(Suasana kelas yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar)
Tiba tiba...
"KRKK KRKK...Panggilan kepada haru kelas 7A, harap menuju meja piket segera! Terimakasih"
Suasana kelas 7A berubah...nanyak bisikan diskriminasi yang tertuju pada haru
"Si haru dipanggil lagi njir"
"Alah paling dapet penghargaan juara lagi"
"Tukang serobot, segala harus ada di kelas ini"
"Ssstt..Nanti dia denger loh, Hahaha"
>> Haru selalu disebut tukang serobot oleh temannya, karena selalu dia yg menjadi juara dalam berbagai lomba, Haru anak yg pintar dan rajin, namun karena sering di diskriminasi oleh temannya, dia kehilangan niat untuk akrab dan berteman dengan teman temannya
Haru berdiri, dia pergi menuju meja piket. Disana dia sudah ditunggu oleh kepala sekolah...
"Ada apa bapak memanggil saya kemari?" Tanya haru..
"Bapak memanggilmu kemari karena bapak ingin menawarkan sesuatu, tentunya ini untuk masa depamu juga haru. Kau anak yatim piatu yang hidup seorang diri, tidak ada yg menanggung biaya hidupmu"
"Jadi?..." Tanya haru dengan raut wajah sedih
"Bapak ingin mengirimmu ke Jepang untuk mengikuti lomba menggambar, tentunya kau punya bakat menggambar kan?"
"Tapi pak, itukan lomba tingkat tinggi, mana mungkin saya bisa me-"
Kepala sekolah memotong pembicaraan haru..
"Ini untuk masa depanmu haru, jika kau menang biaya hidupmu akan terpenuhi sampai kau kelas 9 nanti, kau harus berfikir seperti itu, kau punya kemampuan, jika tidak didorong maka potensi kemampuan itu akan standar, malah akan menurun"
Haru terdiam, sambil memikirkannya..lalu..
"Baik. Saya akan pergi ke Jepang dan berjuang semampu saya" Jawab haru dengan senyuman diwajahnya..
"Kalau begitu pihak sekolah akan mengurusnya, persiapkan saja dirimu dulu haru"
"Baik!"
Setelah pembicaraan itu selesai haru pergi kembali ke kelasnya, saat dia membuka pintu kelasnya...
"Tuh liat si haru udah balik lagi"
"Kira kira ada apa ya?"
(Sambil berbisik)
Haru menjawab dengan wajah yg optimis
"Besok aku akan mengikuti lomba dijepang, aku akan berusaha untuk memenangkannya!"
Murid murid yg berbisik terkejut dan terdiam mendengar ucapan haru yg sangat yakin itu...
Bersambung...
Next >> Chapter 2 : Berjuang Semampunya!
Note: Mon maap bila ada typo atau salah penggunaan kalimat. Tq
YOU ARE READING
Haru-Kun
Teen FictionMenceritakan Tentang Seorang Anak Yg Mempunyai Bakat Menggambar, Dalam Kehidupannya, Dia Selalu Menemukan hal Baru, Sikapnya yang kadang polos sering membuatnya terlihat seperti ambigu... Dah Baca Aja dah:v
