Cahaya Merindu

5 0 0
                                        

Pagi tiba malam menjelang
Sudah berusaha untuk melupakan
Namun wajahnya selalu terbayang
Siang malam menjelma difikiran.

Tubuh tegar, senyum manis yang selalu aku pandang
Belaian kasih sayang yang selalu aku rasakan
Kesana-kemari bekerja keras membanting tulang
Demi memberikan sebuah kehidupan.

Sakit dan lelah tak pernah dihiraukan
Hujan dan panas tak pernah dipedulikan
Untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan.

Tak pernah kusadari akan kerja kerasmu
Demi memenuhi kebutuhan anak-anakmu
Kini baru kusadari semua itu
Setelah aku merasa kehilanganmu.

Ayah,
Aku sangat merindukanmu
Dan ingin selalu berada di dekatmu
Kini baru kusadari aku akan selalu membutuhkanmu
Sebagai penyemangat hidupku.

Ayah,
Begitu sayangnya Allah kepadamu
Sehingga begitu cepat Allah memanggilmu
Aku ikhlas atas kepergian mu
Walau terkadang aku selalu merindukanmu.

Ayah,
Tidak ada lagi yang bisa aku lakukan atas kepergian mu
Selain doa-doaku yang tulus yang selalu menyertaimu
Semoga Allah memberikanmu kehidupan yang bahagia di sana
Di Surga kekal untuk selama-lamanya.

Lemang, 2020

Goresan Tinta CahayaStories to obsess over. Discover now