The Story Behind LiteScrubs

11 1 0
                                        

Aku perempuan.
Aku tidak pernah berpikir akan memulai suatu hal yang aku kerjakan sekarang.
Semua itu dimulai sejak pandemi.
Jujur saja ya, hatiku hancur melihat angka yang tak kunjung turun.
Iya. Angka jumlah pasien positif.
.
Bersyukurlah bila tabunganmu masih gendut.
Namun tak semuanya bisa bertahan kan?
Begitu pula nasib pekerja umkm di daerahku.
Kebetulan aku sedikit banyak mengenal mereka.
Tak ada pesanan pembuatan baju-baju modis diartikan mereka sebagai tak ada nadi yang berdenyut.
Tak ada perut yang kenyang.
Iya. Kalian harus tau realita bahwa tidak semua kehidupan bak anak sultan.
.
Suatu sore saat aku sedang bermalas-malasan,
tak sengaja aku melihat mesin jahit nenekku di sudut ruangan.
Tergeletak manis menunggu disapa.
Sebelumnya sih jujur aku bodo amat...
Tapi entah ide darimana...
Aku ingin belajar tiba-tiba.
Iya. Belajar menjahit. Haha.
Awalnya aku tertawa saat tertusuk jarum tak sengaja.
Namun niat tulusku terus mendera.

Kamu tau apa niatku?
Tak lagi mendengar keluh kesah bagi tetanggaku para pekerja umkm.
Lalu hubungannya apa?
Aku ingin mengajak mereka bekerja sama.
Mengusahakan kehidupan yang layak bersama.
Dan yes! Betul. Aku membuat scrubs.
Lagian, scrubs akan banyak dibutuhkan di masa pandemi ini.
Perjuangan awalku tak semudah itu.
Sempat aku tertipu ketika online shopping terkait kain.

Ugh! Tidak sesuai dengan deskripsi!
Dan bodohnya terjadi beberapa kali.
Untung tabunganku yang kugunakan sebagai modal belum menipis.
Tak kenal putus asa, aku mencoba bersabar dan mempercayakan urusan kain pada satu toko saja.
Tak hanya itu, sepertinya beberapa jalan lain juga terbuka.
Beberapa umkm lain menawarkan diri untuk bergabung dengan tulus.
Mereka terkena dampak pula!
Jadi ya...
Disinilah aku sekarang.
Usahaku memang tak mudah, tapi ingat..
Bila ada niat yang tulus dan hati yang lapang..
Semua kemudahan akan tampak juga...
Tulisan ini untuk kamu yang juga terkena dampak dari pandemi ini...
Bertahanlah.
Dan berjuanglah.

Shimbalaiê.

CARA DARAWhere stories live. Discover now