Fool

126 18 6
                                        

WARNING!

Ini cuma sekedar nyalurin halu. Aku cuma pinjem nama,jadi jangan sampai ada yang ngehate castnya. Banyak typo,tolong dimaklumi😁.Makasih.

Happy Reading

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.



"Mark... dengarkan aku dulu."ujar Yuta pada Mark.

Srakk...
Mark menghempaskan genggaman Yuta pada tangannya, sembari berujar "cukup,kita akhiri saja hubungan ini."

Mark pun berbalik pergi dari tempat itu, demikian dengan Yuta yang sudah menyerah untuk membujuk Mark.

Sejujurnya Mark berharap Yuta mengejarnya untuk kembali membujuknya, namun ia hanya bisa menelan kekecewaannya, harapannya pupus.

*keesokan harinya*

Yuta kembali berusaha menghubungi Mark. Ia menghubungi Mark dengan menggunakan telefon umum karena ia yakin Mark tidak akan mengangkat panggilan darinya jika ia menghubungi Mark dengan nomber miliknya.

Tut...tut...tut...

*unknow number*

"halo,siapa ini?" tanya Mark setelah mengangkat panggilan tersebut.

"Ini aku," sahut Yuta diseberang sana.
DEG
Suara itu.. Suara yang sangat Mark rindukan sekaligus suara yang membuat ia ingat pada rasa sakitnya kembali.

"Mark..?" tanya Yuta karena tidak mendapat jawaban apapun dari Mark.

Mark masih setia pada keterdiamnya.

"Aku tahu kau masih disana Mark, kumohon dengarkan penjelasanku dulu," ujar Yuta, karena ia tahu panggilan itu masih terhubung pada Mark.
"Mark..sebenarnya..ak..aku dengan wa..wanita itu.."

Tut...tut...tut..

Ucapan Yuta terpotong karena Mark memutuskas panggilan mereka secara sepihak. Yuta hanya bisa mendesah frustasi.

*dilain tempat*

Mark hanya bisa menangis, ia tidak sanggup mendengar penjelasan Yuta, ia takut dengan apa yang akan dijelaskan oleh Yuta. Ia tidak ingin jika penjelasan Yuta akan semakin menambahkan luka pada hatinya.


















Seminggu sudah hubungan Yuta dan Mark berakhir. Yuta benar-benar merasa sedih, ia tidak ingin hubungannya dengan Mark yang sudah berjalan 3 tahun ini berakhir, tapi ia sadar ini semua kesalahan dan kebodohannya, jika saja ia tidak melakukan hal itu ia yakin hubungannya dengan Mark tidak akan berakhir seperti ini.

Tidak berbeda dengan Yuta, Mark pun merasakan kesedihan yang sama, bahkan kesedihan yang ia rasakan pun berkali-kali lipat dari Yuta.

Mark berbaring di sofa yang ada di apartemennya, ia kembali mengingat hal yang terjadi di dekat apartemen Yuta, hal yang membuat hubungannya dan Yuta berakhir seperti ini.

*Flashback*

Yuta berjalan menuju apartemennya dengan seorang wanita yang berjalan disebelahnya. Ia dan wanita itu berjalan sembari bergurau ria. Ia mengelus tengkuk wanita itu dan mendorong wanita itu ke dinding yang berada pada lorong apartemennya. Mereka mulai berciuman dengan sangat panasnya. Yuta bahkan melepas cincin pertunangannya dengan Mark.

Mark ingin memberi kejutan pada Yuta, ia pergi ke apartemen Yuta tanpa memberi tahu kekasihnya itu.

Niat Mark untuk memberi kejutan pada kekasihnya pun malah menjadi kejutan untuk dirinya sendiri. Ia, Mark melihat dengan mata kepalanya sendiri Yutanya..kekasihnya sedang berciuman dengan sangat panasnya di depan matanya.

Fool (YuMark Vers)Stories to obsess over. Discover now