Seorang anak yang di besarkan di sebuah keluarga yang berantakan dan tidak pernah merasakan arti kasih-sayang.
Sebuah kisah menceritakan seorang anak yang mengharapkan kasih sayang dari orang tuanya.
_____________________________________
Ali di besarkan dari keluarga yang serba berkecukupan. Ali seorang anak lelaki yang tidak pernah merasakan cinta dan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Sejak kecil, Ali di asuh oleh Tesa, asisten rumah tangga. orang tuanya tidak pernah memberikan perhatiannya kepada Ali.
Hubungan antara kedua orang tuanya semakin buruk, setiap malam selalu terjadi pertengkaran.
"Dari mana saja? tengah malam seperti ini baru pulang." tanya ayah
"Jawab pertanyaan dari suamimu ini!."
bentak ayah
"Kemanapun aku pergi itu bukan urusanmu!."
balas ibu
"Berani sekali kau!." Ammar merasa kesal
Ayah menghampiri ibu dan langsung menamparnya.
Plakk! (Ibu ditampar)
"Dasar istri tidak tau malu! keluar tanpa izin suami, pergi hingga larut malam, istri macam apa kau ini!?." bentak ayah
"Apa peduli dirimu? kau tidak mencintaiku! aku tau kau menikahiku karena ini keinginan terakhir ayahmu!." bentak ibu sambil menangis
"Cukup! Jangan kau ungkit masa lalu! aku memang tidak mencintaimu! lihatlah? sudah 6 tahun kita berumah tangga, namun apa?."
"Cukup! sudah cukup! hentikan omong kosongmu itu! aku mau kita pisah!."
teriak ibu
"Pisah? oke, besok kita pergi ke pengadilan!." balas ayah
"Sekarang kemasi barang-barangmu lalu angkat kaki dari rumah ini! aku akan menunggu di pengadilan besok." ucap ayah
"Baik, aku akan pergi!." ucap ibu pergi ke kamar untuk mengemasi barang-barangnya
"Ini! kartu kredit, kunci mobil dan semua yang telah kau beri! aku tidak butuh itu! semu itu palsu!." ibu bergegas pergi
Saat itu hujan deras, Ali yang melihat ibu pergi keluar rumah langsung berlari mengejar ibu.
"Ibu!." teriak Ali
"Ibu jangan pergi bu, Ali tidak mau kehilangan ibu." Ali terus menangis
"Maafkan ibu nak, ibu akan tetap pergi."
"Jangan buu, aku mohon."
"Lepaskan tangan ibu!."
Ibu pergi berlari keluar, dengan cepat Ali juga mengejar ibunya. Air hujan langsung membasahi seluruh tubuh, air mata terus mengalir.
"Ibu!." teriak Ali
Ayahnya hanya berdiri terdiam melihat Ali anaknya menangis di bawah derasnya hujan.
Tesa menghampiri Ali dan membujuknya agar masuk ke dalam rumah.
"Nak Ali, ayuk ikut mbak, kita masuk ke dalam rumah, tidak baik di luar malam hari seperti ini, lihat semua baju Ali sudah basah semua."
"Tapi ibu." Ali masih menangis
"Ibu pasti pulang kok." Tesa menycoba menenangkan Ali
"Janji ibu pasti pulang?." Ali menunjukan jari kelingkingnya kepada Tesa
Tesa tersenyum sambil menjawab "Janji."
"Baiklah sekarang Ali bangun hapus air matanya dan ganti pakaiannya." ucap Tesa
YOU ARE READING
The meaning of love
Short StorySebuah kisah yang menceritakan seorang anak yang mengharapkan cinta dan kasih sayang dari orang tuanya. Apakah mungkin dia dapatkan?
