Cerita kita tak seindah fantasi.
Bukan novel yang ditulis sendiri.
Hadirnya kamu membawa erti.
Mungkin kerna itu kamu tetap berada disisi.
Andai saja kita dapat mengubah semua.
Khalayan fana menjadi nyata.
Dua hati berbeza miliki rasa yang sama.
Pasti bahagia yang kita rasa.
Kamu di timur, aku di barat.
Kamu adam dan aku hawa.
Rindu itu amat berat.
Hingga mimpi terbawa-bawa.
Bak purnama indah persona.
Bicara kita tak seindah irama.
Namun selesa itu yang aku dirasa.
Ku harap dirimu turut merasa yang sama.
YOU ARE READING
Si Pemilik Cinta
PoetrySaat lidah kelu untuk mengungkap kata, jemari menari meluah rasa.
