Prolog

86 33 1
                                        

Nasib kita-kita semua—pastinya—sudah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Itu adalah pernyataan yang sudah sering kita dengar atau bahkan pada setiap waktu-waktu tertentu. Namun sesungguhnya kita sering salah memahami kalimat tersebut atau bahkan tidak mengerti sama sekali. Sebagian orang menanggapinya dengan pemikiran yang berbelit-belit, namun tidak bagi sebagian besar orang-orang yang mau untuk terjun lebih dalam guna memahami dan menemukan jalan keluarnya. Intinya, kita tidak akan pernah mengerti. Bahkan, para cendekiawan pasti punya pemikiran dan pendapat masing-masing, yang mungkin akan sulit untuk dipahami para penggagas lain, atau bahkan bagi para orang yang tidak ambil peduli.

A Little Family [On Writing]Mga kuwentong kahuhumalingan mo. Tumuklas ngayon