matahari pagi sudah menembus kamar seorang gadis cantik bernama adilla rahayu
"eughhhhh" erang seorang wanita yang berada di balik selimut
wanita itu bangkit dari kasur nya menuju kamar mandi
jam menujuk kan pukul 6:30, adilla pun sudah siap dengan seragam sekolah nya
masih sangat pagi untuk berangkat kesekolah dilla pun memutuskan untuk membuat sarapan terlebih dahulu
sudah terbiasa bagi dilla membuat sarapan sendiri dan mengurus diri nya sendiri.
sebab setelah orang tua nya meninggal tidak satu pun paman atau bibi nya memperdulikan dia
berat sangat berat menjalankan hidup sendirian dilla tapi dilla tidak mempunyai pilihan lain
kini dilla sudah siap dengan sepotong roti selai kacang kesukaan nya dan satu gelas susu almond
"dulu bunda selalu bikinin dilla roti selai kacang setiap pagi, tapi sekarang dilla harus membuat nya sendiri bun," dilla berbicara dengan foto bunda nya yang terletak di dinding
"dilla kesepian banget di rumah sendirian kadang dilla gak bisa tidur" ucap nya sembari mengelap air mata yang entah sejak kapan mengalir begitu saja
jam sudah menunjuk kan pukul 6:50 dan dilla pun segera berangkat ke sekolah
skip sekolah_
"dill ke kantin yuk" ajak maya
maya salah satu orang yang bisa berkomunikasi baik dengan dilla pasal nya dia dan maya sudah berteman sejak kecil
"duluan aja may, gua titip susu almond aja ya" ucap dilla sembari merogoh dompet memberi kan uang ke maya
"yaudah gua duluan yah,bentar aja kok" maya pun langsung bergegas ke kantin meninggalkan dilla di kelas
dilla kembali menenggelam kan kepala nya ke meja
hampir setiap hari dilla memang seperti ini
jarang sekali jika istirahat dia pergi ke kantin
ia sangat tidak suka dengan keramaian
setiap hari dia hanya menitip sesuatu ke maya
disaat dilla hampir memejamkan mata nya tiba tiba ada seorang yang mendekat ke arah nya
"hahaha ada cewek sok kalem ni guys enak nya di apain ya" terdengar suara seorang wanita yg berjalan ke arah dilla
wanita itu adalah siska, wanita yang sangat tidak menyukai dilla, dan bahkan dilla tidak tau apa sebab nya
dilla hanya diam memilih untuk tidak meladeni perempuan yang sedang ada di hadapan nya ini
dan dilla segera bangkit dari kursi nya untuk menghindari siska
tapi dengan cepat siska menarik rambut dilla
"awww" erang dilla
"ini balasan karna lo sok kalem dan sok cantik disini" balas siska
"gua gak pernah punya masalah sama lo dan gua harap lo gak ngusik hidup gua,dan satu lagi gua harus kaya lo gitu yang sana sini kecentilan " ucap dilla lantang dgn menghempas tangan siska
siska yang mendengar itu langsung emosi dan menghentak kan kaki nya
" awas aja lu adilla rahayu" ucap siska pelan dan langsung mengajak geng nya keluar dari kelas
YOU ARE READING
adilla rahayu (end)
Teen Fictionlu bohongin gua? yakk taehyung gua sibuk dan lu buang" waktu gua tau gak" jawab dilla dan langsung menuju pintu keluar sial nya pintu tersebut terkunci, dilla berbalik badan dan melihat taehyung menunjuk kan kunci itu ada di tangan nya " tae buka cp...
