Kini Bang Jupri dan Bang Kumis berjalan-jalan mengitari Desa Hanumraja. Sudah 3 kali mereka keliling, tapi mereka tidak menyadari bahwa sudah 3 kali juga mereka kembali pada tempat yang sama.
"Jupri, Aing capek." ucap Bang Kumis memecah keheningan.
"Ane juga capek, pokonya kalo kita belum nemuin tanda-tanda dari kuyang itu, kita gak boleh balik." jawab Bang Jupri.
"Arrggh.. yoweslah, aku rapopo."
Wusshh... tiba-tiba ada sesuatu yang melintas dengan cepat di atas kepala Bang Jupri dan Bang Kumis.
"Noh noh noh... Jupri !! apaan tuh ?" tanya Bang Kumis.
"B-be-berambut panjang, c-cewek, tanpa badan... a-apa coba ?" jawab Bang Jupri terbata.
"J-ja-jangan-jangan..... "
"KUYAAANGGGGG !!!!!!!!!!!!!"
Bang Jupri dan Bang Kumis pun berlari tanpa arah dan tujuan. Bahkan mereka tidak menyadari bahwa mereka sekarang berlari-lari di atas kuburan.
°°°
Keesokan harinya.
Para warga menemukan dua orang pria terkapar dengan posisi berpelukan di atas kuburan.
"Ini kan Bang Jupri dan Bang Kumis ." ucap salah seorang warga.
"Iya iya benar. Sebaiknya kita bawa ke Pak Kades saja sekarang." sahut salah seorang warga lainnya.
Bang Jupri dan Bang Kumis pun di bawa ke rumah Pak Kades.
°°°
Di rumah Pak Kades.
Bang Jupri dan Bang kumis masih tak sadarkan diri, mereka tidak meninggal, hanya pingsan.
"Tolooooong !!!!" teriak Bang Jupri tiba-tiba.
"Jupri.. tenang Jupri. Istighfar." Pak Kades---Pak Damar menenangkan.
"Astaghfirullahhal'azim"
"Jupri, apa yang terjadi ?" tanya Pak Damar.
Bang Jupri pun menceritakan segalanya.
"Bagaimana ciri-ciri kuyang itu ?" tanya Pak Damar lagi.
"Dia perempuan, berambut panjang dan lurus, dan tanpa badan.. wajahnya tidak kelihatan karna gelap." jawab Bang Jupri.
Sejak saat itu, Pak Damar dan para warga mulai melakukan Penyelidikan tentang kuyang itu. Penyelidikan yang lebih lagi.
***
Di pasar.
Seorang pria bernama Anton sedang menggoda Serindi, "Pagi, Neng."
Serindi tersipu malu, "Pagi juga atuh, a."
"Ntar malam ada acara gak ?"
"Gak ada atuh, a. memangnya kenapa ? aa mau ngajak saya jalan?"
"Ya.. kalau boleh,sih. "
"Sok atuh a, boleh. "
"bener ?"
"Iya."
"Nanti sore saya tunggu di depan warung Bu Arini."
"memangnya aa teh mau ngajak saya kemana atuh a ?"
"Ada aja."
"Ya sudahlah, saya duluan ya a. Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam. Mau saya antar ?"
"Tidak usah a."
Selepas kepergian Serindi, Anton melompat-lombat kegirangan bukan main, "YUHUUUUU!!!"
°°°
maaf kalau lagi-lagi pendek.
jangan lupa vomments, sob.
Thanks.
baca juga "first anniversary : bahwa cinta memang ada".
YOU ARE READING
MISTERI KUYANG SERINDI
Horrorrambutnya panjang dengan mata yang galak dan hidungnya yang mancung, ya, dia cantik , oleh sebab itu dia menjadi kembang desa. tapi, ada suatu hal besar yang tak diketahui orang-orang, tapi dia ketahui. siapakah sosok gadis cantik misterius ini? b...
