Jentik

8 1 0
                                        

Segerombolan anak-anak umur sekitar 10 tahunan sedang asik mencari jentik nyamuk di sebuah  embee berisi air.

"Wah ini jentiknya gendut banget" ujar salah satu anak.

"Mana-mana?" semangat yang lain ingin melihat jentik yang katanya gendut itu.

"Nih, ini ikan cupangku pasti kenyang makan ni jentik" ucap anak itu dengan muka polosnya.

"Aku juga dapat yeayyyy!" soraknya penuh semangat karena sedari tadi ia cuma memperhatikan hasil tangkapan kawan-kawannya.

"Loh bukannya kata ibumu ikan cupangmu udah mati ya ndo?"

"Iya ikan cupangku udah mandi tapi aku mau melihara jentik ini" ujar Nando suka cita.

"Melihara jentik? Emang bisa?"

"Iya Nando ini ada-ada aja mana bisa jentik dipelihara Hahahhha"

Nando pergi meninggalkan kawan-kawannya dengan perasaan kesal.

Para orangtua nyamuk yang menyaksikan buah cintanya diambil dan diganggu merasa sakit hati, mereka harus merelakan anak-anaknya diambil oleh tangan-tangan nakal manusia. Para suami  menenangkan para istri yang sedang menangis tersedu-sedu menangisi anak-anaknya yang hilang dan mati. Huft :(

Para nyamuk membesarkan hati melihat ke dalam ember tempat anak-anaknya dan ya tangisan kembali pecah melihat lebih dari setengah anaknya telah raib.

"Mengapa manusia-manusia itu tega hiks" tangis ibu nyamuk.

"Iya mereka benar-benar jahat hiks, anak mereka saja kita gigit marah lah ini anak kita diambil paksa anaknya kita ga bisa apa-apa"

Hari yang sungguh berduka untuk beberapa pasangan muda di dunia pernyamukan sekarang.
Mereka hanya bisa berharap jentik-jentik yang tersisa itu bisa bertahan hidup dan beranak pinak lagi, mereka akan sebisa mungkin menjaga anak mereka agar bisa tumbuh dan menjadi hebat dalam menghisap darah.

NyamukHikayelerin yaşadığı yer. Şimdi keşfedin