelahian antar gangster satu sama lain pada saat malam hari, Membuat para penjual ataupun para warga disana tidak berani keluar.

Bukannya karena tidak berani untuk melawan bersama. Atau bahkan jika para warga ingin menghentikan mereka yang ada hanya para korban bertambah yang sudah dipastikan para warga itu sendiri Karena sebelumnya mereka sudah pernah mencoba nya.

Terkecuali untuk lelaki manis yang hanya berjalan sendiri ditrotoar itu. Sesekali ia terkikik gemas  melihat boneka yang baru saja ia beli. Pemuda manis itu bahkan tidak menyadari bahaya apa yang mungkin akan dia hadapi kedepannya. Sepertinya pemuda manis itu bukan dari tempat tinggal daerah itu. terlihat sekali dari cara pakaian nya yang seperti kalangan atas sedangkan tempat yang sekarang ia ditempuhi hanya untuk kalangan rendah ataupun rata-rata.

Lelaki manis itu adalah junkyu. Junkyu yang bahkan tidak pernah keluar sendiri diluar.
Alasannya bisa sendiri karna ia kabur dari rumahnya untuk membeli boneka koala terbaru.
Ia ingin membeli langsung boneka itu namun sang daddy tidak mengizinkan. Dari dulu ia hanya bisa terima beres tanpa bisa memilih.

Junkyu spontan berhenti dipersimpangan belokan gang sempit karena mendengar suara benturan yang keras, cukup membuatnya terjerangkat kaget. Awalnya ia merasa takut tapi Karna terlalu penasaran ia memberanikan dirinya untuk melihat. Dan betapa terkejutnya ketika ia melihat segerombolan orang sedang menghajar satu sama lain.  Terutama seorang pria berwajah Tampan dengan mata tajamnya, dengan cekatan Ia menghabisi 3 orang sekaligus.

Ingin sekali junkyu kabur darisana sekarang juga tapi kakinya tidak mau diajak kompromi. Bahkan kakinya bergetar hebat.  Junkyu sangat takut, yang bisa ia lakukan hanya menyebutkan beberapa kali nama daddynya.

perlahan junkyu memberanikan dirinya untuk mundur secara hati-hati takut jika boss gangster itu mengetahuinya. Junkyu berkali kali melihat sekelilingnya takut jika ada seseorang.

Saat memundurkan langkah, ia tak tahu jika dibelakangnya ada sebuah kaleng bekas dan meninjaknya hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras.

Jantung junkyu serasa dipompa Deras. Rasa takut semakin bergelana didirinya. Junkyu mencoba menenangkan dirinya agar sedikit tenang. Ia kembali memastikan para Gangster itu. Nampaknya mereka tak terlalu menanggapi Sangking terlalu fokus akan pertempuran didepannya. Dirasa aman  junkyu dengan cepat berlari kearah gerbang perbatasan.

Sebenarnya cukup dekat tempat daerah antara kalangan rendah dan tinggi. Cuman tempat mereka hanya dibatasi dengan gerbang besar yang pastinya dari kalangan atas.  Kalangan atas juga dibagi menjadi dua yaitu kalangan distrik A dan distrik B. Kalangan A cukup jauh dari kalangan B karena tidak mau terjadi persaingan diantara kalangan teratas. Untungnya ada kalangan distrik  C yang menyeimbangkan daerah mereka ditengah tengah wilayah. Dan junkyu termasuk kalangan A.











[Didn't Know?]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang