Umm, hi aku bakalan buat cerita perdana sekali wkwk
Dont judge me hahaha
Maap bgt kalo kata kata aku kurang pas dsbb.. semoga sukaa mwhehe
OK NEXT.
Gadis kecil yang periang,berumur 6 tahun. selalu terpancar senyum manis di wajahnya, yap. Namanya Cei maurelya .
Di balik senyumnya yang mengembang, tersimpan luka yang dalam, dia tidak mengerti apa yang terjadi , sampai semua masalah datang padanya bertubi tubi.
"Mah cei mau beli coklat ya mah" dengan mata memelas,sambil memegang tangan mommy nya. Tapi dengan cepat mommy nya menepis tangan cei hingga terlempar ke udara.
"Kamu ngapain sih nempel nempel sama mama hum?"
"Kan aku pengen deket sama mama"
"Kamu gausah manja." yaah itu kata papa dan abang nya secara serentak.
Gadis itu hanya mendengus, dia sudah terbiasa di kucilkan.
Hari ini hari senin, dia dan abang nya akan pergi bersekolah, Cei sangat senang, ia turun dari kamar nya ke luar untuk sarapan pagi bersama keluarganya. Tidak lupa juga ia mengeluarkan senyuman terbaik nya.
"Pagi mah,pah,abang" sapa cei dengan senang.
"Hmm" jawab abang nya santai, mewakili mama papanya. Cei sudah terbiasa dengan itu, ia tak tau kenapa keluarga nya tidak menyukainya, ia harus mencari tahu, tapi tidak sekarang, nanti. Saat sudah meranjak dewasa.
YOU ARE READING
ter'iris
Randomgadis kecil yang tidak ingin merasakan apa itu dewasa. Tetapi bumi seakan akan memaksanya menjadi gadis kecil yang bersifat dewasa. Keluarganya begitu tidak menginginkan nya, seakan akan gadis ini seperti pembawa sial di keluarga mereka.
