Day 1

39 4 0
                                        


  Sungguh, rasanya seperti aku sudah tidak bisa bernafas. Iya, sudah tidak bisa bernafas lega. Tidak peduli apapun yang dia lakukan kepadaku.

Sudah dua bulan lamanya, rasanya hari-hariku semakin memburuk. Selalu putus asa dan tidak bisa melakukan hal-hal yang ingin dilakukan, seperti ada yang menarik jiwaku agar aku tak bisa bergerak. Hingga akhirnya pada suatu malam aku mendapat sepucuk surat yang tak lagi beralaskan kertas.

         " Kau boleh memutuskan apa pun, "

Aku benar-benar tidak tau apa yang harus aku lakukan. Semua badanku terasa membeku dan kepalaku seperti akan meledak!

Ku tenangkan diriku dengan berjalan-jalan keluar untuk menghirup apakah udara masih sesegar dua bulan yang lalu?
Aku mengeluarkan selembar kertas yang kemudian aku tukarkan dengan segelas jahe, ku terduduk sambil melihat pemandangan jalan yang penuh dengan orang berlalulalang.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 9.25 PM, tersontak aku tersadar bahwa aku keluar sudah terlalu lama. Bergegas dan terburu-buru aku melangkahkan kaki dengan cepat, hingga ketukan itu tak lagi sama. Aku terjatuh, kaki ku terkilir! tak ada yang melihat apalagi menolongku, hanya suara burung yang ku dengar seperti sedang menertawakan seorang pesulap yang gagal dalam sebuah lelucon sulapnya.
Ku lanjutkan langkahku, ku hiraukan semua yang ada di sekelilingku. Sampai akhirnya tak terasa aku sudah berada di teras rumah, tiba-tiba suara pintu berderit dan suara langkah kaki menghampiriku.

    " Kamu dari mana saja? Apakah kamu baik-baik saja? " tanya ibu

Oh, ternyata ibu.

    " Aku tak apa bu, hanya saja tadi kaki ku terkilir " Aku menjawab

Ibu hanya tersenyum dan pergi meninggalkanku. Tak lama ibu datang menghampiriku sambil membawa obat merah untuk lukaku.
Setelah ibu mengobatiku, aku kembali ke kamar dan bergegas membersihkan diri untuk beristirahat.

Esok hari aku berniat untuk mengambil ijazah di sekolah, dan bertemu dengan teman-teman lamaku.

  " Semoga hari esok lebih baik dari hari sekarang " kataku sambil memejamkan mata.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 27, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Day 1Where stories live. Discover now