Awal Pertemuan

19 0 0
                                        

Perkenalkan namaku Nana ,anak pertama dari 2 bersaudara. Tinggal bersama orangtuaku dan adik laki-laki ku yang berusia 10 tahun. Aku tulang punggung ke-2 setelah ayahku. Aku bekerja di salah satu kantor bergerak di bidang penjualan online dan aku adalah Admin Sales nya.

Rabu pagi ,15 Juli 2020 seperti biasa,aku membuka akun marketplace kantor ku untuk membalas chat customer yang masuk. Ada salah satu akun bernama Firzi yang bertanya apakah bisa pembayaran COD (cash on delivery) ,karna dia adalah pelaut yang tidak memungkinkan apabila barang dikirim menggunakan ekspedisi. Lalu aku infokan ke dia bahwa untuk pembayaran COD bisa dilakukan di kantor saja. Kemudian dia meminta alamat kantorku dan dia bilang kemungkinan 3 hari lagi baru bisa COD. Tidak lupa dia meminta kontak WA yang bisa dihubungi. Saat itu aku memberikan nomor WA ku padanya.

Sabtu pagi,18 Juli 2020

Aku mendapat chat WA dari nomor tidak dikenal. Ku lihat isi chatnya :

"Gan,kapal baru bisa berlabuh kisaran jam 12'an",ucapnya melalui chat.
"Siap gan..kalo bisa sebelum jam 13.30 ya gan karna kantor sudah close",jawabku padanya.
"Saya usahakan sebelum jam 1 sudah tiba"
"Oke gan. Orderannya apa ya gan?", tanyaku padanya
"Rbk vinci 0.3 1 pcs,Voopoo vinci coil 0.3 1 pack. Oiya gan ada jual liquid juga kah?"
"Ada. Lagi butuh liquid apa gan?"
"Eticket grape"
"Gk ada agan kalau liquid itu",jawabku sembari memberikan list liquid yang ku punya
"Yaudh gan ,grappy aja deh"
"Oke siap gan. Oh ya gan,nanti kalo kesini bawa ktp asli ya gan karna di tahan di pos satpam. Nantu ditukar dengan kartu masuk"
"Oke gan,terimakasih ya"

Jam 12 siang,perutku sakit sekali. Alhasil aku ke toilet. Mungkin ada sekitar 1 jam aku di toilet karna pup ku keras. Oh iya,aku membawa ponsel ku ke kamar mandi ,untuk berjaga-jaga apabila ada hal yang tidak di inginkan,aku bisa menghubungi orang terdekatku (teman kerja). Disana ku lihat ada chat wa masuk :

"Gan saya udh di dpn"
Aku sempat bingung karna posisiku masih di toilet belum selesai pup. Aku langsung chat teman ku untuk menemuinya,tidak lupa juga chat customer ku (Firzi) bahwa temanku yang akan handle sementara.

"Wari,aku minta tolong dong temuin customer ku. Dia pesan rbk vinci 0.3 1 pcs, voopoo vinci coil 0.3 dan liquid grappy 1 pcs. Perutku masih sakit banget. Orangnya sudah di depan"
"Mana kak,gk ada?"
"Ada kok,coba cek lagi"
"Oh iya kak,ada..oke kak"

Dalam hatiku tersimpan rasa kesal karna perut sakit, pup susah,ditambah lagi aku tidak bisa menemui customerku. Tapi untungnya,10 menit kemudian, pupku lancar. Selesai dari toilet,aku malu karna harus bertemu customerku.
Ya memang ,aku adalah seorang yang pemalu ketika bertemu dengan orang baru. Karna sudah terlanjur temanku yang handle,aku masuk ke ruang kerja untuk membuatkan nota penjualan. Lalu setelah itu,aku memberitahukan nominal yang harus ia keluarkan sejumlah Rp 498.000 ,dia pun membayar cash sejumlah Rp 500.000. Ketika ingin ku kembalikan sisanya,dia menolak dan untuk kami berdua saja kembaliannya. Kami pun mengucapkan terimakasih dan memberikan barang pesanannya kepada Firzi.

"Duh mbakk,makasih banyak ya. Saya benar-benar susah sekali cari seller yang bisa pembayaran COD. Habisnya bagaimana ya? Posisi saya di laut sih,jadi mau dikirim juga ga bisa"
"Iya mas,terimakasih juga ya sudah beli barang disini"
"Mbak kalo gitu saya pulang ya. Makasih banget loh ya"

Ia pun pulang dengan menaiki ojek online yang dia suruh tunggu. Customer tersebut memakai baju hitam,rambut panjang dan di kuncir ponytail, membawa tas slempang kecil,memakai celana jeans,berwajah sangat serius,tidak ada senyum sedikitpun dan tinggi badan kisaran 170cm.

Setelah itu,tidak ada chat lagi.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 17, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Please Comeback, My CaptainStories to obsess over. Discover now