SENYUMMU NAN PUISI

5 0 0
                                        

Tersebut wajah dalam mantra sejuk nan subuh
entah, 'tlah berapa wangsa tak usai ku puisikan
reranum manis, nan tenggelam senja di lentik senyummu
urung tersapa gigil musim yang rintik
nyala pada bias-bias jingga alismu
tetiba satu-persatu bergugur pada seraut sutramu
undangi setiap semi semai rinduku, lagi
kepada sesengguk nama yang selalu ku doa

Tabir satir embun
serupa senyummu, nan meniti rasaku memuisi
antara tutur matamu untuk serumpun pandang
nampak mewangi lelaku lembut malu-malu
imaji pada tanya kelana jiwa
: apa rahsa mu kan berpulang padaku??

Karena sajak erat mendekap diri memuisi
urung sempurna kau ku lantun...

NingWhere stories live. Discover now