*Pejuang Wisuda Quran*
Part 3
Episode yang lalu:
Haliza ingin mengikuti wisuda quran di sekolah nya. Ujian wisuda quran di bagi 3 gelombang. Gelombang 1,2 dan 3. Ujian wisuda Quran gelombang 1 Haliza tidak bisa mengikuti nya. Karena setoran hafalan qurannya belum selesai.
Hari ini adalah hari selasa, tak ada yang spesial bagi ku. aku melakukan rutinitas ku seperti biasa. Sekarang aku sudah berada di kelas, teman teman ku sedang asyik mengobrol. Hanya aku yang duduk sendirian sambil melamun. Sebenarnya teman teman ku mengajak ku untuk mengobrol, tapi aku menolak. Aku masih memikirkan apakah aku bisa ikut wisuda Quran atau tidak? Tinggal 2 minggu lagi ujian gelombang 2, sementara aku baru menyelesaikan 2 surah. Huh! Aku tak yakin kalau aku bisa ikut wisuda quran tahun ini . "Kriiiiing kriiiiing" Bel tanda masuk sudah berbunyi. Lamunan ku langsung buyar seketika. Sekarang aku harus belajar.Jadi aku harus berhenti melamun!
Pagi yang cerah di hari rabu. Aku sangat semangat hari ini. Aku berangkat sekolah seperti biasa. Saat aku baru memasuki area sekolah tiba -tiba, "Halizaaaaa" aku tau siapa yang berteriak seperti itu. Tak lama kemudian dia memeluk ku dari belakang. Siapa lagi kalau bukan Faida sahabat ku yang biasa melakukan hal itu. "Hai Haliza selamat pagii" ucap Faida penuh semangat. "Sudah ku duga pasti kau yang memeluk ku. Selamat pagi juga" kataku
"Oh ya, sudah berapa surat yang kamu setorkan?" Tanya Faida sambil menggandeng tanganku menuju kelas. "Hmm baru empat. Kalo kamu?" aku balik bertanya padanya. "Aku baru tiga" jawab Faida. "Eeh kamu udah ngerjain tugas?" tanya ku mengingat kan tentang tugas PKN. Kami pun terus mengobrol sampai bel tanda masuk berbunyi.
Akhirnya ujian wisuda quran gelombang 2 lewat begitu saja, tanpa bisa aku ikuti, karena setoran suratku lagi lagi belum selesai. Dan kini tinggal 4 minggu lagi ujian wisuda quran gelombang TIGA!! Sedangkan aku baru 5 surat! Kepercayaan diriku untuk bisa ikut wisuda Quran semakin menurun. untung nya kami boleh setoran pada saat pulang sekolah. Tapi, tetap aku tak yakin bisa ikut. "Dooor!! bengong aja bukannya ngapalin!" Ujar Faida mengagetkanku. "Astaghfirullah, ngagetin orang aja hobinya!" jawab ku dengan sebal "Ya maap, lagian sih bengong aja bukannya ngapalin" bela Faida "Mikirin apaan sih?" tanya Faida. "Aku itu lagi pusing mikirin apakah aku bisa ikut wisuda quran apa nggak" jelasku. ""Ooo kirain apaan" kata Faida. Kami pun terus mengobrol, meskipun Terkadang di selingi menghapal.
"Aaah, susah banget sih! mana tinggal 2 hari lagi ujian gelombang 3. Aku baru hafal 7 ayat lagi. Aah udah lah gak usah ikut wisuda quran aja!" Gerutuku kesal sendiri. "Kak ngafalinnya nanti lagi, makan dulu" kata bunda yang tiba-tiba masuk kamar ku. ' Bund aku kayaknya gak bisa ikut wisuda quran deh" keluh ku pada bunda. "Loh kenapa kak? kan tinggal 1 surat lagi" tanya bunda seolah tak percaya dengan apa yang aku ucapkan."Ujian wisuda quran gelombang 3 aja tinggal 2 hari lagi, sementara aku baru hapal 7 ayat" Keluhku pada bunda. "Bunda yakin kakak pasti bisa ikut. Sudah tak usah terlalu dipikirkan. sekarang kakak makan dulu." kata bunda memberi semangat. Sebenarnya aku tak terlalu yakin dengan yang bunda ucapkan. Tapi ya sudahlah aku coba hafalkan lagi nanti.
Benar saja hari ini aku tidak lancar saat setoran. Jadi harus mengulang lagi.Sedangkan besok *Hari terakhir untuk setoran wisuda Qur'an*. Hhh jadi aku ragu bisa ikut. Tapi, sangat di sayangkan kalau aku tidak ikut wisuda Qur'an sih.Karena tinggal 1 surat lagi.
"Bund tadi aku setoran nya gak lancar jadi harus diulang" Keluh ku ketika sampai rumah.
"Gak papa, pasti kakak bisa ikut. Kan masih ada besok" Kata bunda menyemangati ku.
"Aku gak yakin bisa ikut bund, soalnya ayat yang belum aku hafal panjang dan susah" Keluh ku lagi.
"Yang penting kakak berusaha semaksimal mungkin. InsyaAllah bisa" Bunda tetap menyemangatiku.
Besok hari terakhir untuk setoran hafalan. Jika, besok tidak selesai menyetorkan hafalan, maka tidak bisa mengikuti ujian wisuda Qur'an gelombang 3 .Aah seperti nya aku tak bisa ikut wisuda Qur'an. Harapanku semakin tipis.
Bersambung...
⚠️Perhatian⚠
Dilarang meniru cerita ini, jika meniru tanggung dosanya sendiri!
Meniru dan terinspirasi adalah dua hal yang berbeda.
Mohon maaf jika ceritanya agak aneh🙏🏻
By:Fatihah Fathiya
YOU ARE READING
PEJUANG WISUDA QUR'AN
Short Storypart 3 dari perjuangan wisuda Qur'an. cerita tentang seorang anak yang ingin ikut wisuda Qur'an. Namun, banyak sekali rintangan yang harus ia lewati
