cerai

8K 754 110
                                        

Happy Reading

***

"Aku ingin kita pisah!" pria manis itu berkata tanpa menoleh pada lawan bicaranya.

"Apa maksudmu?" sang lawan bicara tampak terkejut mendengar perkataan itu.

"Aku ingin kita cerai," ia menekankan kembali keinginannya.

"Aku tidak ingin lagi mendengar omong kosongmu." Pria yang lebih muda pun memilih meninggalkan tempat itu.

"Aku tetap akan gigih dengan keputusanku, baik kau setuju atau tidak!" teriaknya pada Wang Yibo, lawan bicaranya sejak tadi sekaligus suaminya yang sudah menikahinya selama lima tahun.

Wang Yibo tentu mendengar teriakan istrinya itu, tapi ia lebih memilih diam dan pergi. Ia benar-benar tak percaya dengan perbuatan istrinya itu setelah hampir sebulan menghilang tanpa jejak dan tiba-tiba menelpon agar mereka segera bertemu, hanya untuk mengucapkan kata-kata yang menusuk itu.

Flashback

Wang Yibo dan Xiao Zhan adalah pasangan yang sangat harmonis. Setelah dua tahun menjalin hubungan, keduanya mantap mengikrarkan janji suci di atas altar. Selama lima tahun membina rumah tangga, hanya bahagia yang mereka rasakan. Xiao Zhan seorang dokter spesialis penyakit dalam, sedangkan Wang Yibo adalah aktor papan atas.

Xiao Zhan sosok istri yang pengertian. Walau berbagai rumor dan skandal kerap menimpa suaminya, ia tak pernah marah atau meragukan Yibo karena yakin hanya dialah yang dicintai. Keyakinan itu memang benar. Bahkan di tengah kariernya yang menanjak, Wang Yibo berani memutuskan untuk menikah, dan lebih mengejutkan lagi, menikahi Xiao Zhan yang notabene pria sama seperti dirinya.

Awal pernikahan tidak mudah. Xiao Zhan terpaksa dipecat dari rumah sakit tempatnya mengabdi karena dianggap mencoreng nama baik. Dengan lapang dada ia menerimanya; yang terpenting, ia bisa memiliki Wang Yibo sebagai suami yang selalu dapat diandalkan.

Lain Xiao Zhan, lain pula Wang Yibo. Beberapa brand yang menggunakan jasanya sebagai duta produk memutuskan kerja sama sepihak, dan Wang Yibo harus membayar sanksi. Dua tahun terakhir kisah cinta mereka benar-benar diuji, namun mereka tetap saling menguatkan.

Dua tahun menjalani kepahitan dan kesakitan bersama membuat mereka pantang menyerah. Dengan sisa tabungan, Xiao Zhan akhirnya membuka toko kue. Ia memang ahli membuat berbagai hidangan, terutama pastry. Lima bulan bergelut dengan toko kuenya, usaha itu pun berbuah manis: pelanggannya bertambah sehingga ia harus merekrut karyawan, dan dalam setahun toko kuenya berkembang hingga memiliki tiga cabang.

Begitu pula Wang Yibo. Ia memutuskan mendirikan perusahaan agensi sendiri. Berbekal koneksi dan jaringan teman sesama aktor dan model, perusahaannya berkembang pesat dengan banyaknya debut idol dan model baru. Tiga tahun terakhir menjadi masa kebahagiaan mereka.

Namun kini cinta mereka kembali diuji. Tiga bulan terakhir, sikap istrinya berubah. Tak ada lagi sambutan hangat saat Yibo pulang, tak ada canda gurau di sela waktu senggang. Semuanya berubah. Puncaknya terjadi malam itu ketika seorang kenalan menghubunginya dan memberitahu keberadaan sang istri.

Percaya tak percaya, Wang Yibo tetap ingin mempercayai istrinya. Namun di depan mata, ia melihat Xiao Zhan berbicara dengan seorang pria. Pria itu memegang tangan dan membelai surai Zhan dengan lembut. Xiao Zhan tampak senang. Jujur, Yibo merasa bagai ribuan panah menusuk jantungnya.

Dari seberang jalan, ia hanya bisa menangis dalam diam melihat orang yang dicintainya mengkhianati kepercayaan.

Wang Yibo menunggu kepulangan istrinya di rumah. Xiao Zhan tiba pukul sebelas malam. Dengan menahan sesak di dada, Yibo menyambutnya.

cerai (Oneshot)Stories to obsess over. Discover now