#1

3 1 0
                                        

sebuah mimpi tidak akan didapatkan jika tidak dengan usaha.

apakah aku bisa mendapatkan pekerjaan itu? walapun umurku terlampau muda

ini ceritaku














cahaya matahari masuk lewat cela-cela jendela kamar seorang gadis bernama Aeri

krinnnggggggg...

tak..

Aku memukul alaram berisik itu. Jujur saja aku masih mengantuk oh ayolah ini masih terlalu pagi.
.
.
.
Brakk..

ada yang membuka pintu yah siapa lagi kalo bukan adekku dia memang bocah tpi jangan tanyakan suaranya dia bahkan bisa mengalahkan teriakan orang dewasa.

"HEY.. NYONYA MUDA APAKAH KAU AKAN TIDUR KAU TIDAK INGAT HARI INI HARI APA !!!" teriakannya benar benar mengema dikamarku
"ck,diamlah aku mau tidur" aku menutup semua tubuhku dengan selimut

jika kau pikir dia akan keluar kamar kau salah total oh yah nama adekku hyeona

hyeona kekamar mandi dan mengambil segayung air dan mencipratkan ke selimut yg menutupi badanku tadi.

hyeona bahkan menarik tanganku untuk duduk setelah itu dia kembali mencipratkan air itu kemuka ku dan barulah bocah itu keluar kamar dengan menutup pintu sangat kasar.

Aku? aku sudah segar hanya dengan cipratan air dan aku segera kekamar mandi untuk mandi tak mungkin main futsal kan

/plak.. ok ok maaf
back to story

tak butuh 10 menit aku sudah selesai
aku segera memakai seragam dan mengambil tas lalu turun ke bawah

"selamat pagi ayah" aku mengucapkan sambil turun dari tangga

ibuku? oh dia,dia sudah tiada saat melahirkan hyeona ibuku kekurangan darah saat melahirkan adikku dan dia lebih memilih untuk menyelamatkan nyawa anaknya kebanding nyawa nya sendiri

back to story

aku kedapur dan kulihat sudah ada ayah,hyeona dan.. abangku namanya aska

aku duduk dikursi disamping adikku didepanku bang aska setelah itu aku memakan sarapan yang sudah disiapkan entah kapan.
semua makan dengan tenang hanya ada suara sendok dan garpu saja.

"aku selesai,ayah aku akan menginap dirumah teman selama beberapa hari" yang mengatakan itu aska dia abangku yang tadi kusebut.

"hm" sahut ayahku emm lebih tepatnya setelah kematian ibuku dia tidak banyak bicara bahkan tidak peduli pada kami.

"aku juga sudah siap,kak apakah hari ini ada les?" adekku bertanya sambil berjalan ke arah tempat cuci piring
"tdk" sahutku sambil mengambil tas dan keluar. sarapan? akan kulanjutkan disekolah

Sesampainya aku di luar rumah kulihat bella dan mobilnya kupastikan dia bersama dengan supir pribadinya

tak

"aauhhh" rinti bella karena kepala nya dijitak oleh ku
"ck buruan kesekolah apa kau hanya mau disini terus" ucapku sambil memasuki mobil dan duduk dikursi belakang
belum 5 menit bella sudah masuk dan duduk di samping supir pribadinya.
supirnya segera menghidupkan mesin mobil dan segera ke sekolah

---

Saat kumasuki sekolah kulihat murid menatapku dan bella takut ada juga yang menatap sinis. kau tau aku dan bella dikenal preman tapi tunggu walapun kami preman tapi kami pintar.

aku dan bella berjalan ke arah loker dan membuka loker masing masing yah loker ku dengan bella hanya bersampingan. kuambil buku yang akan kupelajari
aku dan bella sudah lama berteman dan kami juga selalu sekelas

aku dan bella memasuki ruang kelas dan kembali kuliat murid menunduk takut melihat kami












maaf sampai sini aja dulu
maaf banget kalo kaku thx

Perfect wedding -KthWhere stories live. Discover now