Oneshoot

67 6 1
                                        

Tittle : Just For One Day (Oneshoot)
Genre : Friendship
Author : Shin Hyena
Length : Oneshoot
Disclaimer : FF ini terinspirasi dari lagu Kyuhyun Oppa dan CSJH yang berjudul ‘Just For One Day’.

Alurnya aku gak tahu sama atau gak sama lagunya tapi aku berusaha menuangkan apa yang aku resapi dari lirik lagu itu 😁. Fanfict ini fanfict lama ya.. Pernah aku buat lomba di FB menang atau kalah ya, aku lupa 🤣. Udah nulis sequelnya cuma belum tau mau di bawa kemana alurnya.

Cast : Seo Joohyun, Cho Kyuhyun
Other Cast : Cho Ahra, Choi Yoonhye (OC)

Let's Read
xxxxxxxxxxxxxxxxx

Neo mu man i pyeon hae jyeot na bwa..Oo rin neo mu chin hae jyeot na bwa..Na eui pum e han gyeol nun mul heul lyeo do..Na reul chin gu ro man saeng gak ha neun..Neo e ge jak eun bi mil i it sseo

(Seharusnya kita menjadi lebih nyaman,..Seharusnya kita menjadi lebih dekat,.. Aku memiliki rahasiamu..seseorang yang hanya menganggap diriku seorang teman.. Ketika kamu menghapus air matamu)

Na reul yeo ja ro an bo neun ji..Nae ga neo mu pyeon hae jyeot neun ji..Neo eui eo ggae e nun mul dak geul dae..Na reul chin gu ro man saeng gak ha neun..Neo e ge jak eun bi mil i it sseo

(Tidakkah kamu melihat diriku sebagai seorang gadis?..Mungkin aku sudah merasa nyaman..Saat aku menyeka air mataku di pundakmu..Aku memiliki rahasiamu, seseorang yang hanya menganggap diriku seorang teman)

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Melihat sepasang kekasih yang tengah berbahagia dan bercanda itu membuat Seohyun menatapnya sendu, yang ada dalam hatinya kini hanyalah perasaan sakit. Sakit karena melihat namja yang ia cintai sejak lama, kini tengah bermesraan dengan orang lain, ia memang tak berhak memiliki rasa cemburu itu karena dalam hati namja itu ia hanyalah seorang teman.

“Seharusnya kita menjadi lebih nyaman,Seharusnya kita menjadi lebih dekat di saat seperti ini, tapi aku sadari kau tak akan bisa aku miliki karena Aku memiliki rahasiamu, seseorang yang hanya menganggap diriku seorang teman, aku sadari aku hanya seorang teman yang akan kunjungi ketika kau membutuhkan sesuatu. Tapi aku akan tetap ada untukmu sampai hati ini merasa lelah untuk menunggu cintamu. Ketika kamu menghapus air matamu, aku tahu kau akan bahagia ketika bisa memiliki cintamu, tapi aku harus merasakan sakit yang lebih dalam lagi ketika kau pergi bersamanya” lirih Seohyun seiring dengan air mata yang jatuh dari mata indahnya.Seseorang menghampirinya, ia mendekap Yeoja itu dari samping.

“Sampai kapan kau akan terus menyembunyikan perasaanmu?Apa kau ingin kehilangan dia selamanya Seo?”

“Eonni-ah, sejak kapan kau datang?”

“Jangan mengalihkan pembicaraan, aku tahu kau sangat mencintai adikku.Tapi kenapa kau memilih diam dan memendam semuanya??”

“Aku tidak mencintainya Eonni-ah, lagi pula aku hanya teman baginya” ucap Seohyun seraya menatap hampa kearah Kyuhyun dan Yoonhye.

“Sejujurnya Eonni hanya ingin kau yang menjadi kekasihnya, bukan Yoonhye. Aku lebih menyukaimu Hyunnie”

“Eonni, Yoonhye juga baik, buktinya Kyuhyun Oppa menyukainya ah ahni Kyuhyun Oppa mencintainya. Aku bisa melihat cinta itu di dalam matanya, mata itu adalah cerminan hati dan yang aku lihat dari mata itu adalah cinta yang teramat besar untuk Yoonhye dan tidak seharusnya aku berada di tengah-tengah mereka” ucap Seohyun lirih, ia tahu dimana letak dirinya di hati Kyuhyun dan ia tak mau menghancurkan kebahagiaan Kyuhyun. sepertinya mulai hari ini ia akan menjaga jarak dari sahabatnya, karena ia tak ingin perasaan cinta itu semakin tumbuh lebih besar lagi untuk Kyuhyun, ya itu adalah janjinya pada dirinya sendiri.

“Eonni-ah, aku pergi dulu ya.Masih ada sesuatu yang harus aku kerjakan” ucap Seohyun kemudian beranjak pergi dari rumah Kyuhyun.

“Sampai kapan kau bisa menyembunyikan perasaanmu dari Kyuhyun, Hyunnie. Meski tanpa kau sadari Kyuhyun juga memiliki cinta untukmu meski itu samar, saat kalian bersama aku bisa melihat perasaan cinta kalian. Tapi aku harus berbuat apa agar cinta kalian terlihat lebih jelas” ucap Ahra menatap miris kearah adiknya yang tengah bercanda dengan Yoonhye.

XXXXXXXXXXXXXXXX

Kyuhyun datang ketempat kerja Seohyun yang terletak di kota Seoul, Seohyun bekerja sebagai seorang sekertaris di Cho Cooperation, perusahaan milik keluarga Cho Kyuhyun. Seohyun terpilih untuk menjadi sekertaris disana bukan karena Kyuhyun, tapi karena memang ia memiliki talenta dan kecerdasan yang mumpuni, oleh karena itu Tn. Cho menyukai Seohyun.

“Seo” ucap Kyuhyun ketika melihat Seohyun yang tengah keluar dari ruangan sang Ayah.

“Anneyong Kyu”

“Aku senang bisa bertemu denganmu, sudah berapa lama kita tidak bertemu” canda Kyuhyun kepada Seohyun.

“Mwo !!bukankah baru kemarin kita bertemu di rumah, aish kau ini sudah pikun ya Oppa”

“Jinjja kita bertemu kemarin? Kenapa aku bisa lupa”

“Itu karena kau keasyikan kencan bersama Yoonhye makanya kau tak melihatku datang”

“Hehehe mianhae, kau punya waktu sekarang?”Tanya Kyuhyun seraya menatap Seohyun.

“Waktu?Aku tidak tahu, aku kan belum pulang Oppa” ucap Seohyun seraya melihat sebuah jam yang melingkar di tangan kirinya.

“Ikut denganku sekarang, aku ingin menunjukkan suatu tempat padamu.Dan aku harap kau akan menyukainya”

“Tapi aku harus menyerahkan ini pada Cho Sajangnim, Oppa”

“Sudahlah aku sudah mengizinkanmu pada Appa, jadi kau bisa pergi denganku sekarang”

“Aishh,, selalu saja semaunya. Dasar Kyuhyun Oppa” ucap Seohyun seraya mendumel namun ia tak bisa berbuat apa-apa karena kalau seorang Cho Kyuhyun sudah memiliki kemauan maka ia pun tak bisa berbuat apa-apa, sejak dulu memang seperti itu tapi bagi Seohyun ini adalah hal yang menyenangkan, ia sudah berjanji kalau ia akan selalu ada untuk Kyuhyun selama ia tak lelah ia akan bertahan dalam posisinya meskipun ia hanya sebagai seorang teman.

Xxxxxxx

Mereka berdua telah tiba di sebuah taman bunga yang indah. Yang Seohyun lihat saat ini adalah taman itu kini telah berubah menjadi sebuah restoran kecil tempat untuk berkencan. Seohyun merasa takjub melihat pemandangan di hadapannya itu.Terdapat sepasang kursi yang di tata berhadapan dan juga sebuah meja yang terletak di tengah-tengahnya, di atas meja di berikan hiasan taplak biru laut yang indah dan juga ada setangkai mawar merah di dalam vas, sangat cocok untuk tempat berkencan.

“Bagaimana menurutmu?” Tanya Kyuhyun.

“Apa?”

“Apakah tempat ini cocok untuk melamar seseorang??”

“Nde?? Hmm sangat cocok, memangnya kau akan melamar siapa Oppa?”

“Yoonhye, bagaimana menurutmu apa dia akan suka pada tempat ini??”

Deg, kalimat Kyuhyun membuat hatinya semakin sakit, sangat sakit.Ia pegang dadanya ia merasa tak kuat untuk menahan detak sakit di hatinya.

“Bagaimana menurutmu?? Apakah yoonhye akan menyukainya??” Tanya Kyuhyun kembali ketika ia tak mendapati sebuah jawaban dari Seohyun.

“Nde, ah mianhae.. Yoonhye pasti akan menyukainya” ucapnya lirih, Kristal bening menggenang di ambang mata, dapat ia pastikan kalau Kristal itu akan terjatuh saat ini juga, sebelum namja di hadapannya ini melihat airmata itu segera ia tolehkan wajahnya membelakangi Kyuhyun. ia tak tahu apa yang akan ia lakukan setelah namja yang begitu ia cintai itu menikah dengan kekasih hatinya. Ia ingin sekali melarikan diri ketempat yang jauh sebelum rasa cintanya berubah semakin dalam pada namja itu. “Jika aku jadi Yoonhye, aku juga pasti akan menyukainya” ucap Seohyun dengan nada yang bergetar menahan tangis yang mungkin akan segera pecah. Mendengar jawaban Seohyun membuat Kyuhyun tersenyum lebar. Seohyun menatap nanar kearah Kyuhyun ia tak menyangka kalau hari ini ia akan disuguhi hal yang membuat hatinya terluka semakin dalam.

Xxxxxxxxxxx

Setelah pulang dari taman, Seohyun hanya mengurung dirinya dikamar, ia tak tahu kenapa ia merasa sangat lemas. Sedari tadi ia hanya memandang bingkai foto dirinya dan juga Kyuhyun yang tengah tersenyum lebar disaat hari kelulusannya dengan uraian airmata yang tak dapat ia bending lagi, Kristal bening yang sedari ia tahan telah habis bercucuran membentuk sebuah sungai di pipi chubbynya.

“Sampai kapan aku harus bertahan Oppa, kau tau menyembunyikan perasaan cinta untukmu jauh lebih sulit dari pada tidak mengetahui perasaanmu sendiri..aku lelah Oppa sangat lelah, tidak bisa kah kau melihatku sebagai seorang gadis? Aku sudah merasa nyaman ketika kau menangis di pundakku, tapi yang ku tahu kau hanya menganggapku sebatas teman dan tak mungkin lebih, itulah kesalahanku yang terlalu banyak berharap padamu, jeongmal mianhae Oppa.Maaf karena aku terlalu banyak mencintaimu” lirihnya seraya memeluk lututnya dan menangis semakin dalam.

Jika memang hal ini adalah yang terbaik untukmu aku rela melepaskanmu dalam pelukan cintanya… Cinta datang lebih dalam dari persahabatan, ingin ku lupakan dirimu menghapus semua jejakmu namun ku tahu aku tak pernah bisa jika tanpamu..ketika ku lelah dan tak mampu untuk bertahan aku kan menyerah dan pergi dari kehidupanmu…

xxxxxxxxxxxxxxxx

Suatu hari, hanya satu hari,
Aku berharap kita bisa bertemu bukan sebagai
teman, tapi sebagai kekasihmu,
Jujur, aku tidak tertarik dalam persahabatan,
Hanya untuk satu hari

Persahabatan datang lebih dalam dari cinta,
Cinta yang harus aku sembunyikan,
Aku takut kamu merasa lelah bersamaku,
Seseorang yang hanya temanmu, melepaskannya

xxxxxxxxx

Pagi ini Kyuhyun datang pagi-pagi sekali untuk menemui Seohyun.hari ini ia terlihat sangat bahagia, dengan langkah pelan kaki jenjangnya mulai memasuki rumah Seohyun.

“Anneyong Ahjumma”

“Anneyong Kyu..tumben sekali pagi-pagi kau datang kerumah? Ada apa??”

“Aniya Ahjumma, aku hanya ingin bertemu dengan Seohyun apakah dia ada dirumah?”

“Tentu saja, hari ini ia tidak masuk ke kantor, ahjumma tidak tahu apa sebabnya tapi yang pasti sejak
tadi pagi ia tak pernah beranjak dari kamarnya. Kalau kau bisa membujuknya, ajaklah ia keluar untuk sekedar berjalan-jalan seperti yang sering kalian lakukan dulu” ujar Ahjumma Kim, yang notabenenya adalah Ahjumma Seohyun, Ahjumma yang telah merawat Seohyun sejak ia kehilangan orang tuanya dalam sebuah kecelakaan mobil, sejak saat itu ia tak memiliki siapapun kecuali sang Ahjumma.

“Ne Ahjumma, aku akan berusaha membujuknya” ucap Kyuhyun seraya melangkah menuju kesebuah kamar dengan pintu yang berwarna cream yang di hias dengan gambar malaikat. Iaketuk perlahan pintuitu.

“Tok tok tok”

“Seohyun-ah, bisakah kau membuka pintu untukku?” beberapa saat kemudian Seohyun membuka pintunya.

“Wae?”Tanya Seohyun dengan wajah yang sangat kusut.

“Aigo..ada apa dengan wajahmu? Kenapa kau terlihat sangat berantakan?” Tanya Kyuhyun seraya menatap wajah Seohyun.

“Gwenchana, aku tidak apa-apa. Ada apa? Kenapa kau pagi-pagi sudah datang dan menggangguku?” Tanya Seohyun.

“Mwo !!aku mengganggumu? Sejak kapan kau merasa terganggu karena kehadiranku?” Tanya Kyuhyun seraya mendelik tajam kearah Seohyun.

“Sejak kau hadir dalam hidupku, kau sudah menjadi pengganggu dalam hidupku”

“Aish… kau ini sebenarnya kenapa? Hari ini aku ingin mengajakmu kesuatu tempat”

“Kemana? Kesebuah taman atau sebuah gereja? Tempat dimana kau akan menikahi Yoonhye, aku tidak mau ikut denganmu” ucap Seohyun dengan emosi yang akan meluap.

“Tidak, aku tidak ingin mengajakmu ketempat yang seperti kau bicarakan”

“KAU TAHU !!! AKU SUDAH MUAK MEMBANTUMU, jadi mulai sekarang jangan pernah lagi mencariku untuk membantumu merencanakan pernikahanmu, aku sudah cukup lelah untuk bertahan Oppa, hiks..”Kyuhyun mematung ketika mendapati Seohyun yang tengah menangis dan meluapkan emosinya seperti ini.Ia tak tahu kalau selama ini Seohyun tersiksa dengan semua ulahnya.Kyuhyun terluka melihat Yeoja itu seperti ini.

“Mianhae Seohyun-ah” lirihnya dengan langkah gontai Kyuhyun keluar dari kamar Seohyun.setelah Kyuhyun keluar dari kamarnya, Seohyun terduduk lemas, ia tak tahu apa yang sudah ia katakan pada namja itu. Ia menangis meraung dan menyesali semua ucapannya. Tapi ia tak mampu lagi menahan semua perasaannya.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Kyuhyun termenung di taman belakang rumahnya, perkataan Seohyun tadi membuat dia terkejut. Apa selama ini ia memang selalu jadi pengganggu untuk Seohyun? apakah selama ini semua sikapnya membuat Seohyun terluka. Ia mengacak-acak rambutnya pertanda ia sedang frustasi. Ahra yang sedang lewat pun merasa heran kenapa adiknya jadi seperti itu, segera ia hampiri adik kecilnya itu.

“Waeyo Kyu?” Tanya Ahra.

“Noona, apa aku selalu menyusahkanmu?”Tanya Kyuhyun pada kakak perempuannya itu.

“Nde..tidak juga terkadang kau sangat menyebalkan hingga aku merasa jengah dengan sikapmu tapi aku berusaha memakluminya karena kau adalah adikku”

“Aku memang pengganggu untuk semua orang, termasuk Seohyun”

“Nde?Seohyun?ada apa dengan kalian?”

“Tadi siang aku datang kerumah Seohyun, tapi dia mengatakan hal yang tak pernah ku kira, Noona.Aku rasa dia sudah membenciku” ucapnya lirih dapat dilihat dari matanya kalau dia amat terluka karena sikap Seohyun.

“Seohyun tak mungkin membencimu Kyu..aku tahu dia tak mungkin memiliki rasa untuk membencimu.. karena aku tahu hatinya, yang dia rasakan bukan rasa benci tapi rasa cinta yang teramat dalam untukmu, hanya untukmu. Sudah sejak lama ia menyimpan perasaan itu untukmu, tapi ia tak pernah mau mengatakan hal yang ia rasakan aku tidak tahu karena apa, tapi ia tak pernah bisa membencimu?” mendengar perkataan sang kakak membuat Kyuhyun menatapnya.

“Kau..kau bercanda kan Noona? Tidak mungkin..ia mencintaiku, aku tidak percaya akan hal itu” ucap Kyuhyun tak dapat ia pungkiri kalau dia merasa sangat sedih mendengar pernyataan sang kakak, tapi ada sedikit rasa bahagia di hatinya meskipun ia tak bisa menyadari hal itu. Hatinya terluka kala mengingat Yeoja yang ia anggap sebagai sahabatnya itu menangis seperti tadi, tapi ia tak bisa berbuat apapun karena ia telah melamar Yoonhye.

“Aku tidak bercanda Kyu, Seohyun memang mencintaimu.Dia teramat mencintaimu… dan aku tahu tanpa kau sadari kau juga mencintainya bukan?”

“Tapi semua itu terlambat Noona, aku sudah melamar Yoonhye..”

“Mwo !!kenapa kau tak bicarakan hal ini dulu padaku atau orang tua kita?”

“Mianhae, tapi Seohyun sudah tahu”

“Kau benar-benar menyebalkan Kyu, pantas saja jika Seohyun bersikap seperti itu padamu, itu karena kau sama sekali tak peka terhadap perasaannya…”

“Mianhae… aku benar-benar tidak tahu kalau semua ini akan membuat Seohyun terluka, aku benar-benar tidak tahu”

“Lalu apa jawaban Yoonhye?”

“Dia menerima lamaranku” lirihnya, hal inilah yang sebenarnya akan ia katakan pada Seohyun tadi, tapi itu sudah tidak mungkin lagi ia ucapkan karena ia kini tahu bagaimana hati Seohyun padanya, haruskah ia menjauhi Yeoja itu? Tapi bagaimana bisa ia menjauh dari Yeoja yang telah menjadi bagian dari hidupnya? Bagaimana ia akan hidup tanpa canda tawanya? Dan apakah yeoja itu juga bisa hidup tanpa dirinya?Ia semakin frustasi dengan semua ini. Melihat keadaan adiknya yang seperti buah simalakama membuat Ahra juga ikut merasa sedih.Ia hanya bisa memberi kekuatan pada adiknya itu dengan sebuah pelukan hangat.

“Jika kau memang mencintai Yoonhye, aku berharap ini adalah yang terbaik untuk kalian.Tapi jika didalam hatimu ada rasa tak rela melihat Seohyun jatuh kedalam luka yang semakin membuatnya merasa sakit, maka pertimbangkanlah.Siapa yang akan kau pilih, beri waktu Seohyun untuk bisa berada di dekatmu bukan sebagai seorang teman tapi sebagai seorang yeoja, meskipun hanya untuk satu hari, setelah kau meyakini hatimu maka pilihlah Yeoja terbaik dalam hidupmu” ucap Ahra berusaha memberi nasehat pada Kyuhyun.

“Ne, Gomawoyo Noona” ucap Kyuhyun pada Ahra.

Setelah berhari-hari ia termenung akhirnya kini ia memiliki jawaban yang pasti akan semua pertanyaannya selama ini, ia segera beranjak pergi

xxxxxxxxxxxxxx

Hari ini Seohyun mendapatkan pesan singkat dari Kyuhyun, yang mengajaknya pergi berkencan. Baru beberapa hari yang lalu ia meminta maaf dan pada akhirnya mereka pun telah berbaikan. Dan sekarang kenapa namja babbo itu mengirim pesan singkat itu, kenapa dia.

“Dia itu bodoh atau apa? Aku benar-benar tidak mengerti dengan semua fikirannya, bukankah beberapa hari yang lalu dia baru saja melamar Yoonhye tapi kenapa sekarang dia mengajakku berkencan, ck benar-benar bodoh” ucap Seohyun seraya meletakkan kembali handphonenya keatas nakas.Namun tiba-tiba bunyi suara handphone pun berbunyi memenuhi semua ruangan ini. Setelah melihat siapa yang menelfon akhirnya ia menggeser tombol untuk menjawab panggilan itu.

“Yeoboseo..” ucap Seohyun pada seseorang yang berada di seberang sana.

“Seohyun-ah apakah kau sudah siap??”

“Memangnya kau mau mengajakku kemana Oppa?” Tanya Seohyun.

“Aku ingin mengajakmu berkencan, apakah pesanku tadi tidak kau baca??” Tanya Kyuhyun.

“Aish..kau berfikir aku akan percaya pada gurauanmu itu Oppa, bukankah beberapa hari yang lalu kau baru saja melamar Yoonhye kenapa kau sekarang malah mengajakku kencan? Dasar bodoh, semutpun tidak mungkin mempercayaimu Oppa” tak dapat di pungkiri kalau ia senang mendengar ucapan Kyuhyun dan ia juga mempercayai hal itu.

“Yakk jangan bicara terus dalam waktu dua menit aku akan menjemputmu arraseo”

“MWO !!!yaaakk jangan seenaknya saja” ucap Seohyun mendumel tak jelas ketika Kyuhyun mematikan sambungan telfon mereka secara sepihak.

‘Tok tok tok’ dapat ia dengar suara ketukan pintu di balik kamarnya.

“Nuguseyo?” Tanya Seohyun, tapi tak ada jawaban dari seberang sana. Ia pun segera membuka pintu itu dan dapat ia lihat seorang namja dengan baju yang sudah rapi tengah bersandar di balik pintu kamar Seohyun dengan tangan yang di lipat tepat di depan dada bidangnya.

“Ini sudah dua menit kenapa kau masih memakai pakaian santaimu?? Bukankah aku sudah bilang kalau aku akan menjemputmu? Cepat ganti pakaianmu, pakailah baju yang sudah aku siapkan karena kita akan datang kesebuah acara pernikahan”

“Pernikahan siapa?? Kau bilang tadi kau akan mengajakku kencan?? Jadi itu semua bohong?” Tanya Seohyun tak percaya, yah seharusnya dari awal ia tak harus mempercayai namja itu, ia juga tak harus berharap dengan semua ini.

“Kau mempercayai pesan singkat itu?? Hey aku hanya bercanda tentang acara kencan itu. Sudahlah cepat ganti pakaianmu” ucap Kyuhyun membuat hati Seohyun lagi-lagi terluka karenanya.

“Apa acara ini pernikahanmu dengan Yoonhye??” ucap Seohyun lirih.

“Menurutmu? Sudah cepat”

“Arra Oppa” dengan berat hati Seohyun pun mengganti pakaiannya dengan gaun putih yang telah di berikan Kyuhyun padanya.

Setelah berganti pakaian Seohyun mematut dirinya di cermin besar yang berada di kamarnya, ia terlihat sangat cantik dengan gaun putih itu. Ia memakai make up yang sederhana tapi hal itu sudah cukup membuatnya terlihat seperti seorang putri. Seohyun pun akhirnya keluar dari kamarnya, dan menghampiri Kyuhyun yang tengah berada diruang tamu.

“Oppa…” ucap Seohyun membuat Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari Koran yang ia baca. Dan tadaaa ia menatap takjub akan kecantikan Seohyun sampai membuatnya tak berkedip sama sekali.
“Oppa, kajja kita berangkat” ucap Seohyun membuyarkan lamunan panjang seorang Kyuhyun.

“Nde..kajja” ucap Kyuhyun seraya menggenggam erat tangan Seohyun.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxx

Mereka pun sampai di sebuah gereja, tempat itu sudah ramai oleh para undangan dan hal itu membuat Seohyun heran.Kyuhyun menggandeng tangan Seohyun dan mengajaknya berjalan di altar dan hal itu sukses membuat para tamu undangan menatap mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Oppa, kenapa para undangan itu menatap kearah kita?Bukankah yang akan menikah kau dan Yoonhye?”

“Sudahlah ikuti aku saja aku” ucap Kyuhyun. Seohyun pun hanya bisa mengikuti Kyuhyun yang membawanya melewati bangku yang paling depan. Dapat ia lihat di barisan paling depan dapat ia lihat Ahra dan juga kedua orang tua Kyuhyun, di samping kirinya ada Kim Ahjumma dan tunggu, di samping Kim Ahjumma….

“Yoonhye… Oppa kenapa Yoonhye berada disana? Bukankah seharusnya ia berada di altar dan menikah denganmu Oppa”

“Ssssttt diamlah…” ucap Kyuhyun dan mereka kini telah sampai di hadapan pendeta.Hal itu membuat Seohyun semakin bingung.

“Oppa apa maksud semua ini? Bukankah kau akan menikah dengan Yoonhye? Tapi kenapa kau membawaku berdiri di depan pendeta??” Tanya Seohyun.

“Satu-satunya orang yang akan aku nikahi hanya dirimu” ucap Kyuhyun seraya tersenyum.Dan hal itu sukses membuat hati Seohyun berbunga.

“Apakah kalian sudah siap untuk mengucapkan janji suci?”Tanya pendeta itu membuat Kyuhyun dengan mantap mengatakan kalau mereka telah siap. Antara percaya dan tidak Seohyun hanya bisa mengikuti apa kata hatinya meskipun ia bingung harus melakukan apa, tapi berdiri di samping Kyuhyun membuatnya merasa bahagia, membuatnya merasa berada di alam mimpi.

Xxxxxxxxxxxxxxxxx

“Oppa bisakah kau jelaskan semuanya padaku sekarang” ucap Seohyun setelah mereka mengucapkan janji suci mereka di hadapan semua undangan.

“Aku harus menjelaskan apa Chagi??” Tanya Kyuhyun pada Yeoja yang kini teleh resmi menjadi istrinya.

“Bagaimana bisa kau menikah denganku? Bukankah beberapa hari yang lalu kau baru saja melamar Yoonhye?” Tanya Seohyun.

“Aku dan Yoonhye tidak benar-benar memiliki hubungan, aku hanya ingin tahu bagaimana perasaanmu yang sesungguhnya padaku..tapi kau sangat rapi menyimpannya.  Dan akhirnya aku tahu jawabannya”

“Dari Ahra Eonni?”Tanya Seohyun penasaran.

“Bukan tapi dari buku harianmu, kau mengatakan kalau kau ingin aku melihatmu sebagai seorang yeoja meski hanya untuk satu hari, dan sekarang tak perlu satu hari karena kau akan terlihat sebagai Yeoja setiap hari untukku” ucap Kyuhyun membuat hati Seohyun semakin berbunga.Dia bahagia sekarang, dia bahagia karena tak perlu menyakiti seseorang hanya untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan.Kyuhyun pun mendekatkan wajahnya kewajah Seohyun dengan lembut bibir mereka pun menyatu penuh hasrat dan juga cinta yang semakin membuat ciuman itu semakin dalam.

FINALLY

Masih ada sequel nya ya..

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 30, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Just For One Day (SeoKyu SongFict)Stories to obsess over. Discover now