prolog

18 3 7
                                        

Hujan kembali mengguyur bumi untuk kesekian kalinya sore ini, gadis bermantel coklat muda itu mengeratkan genggaman pada payung kecil di tangannya. Mendongak sedikit, ia dapat merasakan beberapa percik air menerobos membasahi wajahnya. Dia tersenyum kecil, perlahan ia membuka mulutnya mulai merangkai kata pembuka sebagai awal ceritanya kali ini.

"Kau tau hujan, hidup ini terlalu melelahkan bagi jiwa putus asa sepertiku," ia menghela nafas sesaat.

"...aku lelah"

Dengan segera ia mengusap cairan bening yang ikut mengalir di pipinya. Perih itu kembali terasa, sesak yang abadi bersemayam dihati rapuhnya.


~Pluviophile~
(A lover of rain)

Pluviophile : [A Lover Of Rain]Stories to obsess over. Discover now